Suara Denpasar – Tiko dan Bu Eny dikabarkan menerima uang miliaran rupiah dari rekan bisnis mobil ayah Tiko dulu viral di media sosial.
Secara mengejutkan, disebutkan rekan bisnis ayah Tiko mendatangi rumah Tiko dan Bu Eny untuk menyerahkan hasil bisnis dengan jumlah yang fantastis.
Berita itu tersebar usai Bu Eny pulang dari rumah sakit jiwa setelah beberapa waktu dirawat. Kabar penyerahan uang miliaran itu tersebar melalui video berdurasi 3 menit 57 detik.
Video yang diunggah Jendela Celebrity pada (31/1) berjudul ‘TAK TERDUGA! Rekan Bisnis Mobil Ayah Tiko Datang dari Jepang, Kembalikan uang Hasil Bisnis pada Tiko’ menjelaskan bagaimana kedatangan orang dari Jepang membawa kabar bahagia untuk Tiko dan Bu Eny.
“Sebuah kejadian yang sangat mengejutkan bagi Tiko juga Bu Eny saat rekan bisnis mobil ayah Tiko dulu tiba-tiba datang dari Jepang ke rumah Tiko. Dengan penuh maaf mengembalikan uang hasil bisnis bernilai miliaran pada Tiko juga Bu Eny,” bunyi video yang sudah ditonton 19 ribu kali di youtube.
“Tentu saja hal tersebut membuat Bu Eny bingung juga terkejut karena sudah belasan tahun masalah pembagian hasil bisnis yang telah ia bawa dan tak meninggalkan jejak sedikitpun datang secara mengejutkan apalagi dengan membawa uang yang tak sedikit,” lanjut video tersebut.
Namun apakah kabar tersebut benar?
CEK FAKTA
Kabar yang disampaikan di atas sangat diragukan kebenarannya, tidak dijelaskan secara detail siapa sosok Jepang yang dimaksud.
Baca Juga: Thailand Masters 2023 Hari Kedua: 12 Wakil Indonesia Incar Tiket Babak 16 Besar
Video tersebut hanya merupakan gabungan dari beberapa foto yang diedit sedemikian rupa serta hanya dijelaskan narator.
Tidak ada pernyataan resmi dari Tiko terlebih Bu Eny yang baru pulang usai dirawat mengenai pemberian uang hasil bisnis tersebut.
Gambar yang ditampilkan merupakan kumpulan pejabat Jepang di tahun-tahun lampau yang diedit menjadi satu dalam video seperti Yoshitaka Sakurda. Penjelasan yang dimaksud hanya disampaikan dari suara narator.
Jadi dapat disimpulkan bahwa berita tersebut adalah kabar hoax atau tidak benar.***