Lagi, Wayan Gendo Cecar Gubernur Wayan Koster soal SMA Bali Mandara: Parah, Miris!

Suara Denpasar

Rabu, 23 November 2022 | 20:11 WIB
Lagi, Wayan Gendo Cecar Gubernur Wayan Koster soal SMA Bali Mandara: Parah, Miris!
Wayan Suardana atau Wayan Gendo (foto kiri) mencecar kebijakan Gubernur Bali, Wayan Koster yang menghapus SMA Bali Mandara sebagai sekolah berasrama bagi siswa miskin. (IST)

Suara Denpasar – Wayan Suardana atau Gendo kembali mencecar Gubernur Bali Wayan Koster yang membunuh Sekolah Bali Mandara (SMA Bali Mandara dan SMK Bali Mandara) di Buleleng. Dia melanjutkan kritiknya terhadap Gubernur Koster yang menjadikan SMA Bali Mandara sebagai sekolah reguler.

Wayan ‘Gendo’ Suardana mengatakan, orang yang tahu susahnya miskin, ingin sekolah tapi tidak bisa, padahal IQ (inteligence quotient/ kecerdasan intelektual) dan EQ (emotional quotient/ kecerdasan emosional) lebih dari cukup) akan tahu betapa pentingnya model sekolah Bali Mandara.

Harusnya, kata Gendo, sekolah model SMA/ SMK Bali Mandara dikembangkan di setiap kabupaten/ kota. Tujuannya agar ada afirmasi kecuali pemerintah sudah sanggup membuat sekolah gratis untuk semua orang, mungkin pemikiran “membunuh” gagasan ini jadi masuk akal,” kata Gendo menohok.

“Parahnya, sekolah gratis untuk semua orang tidak ada, sekolah afrmatif seperti sekolah Bali Mandara pun dibuat ‘mati muda’,” kata Gendo menohok melalui akun Instagram @gendovara, Rabu (23/11/2022).

Gendo pun menyayangkan bagaimana nasib di negara yang memiliki konstitusi bagus, menjadi hak ekonomi sosial dan budaya (ekosob) termasuk hak pendidikan tetapi praktiknya sangat jauh dari kenyataan.

Pendiri Frontier Bali ini juga menyinggung soal gagasa seolah gratis di Bali Barat yang mati muda. Padahal, menurut Gendo, Bali bisa jadi contoh yang baik untuk urusan pemenuhan hak atas pendidikan.

Pernyataan Gendo tersebut merupakan lanjutan dari kritik sebelumnya yang menyebut SMA Bali Mandara dibunuh, padahal merupakan wujud nyata pelaksanaan kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi secercah harapan bagi warga yang lemah akses untuk setara.

“Ini lanjutan pendapat saya tentang sekolah Bali Mandara. Sebuah gagasan afirmatif, tapi “ditutup” atas nama alasan yang lebih besar tapi belum terwujud,” ujar aktivis yang pernah dipenjara karena membakar foto Presiden SBY dalam demo menolak kenaikan harga BBM ini.

Pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini mempertanyakan betapa mirisnya, ketika sekolah afirmasi semacam SMA Bali Mandara tidak dilanjutkan, tetapi program sekolah gratis juga tidak bisa terwujud.

baca juga

“Jika alasan anggaran yang didalilkan, maka saran saya @pemprov_bali, buka saja ke publik, sebesar apa anggaran yang dihabiskan? Kita lihat sebesar apa anggarannya dari 20 perse APBD yang diperintahkan konstitusi? Lalu kita cek apakah volume anggaran setara dengan kualitasnya? Sesederhana itu,” paparnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'

Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'

Denpasar | Rabu, 23 November 2022 | 17:44 WIB

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 12:41 WIB

Tolak Aspirasi Rakyat selama G20, Gendo Tuding Ketua DPRD Bali Munafik, Netizen: Ini Yang Anaknya di Hotel Prodeo?

Tolak Aspirasi Rakyat selama G20, Gendo Tuding Ketua DPRD Bali Munafik, Netizen: Ini Yang Anaknya di Hotel Prodeo?

Denpasar | Sabtu, 12 November 2022 | 14:22 WIB

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Denpasar | Kamis, 10 November 2022 | 16:54 WIB

Terkini

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

×