Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 19:45 WIB
Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers
Aji Santoso pelatih Persebaya Surabaya (Twitter)

Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers

Author: Muhammad Rizky Putramadiansyah

Suara Denpasar - Laga antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-14 BRI Liga 1 22/23 pada Selasa (13/12) sore berkesudahan imbang 1-1.

Pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman tersebut, Persebaya Surabaya harus tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak pemain Persik Arthur Felix dari titik putih di menit ke-10.

Anak asuh Aji Santoso baru bisa membalas gol di babak kedua, tepatnya pada menit ke-60 melalui spakkan Sho Yamamoto dari dalam kotak penalti.

Pertandingan ini juga diwarnai kartu merah saat pemain belakang Persebaya Dandi Maulana menerima kartu kuning kedua dari wasit saat waktu menunjukkan menit ke-69.

Jelang pertandingan berakhir, pemain Persebaya Ahmad Nufiandani dijatuhkan oleh kiper Persik Dikri Yusron di dalam kotak penalti.

Wasit yang melihat menyatakan hal itu bukanlah sebuah pelanggaran.

Keputusan tersebut sontak menimbulkan protes dari para pemain Persebaya. Di akhir laga pun, mereka mendatangi wasit untuk mempertanyakan keputusan tersebut.

Saat konferensi pers seusai laga, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso turut angkat bicara atas kejadian yang diklaim merugikan timnya tersebut.

Ia bahkan menunjukkan tayangan ulang kejadian dijatuhkannya Nufiandani di kotak penalti.

Hal ini tampak melalui unggahan salah satu akun Twitter milik fanbase Persebaya bernama @bonekcasuals

“Memang itu pahit, jangan sakit hati kalau saya sampaikan ini, ini buktinya jika kita tidak lihat, komentator pun menyampaikan bahwa itu 100 persen penalti,” ucap Aji sambil menunjukkan tayangan ulang tersebut kepada wartawan.

Pelatih yang dulu sempat membela timnas Indonesia ketika menjadi pemain itu juga menyinggung keputusan wasit ketika timnya menghadapi Persib Bandung di pekan sebelumnya.

Ia menilai bahwa Persebaya juga seharusnya mendapatkan dua kali penalti di laga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan

BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan

| Selasa, 13 Desember 2022 | 18:28 WIB

Hasil BRI Liga 1: Persebaya Vs Persik Berakhir Imbang 1-1 di Maguwoharjo

Hasil BRI Liga 1: Persebaya Vs Persik Berakhir Imbang 1-1 di Maguwoharjo

Bola | Selasa, 13 Desember 2022 | 17:08 WIB

Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Derby Jatim di Pekan ke-14 BRI Liga 1

Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Derby Jatim di Pekan ke-14 BRI Liga 1

Bola | Selasa, 13 Desember 2022 | 12:24 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB