Ternyata, Irjen Supratman Eks Kapolda Bengkulu Bukan Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Yang Benar Ini

Suara Denpasar

Senin, 24 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Ternyata, Irjen Supratman Eks Kapolda Bengkulu Bukan Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Yang Benar Ini
DUA ORANG BERBEDA: Irjen Maman Supratman (kiri) yang mantan Kapolda Riau paada 2000-2001 dan Irjen Supratman yang merupakan Wakapolda Jabar (2017) dan Kapolda Bengkulu (2019). (Akpol73/ Facebook Polda Bengkulu)

Suara Denpasar – Saat ini banyak sekali pemberitaan menyangkut nama ayah mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. Sejumlah media menyebut ayahnya Irjen (purn) Supratman atau Irjen (purn) Maman Supratman mantan Wakapolda Jabar (2017) dan Kapolda Bengkulu (2019).

Dari penelusuran Suara Denpasar, sejumlah media menyebut, ayahnya adalah Irjen (purn) Supratman atau Irjen (purn) Maman Supratman yang merujuk pada eks Kapolda Bengkulu yang kelahiran Bengkulu pada 29 Juni 1962 atau berusia 60 tahun.

Memang ada jenderal bintang yang bernama serupa. Namanya adalah Irjen (purn) Supratman yang pernah menjadi Wakapolda Jabar kemudian menjadi Kapolda Bengkulu. Akan tetapi, bukan Maman Supratman.

Meski demikian, bila dilihat dari tanggal lahirnya saja sudah tidak masuk akal bila Irjen (purn) Supratman sebagai ayah dari AKBP Dody Prawiranegara. Sebab, AKBP Dody kelahiran Pacitan pada 4 Juli 1977 atau berusia 45 tahun.

Dengan demikian, selisih usia Irjen Supratman eks Kapolda Bengkulu dengan AKBP Dody Prawiranegara hanya 15 tahun. Di sisi lain, biasanya taruna polisi atau Akpol memiliki syarat belum menikah. Kalau pun taruna Akpol boleh menikah, apa iya, Irjen (purn) Supratman menikah pada usia 14 tahun, dan sudah memiliki anak AKBP  Dody pada usia 15 tahun?

Lantas, siapa sebetulnya ayah AKBP Dody Prawiranegara? Penelusuran Suara Denpasar, ayah dari AKBP Dody Prawiranegara adalah Irjen (purn) Maman Supratman. Bukan Irjen (purn) Supratman. Maman Supratman adalah purnawirawan polisi kelahiran Sukabumi pada 8 Desember 1949 atau saat ini berusia 73 tahun. Selisih usia dengan AKBP Dody Prawiranegara adalah 28 tahun.

Untuk lebih memastikan, bisa dilihat di skripsi ketika Irjen Maman Supratman menempuh pendidikan PTIK pada 1984. Di lembar persembahan, disebutkan bahwa skripsi ini buat istrinya, Endang Sriwahyuningsih dan anaknya, Doddy Prawiranegara dan Dessy Kusumadewi. Memang, di skripsi ini disebut Doddy Prawiranegara, bukan Dody Prawiranegara.

Lebih lanjut, di skripsi Dody Prawiranegara tahun 2008, dalam kata pengantar ditulis ucapan terima kasih kepada ayahanda Irjen Drs. Maman Supratman, S.H., M.Sc dan ibunda tersayang Endang Sriwahyuningsih.

Sebagaimana diketahui, Irjen (purn) Maman Supratman adalah tamatan Akpol 1973 atau AKABRI Bagian Kepolisian 1973 yang sering disebut Pratidina 73. Dua dari tamatan Akpol 1973 pernah menjadi Kapolri, yakni Jenderal Sutanto dan Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

baca juga

Maman Supratman pertama kali bertugas sebagai polisi pada 1974 di Polres Pacitan. Kemudian jadi Kasi Sabhara Polres Pacitan pada 1974-1975, lanjut jadi Kasi Lantas Polres Pacitan 1975-1977, kemudian jadi Kapolres Walikukun Polres Ngawi dari 1977 sampai 1978. Dilihat dari riwayat penugasan dan jabatan di kepolisian, juga klop dengan tempat lahir AKBP Dody Prawiranegara, yakni di Pacitan pada 4 Juli 1977.

Saat masih berpangkat Kolonel Polisi (kini sama dengan Kombes), Maman Supratman menjadi Kapolda Riau pada 2000-2001, sehingga naik jadi Brigjen. Setelah itu dia menjadi Wakapolda Sumatera Utara (Sumut). Irjen (purn) Maman Supratman diduga pensiun pada tahun 2007, karena saat itu berusia 58 tahun, sesuai usia pensiun anggota polisi.

Sebagaimana diketahui, AKBP Dody Prawiranegara ditangkap karena menjadi bagian jaringan narkoba. Kasus ini berawal dari penangkapan jaringan narkoba dengan BB sekitar 41 kilogram sabu-sabu yang dilakukan Polres Bukittinggi pada 2022 ini. Saat itu AKBP Dody Prawiranegara menjadi Kapolres Bukittinggi.

Kemudian Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa meminta AKBP Dody Prawiranegara menukar 5 kg sebagian dari barang bukti sabu-sabu itu dengan tawas. Narkoba yang ditukar itu kemudian dijual di Jakarta Utara sebanyak 1,7 kg. Sisanya 3,3 kg disita Polda Metro Jaya sebagai barang bukti. Kasus ini pun ditangani Polda Metro Jaya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambil Terisak, Pensiunan Irjen Maman Supratman Sebut Anaknya AKBP Dody Prawiranegara Adalah Korban Atasan

Sambil Terisak, Pensiunan Irjen Maman Supratman Sebut Anaknya AKBP Dody Prawiranegara Adalah Korban Atasan

Denpasar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:09 WIB

Sosok Irjen Maman Supratman, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Asal Sukabumi, Seangkatan Kapolri Sutanto dan Bambang HD

Sosok Irjen Maman Supratman, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Asal Sukabumi, Seangkatan Kapolri Sutanto dan Bambang HD

Denpasar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:57 WIB

Sosok AKBP Dody Prawiranegara, Anak Jenderal, Kini Terseret Pusaran Kasus Narkoba Teddy Minahasa

Sosok AKBP Dody Prawiranegara, Anak Jenderal, Kini Terseret Pusaran Kasus Narkoba Teddy Minahasa

Denpasar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 10:21 WIB

Ternyata, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Irjen Maman Supratman Pernah Jadi Kapolda Riau dan Wakapolda Sumut

Ternyata, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Irjen Maman Supratman Pernah Jadi Kapolda Riau dan Wakapolda Sumut

Denpasar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Begini Cara Culas Irjen Teddy Minahasa dalam Jaringan Narkoba, Berkomplot dengan Bawahan

Begini Cara Culas Irjen Teddy Minahasa dalam Jaringan Narkoba, Berkomplot dengan Bawahan

Denpasar | Minggu, 16 Oktober 2022 | 09:21 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×