Suara Denpasar - Meski bukan jebolan arsitek maupun desainer. Ternyata, darah seni Dedi Mulyadi ketika memimpin Purwakarta selama sepuluh tahun begitu teruji.
Banyak karya monumental dan spritual yang dipersembahkan ayah tiga anak itu bagi Purwakarta.
Seperti dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtube @Dulur Rahayu. Salah satu karya monumental dari Kang Dedi yang membuat warga Purwakarta bangga adalah Taman Air Mancur Menari Sri Baduga yang terletak di Kawasan Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat.
Taman Air Mancur terindah dan terbesar se-Asia Tenggara itu adalah salah satu ikon pariwisata Purwakarta saat ini.
"Kehebatan Kang Dedi Mulyadi salah satunya terletak pada kekuatan visi dalam memajukan sebuah daerah. Hasil kontemplasi spiritualnya mampu menghasilkanbkarya monumental bernilai sejarah dan membuatbsiapapun berdecak kagum," papar narator Dulur Rahayu.
Dia juga menyentil pihak-pihak yang terkesan Alfa dengan sumbangsih Kang Dedi selama ini.
"Atau jika tidak berterima kasih, minimal kita menyebut dan mengingat nama. Nama kang Dedi Mulyadi sebagai pemikir, perancang, dan penggagas wujudnya taman air mancur terbesar di Asia tersebut.
Jika malam tadi Purwakarta diramaikan oleh gelaran air mancur Sribaduga yang menari-nari indah di areabsitu Buleud, adakah diantara kita yang menyinggungbatau sekedar basa-basi nama kang Dedi Mulyadi?," tandasnya.
Memang nama Kang Dedi tak keren-keren amat. Sosok anak desa itu, meski sudah menjadi pejabat jauh dari kesan glamor.
Baca Juga: Bungkam Sekian Lama, Luna Maya Sindir Denise Chariesta? Luna: Kalo Suami Orang...
Namun, berkat kerja kerasnya, kini Purwakarta diperhitungkan sebagai salah satu destinasi wisata. Bukan hanya wisatawan domestik, wisatawan asing juga banyak berkunjung ke sana.
"Kang Dedi Mulyadi banyak meninggalkan jejak mengesankan bagi yang berfikir objektif. Purwakarta ditata dengan indah dan mempesona.
Setiap sudut disulap menjadi hidup dan berkesan. Taman-taman kota dipenuhi bunga indah dengan kerlip Lampion yang cantik.
Gedung-gedung, pusat kebudayaan, destinasi wisata, galeri kebudayaan, didirikan dalam waktu yang singkat.
Area pendopo dan sekitar kantor pemerintahanbdirombak menjadi indah dan bernilai sejarah. Orang yang datang sepintas berfikir, sejenius apa sih perancang kota ini? Lulusan Harvard university? Arsitek terkenal?," puji dia. ***