Suara Denpasar – Kantor Urusan Agama (KUA) Taman Sari, Jakarta Barat mengakui adanya pernikahan dan terbitnya buku nikah atas nama Feby Sharon dengan A. Rusdiyanto. Tempat dan tanggal lahir (TTL) pria bernama A. Rusdiyanto persis sama dengan TTL eks Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto, yakni Cilacap, 28 April 1977.
Antariksa, pengacara dari Melani Rizki, istri pertama AKBP Aris Rusdiyanto membantah adanya pernikahan Aris Rusdiyanto dengan Feby Sharon. Kalau pun ada foto akad nikah Feby Sharon dengan Aris Rusdiyanto, menurut Antariksa itu hanya settingan untuk membantu Feby Sharon yang sudah punya anak tanpa bapak. Tujuannya, foto itu bisa dipakai Feby Sharon untuk menunjukkan kepada keluarganya bahwa dia sudah menikah atau punya suami.
Hal ini disampaikan Antariksa saat datang ke podcast Uya Kuya TV, Jumat (25/11/2022). Selain membantah adanya pernikahan, dan foto akad nikah hanya sebuah settingan, dia juga membantah mempelai pria di buku nikah yang dipegang Feby Sharon sebagai Aris Rusdiyanto. Antariksa berbekal surat dari KUA Taman Sari.
“Yang mengeluarkan surat ini adalah KUA Kecamatan Taman Sari. Kepala KUA atas nama Pak Abdul Kholil ini memberikan surat keterangan yang menerangkan isinya bahwa yang menikah pada tanggal 25 Januari 2008 tersebut bukanlah Aris Rusdianto anggota Polri yang hadir di pernikahan itu, tapi orang lain. Ini buktinya,” papar Antarika.
Uya Kuya pun tidak percaya begitu saja. Lebih lanjut dia membaca surat KUA Taman Sari tersebut. Tercatat di surat KUA Taman Sari itu adalah A. Rusdiyanto.
“Tapi ini adalah A. Rusdiyanto?” tanya Uya Kuya.
“Iya,” jawab Antariksa.
“Lahir di Cilacap?” kata Uya Kuya.
“Ya,” kata Antariksa.
“Pak Aris lahir di Cilacap, gak?” tanyanya lagi.
“Ya betul,” katanya.
“Tanggal 28 April (tahun 1977, red) lahirnya?" tanya Uya Kuya.
“Ya benar,” kata Antariksa.
“Kan sama?” tegas Uya Kuya lagi.
Ditanya begitu, Antariksa sempat gelagapan. Kemudian dia menjelaskan bahwa data itu diberikan Feby Sharon. Kemudian dia berkelit bahwa A. Rusdiyanto yang menikah dengan Feby Sharon sebagaimana tercatat dalam KUA memiliki pekerjaan sebagai karyawan, sehingga bukan Aris Rusdiyanto yang anggota Polri.