Geber Motor saat Mabuk di Kuta, Tiga Pria asal NTT Malah Mengeroyok Warga Klungkung

Suara Denpasar

Rabu, 23 November 2022 | 21:34 WIB
Geber Motor saat Mabuk di Kuta, Tiga Pria asal NTT Malah Mengeroyok Warga Klungkung
Beritabali.com

Suara Denpasar - Gaya-gayaan geber motor saat mabuk di Kuta, Bali, tiga pria ini malah mengeroyok seorang warga karena ditegur. Akibatnya, korban bernama Ardi Rahman (29) asal Kampung Gelgel, Klungkung, babak belur. Sedangkan tiga pelakunya bernama Tomas Tagu Dodu (24), Marthen Jowa Rega (20) dan Timotius Tuangu Bora (27), semuanya asal NTT ditangkap.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di samping Hotel Primebiz, Jalan Bhineka Jati Jaya, Kelurahan Tuban, Kuta, Bali pada Sabtu (19/11/2022). Penganiayaan secara bersama-sama ini terjadi kala korban Ardi Rahman sedang duduk di halaman kosnya, tak jauh dari TKP. Waktu itu hari sudah tengah malam, persisnya sekitar Pukul 23.55 WITA. 

Lebih lanjut, datang tiga pelaku bernama Tomas Tagu Dodu, Marthe Jowa Rega, dan Timotius Tuang Bora mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter. Saat itu, tiga  pelaku ini mengendarai sepeda motor masing-masing sambil teriak-teriak dan menggeber sepeda motor. 

Karena suara knalpot yang bising itu itu membuat korban Ardi Rahman mendekati dan menegur ketiga pelaku. Dia meminta agar ketiga pelaku tidak menggeber sepeda motor, apalagi sudah larut malam.

Akan tetapi, bukannya mengindahkan teguran ini, ketiga pelaku malah marah. Bahkan, para pelaku mencoba memukul korban Ardi Rahman. Namun, pukulan awal ini tidak mengenai tubuh korban. Karena pertarungan tidak seimbang, yakni tiga lawan satu, korban memilih kabur. 

"Pelaku mengejar korban," kata Kapolsek Kuta AKP Yogie Pramagita didampingi Kanitreskrim Iptu M Guruh Firmansyah dikonfirmasi Rabu (23/11/2022).

Korban Ardi Rahman akhirnya tertangkap ketiga pelaku. Kemudian dihajar ramai-ramai. Saat sudah jatuh tersungkur dan lemas, ketiga pelaku masih menendang korban. Korban mengalami sejumlah luka, yakni mengeluarkan darah dari hiidup, mata kanan lebam, rahang kanan sakit, dan luka kepala belakang, bibir robek. 

“Setelah korban sekarat, para tersangka meninggalkan korban,” jelasnya.

Karena mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya, korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Korban dirawat selama dua hari di RS terbesar di Bali itu. Setelah keluar dari RS, korban melapor ke Polsek Kuta.

baca juga

Berdasarkan laporan tersebut, aparat dari Polsek Kuta menangkap ketiga pelaku tidak jauh dari TKP pengeroyokan, yakni di sebuah kos, pada Senin (21/11/2022) pukul 13.00 WITA.

Ketiga pelaku pun saat ini ditahan dan dijerat menggunakan Pasal 170 Ayat (2) KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Beritabali.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Wayan Gendo Cecar Gubernur Wayan Koster soal SMA Bali Mandara: Parah, Miris!

Lagi, Wayan Gendo Cecar Gubernur Wayan Koster soal SMA Bali Mandara: Parah, Miris!

Denpasar | Rabu, 23 November 2022 | 20:11 WIB

Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'

Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'

Denpasar | Rabu, 23 November 2022 | 17:44 WIB

Tragis! Nenek Gantung Diri di Tabanan Bali, Ngeri: Begini Kronologinya

Tragis! Nenek Gantung Diri di Tabanan Bali, Ngeri: Begini Kronologinya

Denpasar | Rabu, 23 November 2022 | 08:13 WIB

Berniat Rekreasi ke Tanah Lot Tabanan Bali, Rombongan Wisatawan asal Probolinggo Jawa Timur Alami Kecelakaan

Berniat Rekreasi ke Tanah Lot Tabanan Bali, Rombongan Wisatawan asal Probolinggo Jawa Timur Alami Kecelakaan

Denpasar | Senin, 21 November 2022 | 16:22 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×