Kang Dedi Mulyadi Jago Tawar-Menawar dengan PSK: 'Rp500 Ribu? Mahal Ah!'

Suara Denpasar

Minggu, 13 November 2022 | 13:09 WIB
Kang Dedi Mulyadi Jago Tawar-Menawar dengan PSK: 'Rp500 Ribu? Mahal Ah!'
Kang Dedi Mulyadi bersama asistennya Haji Mumu dan seorang PSK di Kota Subang. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Suara Denpasar – Setelah sebelumnya mengunggah pertemuan dengan seorang pekerja seks komersi (PSK) yang mangkal di jalanan Kota Subang, anggota DPR RI, Dedi Mulyadi bertemu lagi dengan seorang PSK di kota yang sama. Mantan bupati Purwakarta dua periode ini terlihat jago tawar-menawar dengan PSK.

Dari pantauan Suara Denpasar pada Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, terlihat Kang Dedi dari dalam mobil berhenti ketika melihat perempuan yang berdiri di tepi jalan. Setelah dicek ke GoogleMaps berdasarkan ciri lokasi dan bangunan, itu berada di Jalan Pasar Baru, Subang. Dekat pertigaan dengan Jalan Ahmad Yani.

Perempuan ini berusia 40 tahun. Sudah menjadi PSK sejak 2007 atau sudah 15 tahun. Perempuan ini mengaku menjadi PSK setelah cerai dari suaminya, dan mengasuh seorang anak. Sempat bekerja hingga buka warung, namun modal habis tergerus. Sedangkan melamar pekerjaan di pabrik sudah tidak bisa karena usia.

Setelah tanya-tanya asalnya dan mangkal dari jam berapa, Kang Dedi pun tanya berapa ongkos jasa PSK ini.

“Berapa,” tanya Kang Dedi masih di dalam mobil.

“Apanya,” tanya perempuan berkaus kuning yang mengenakan jaket ini.

“Sekali mainnya?” tanya Kang Dedi lagi.

“Gopek,” jawabnya.

“Rp500 (ribu)? Mahal ah,” kata Kang Dedi.

Sang PSK pun menjelaskan, Rp500 ribu itu sudah termasuk biaya hotel Rp150 ribu. Jadi, yang Rp350 ribu untuk jasa PSK-nya. Sang PSK mengatakan kalau tidak Rp500 ribu tidak mau.

“Mendingan nggak punya duit (daripada dibayar di bawah Rp500 ribu),” kata sang PSK memberi penjelasan.

Kang Dedi pun tanya-tanya sehari dapat berapa pelanggan. Sang PSK mengaku tidak menentu. Bahkan, sebulan paling dapat lima kali main. Seperti November ini dia baru melayani 3 pria hidung belang.

Kemudian, Kang Dedi menawari sang SPK ‘main’ dengan asistennya, Haji Mumu. Dia mulai menawar dengan harga Rp175 ribu. Alasannya Haji Mumu orangnya kecil. Plus hotel jadi Rp325 ribu.

“Udah Rp175 (ribu). Dia mah gak kerasa, Teh. Kecil. Daya rusaknya rendah. Dan gak bakal lama, Teh,” tawar Kang Dedi.

Ternyata, sang PSK tetap tidak mau. Akhirnya, Kang Dedi menaikkan harga tawar.

“Dah, Rp350 (ribu),” kata Kang Dedi.

Tawaran terakhir ini akhirnya diterima si PSK. Dengan bercanda, Teh PSK menanyakan Kang Dedi apa mau ikut juga. Kang Dedi menolak. Dia malah menawarkan dua asisten lainnya. Dengan begitu Rp350 ribu kali tiga. Ternyata si PSK tidak mau, alasannya capek.

Setelah itu Kang Dedi turun dari mobil. Dia minta Teh PSK untuk melayani dua asistennya. Tawar-menawar pun kembali terjadi. Kang Dedi akhirnya menawar Rp600 ribu per orang. Ternyata si PSK tetap tidak mau. Maunya hanya melayani satu orang.

Kang Dedi pun mulai menanyakan apakah ada alternatif pekerjaan lain, selain jadi PSK. Dia mengaku bisa jualan makanan. Namun, itu pernah dicoba, namun akhirnya bangkrut karena banyak yang berutang.

Akhirnya Kang Dedi mengeluarkan dompetnya. Dia menyodorkan uang Rp350 ribu untuk jasa melayani Haji Mumu. Suami Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika itu pun mengeluarkan lagi beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu, untuk 5 kali melayani. Si PSK menerima, bahkan bisa ‘main’ di rumahnya. Tak cukup di sana, Kang Dedi mengeluarkan lagi segepok uang. Total sekitar Rp2 juta.

Pada intinya, Kang Dedi memberi saran apakah bisa sebulan berhenti menjajakan diri sebagai PSK. Setidaknya sebulan ini, dengan uang pemberian Kang Dedi itu dipakai untuk modal usaha.

“Mulai dulu. Kalau sudah jalan, nanti ditambahi,” katanya.

Kang Dedi malah mengeluarkan setumpuk uang lagi untuk biaya makan sebulan. Dengan begitu, setidaknya sudah ada uang untuk modal, dan untuk makan sehari-hari. Dia juga menambahi uang untuk pulang naik taksi online.

“Minimal sebulan ini gak boleh praktik. Coba dagang. Semangat,” terangnya.

Tanpa menghakimi pekerjaan sebagai PSK, Kang Dedi menyatakan bahwa yang dilakukan Teh PSK itu karena untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, dia menyarankan untuk mencoba dengan pekerjaan lain, dengan memberi modal usaha.

“Semangat, ya, Teh. Harus mencoba,” pungkasnya dan meninggalkan sang PSK. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kang Dedi Mulyadi Sindir Anne Ratna yang Umroh? 'Ada Rakyat yang Mau ke Sekolah Saja Tak Ada Ongkos

Kang Dedi Mulyadi Sindir Anne Ratna yang Umroh? 'Ada Rakyat yang Mau ke Sekolah Saja Tak Ada Ongkos

| Minggu, 13 November 2022 | 12:14 WIB

Dedi Mulyadi Sering Bagi-bagi Uang dan Dianggap Pejabat Kaya Raya, Buka-bukaan soal Deposito

Dedi Mulyadi Sering Bagi-bagi Uang dan Dianggap Pejabat Kaya Raya, Buka-bukaan soal Deposito

| Minggu, 13 November 2022 | 10:46 WIB

Kang Dedi Mulyadi Sebut Rumah dan Kekayan Anne Ratna Bertambah Usai Jadi Bupati, Ungkit Jasanya

Kang Dedi Mulyadi Sebut Rumah dan Kekayan Anne Ratna Bertambah Usai Jadi Bupati, Ungkit Jasanya

| Minggu, 13 November 2022 | 09:06 WIB

Ternyata Selama Tiga Tahun Kang Dedi Melakukan Pekerjaan Ini Untuk Besarkan Maula Akbar

Ternyata Selama Tiga Tahun Kang Dedi Melakukan Pekerjaan Ini Untuk Besarkan Maula Akbar

| Minggu, 13 November 2022 | 08:56 WIB

Kisah Asmara Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati Istri Pertamanya sebelum Anne Ratna Diungkap Kawan Karib

Kisah Asmara Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati Istri Pertamanya sebelum Anne Ratna Diungkap Kawan Karib

| Sabtu, 12 November 2022 | 15:46 WIB

Sosok Anne Ratna Mustika Sebelum Jadi Istri Dedi Mulyadi, Ternyata Pernah Juara Mojang Purwakarta

Sosok Anne Ratna Mustika Sebelum Jadi Istri Dedi Mulyadi, Ternyata Pernah Juara Mojang Purwakarta

| Sabtu, 12 November 2022 | 11:41 WIB

Terkini

Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja

Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja

Sumsel | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:49 WIB

Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:34 WIB

Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya

Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya

Jakarta | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:25 WIB

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan

Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan

Sumsel | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:04 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga

Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga

Sumsel | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:51 WIB

Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?

Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?

Kalbar | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:36 WIB