Simak! Ternyata Seperti Ini Pariwisata di Zaman Kerajaan

Suara Denpasar

Jum'at, 03 Februari 2023 | 14:44 WIB
Simak! Ternyata Seperti Ini Pariwisata di Zaman Kerajaan
Simak! Ternyata Seperti Ini Pariwisata di Zaman Kerajaan (Leiden University)

Suara Denpasar - Bagaimana pariwisata di zaman kerajaan? Mungkin sebagian besar dari kalian sangat pensasaran dengan itu.

Menurut H. Kodhyat (1996) dalam bukunya, Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia, seiring dengan berkembangnya peradaban, manusia yang bekerja mengolah sumber daya alam memerlukan rekreasi. Yang paling awal dari kegiatan wisata di sela-sela kegiatan pencarian hidup manusia adalah istirahat.

Pada zaman kekaisaran Romawi, jalur perdagangan begitu ramai. Membentang dari Romawi Barat hingga Romawi Timur.

Di jalur perdagangan yang begitu panjang inilah berdiri pos-pos istirahat bagi para pedagang karavan. Berfungsi sebagai tempat menginap, istirahat, dan menukar kuda yang kelelahan.

Di Nusantara era klasik pun juga dapat dijumpai kegiatan-kegiatan wisata di masyarakat pada zaman tersebut. Pada abad ke 5 Masehi, Raja Tarumanegara membangun sebuah kanal yang difungsikan untuk pengairan, transportasi, dan rekreasi.

Di kanal seperti ini lah masyarakat pada zaman itu melepas penat dari pekerjaan sehari-hari. Di Trowulan, pada masa kerajaan Majapahit juga dibangun sebuah kolam yang disebut dengan "Kolam Segaran".

Kolam ini difungsikan untuk cadangan air di musim kemarau untuk kegiatan domestik masyarakat, sarana ritual dan spiritual, serta juga tempat rekreasi. Di Bali, tepatnya di Karangasem.

Juga dibangun kolam yang fungsinya kira-kira sama dengan dua contoh sebelumnya. Kolam ini dikenal dengan nama "Tirta Gangga", dan masih difungsikan sebagai tempat wisata.

Selain sarana dan prasarana yang dibangun oleh pemerintahan kerajaan, juga terdapat wisata yang bersifat alami. Misal seperti pantai, air terjun, gunung, dan lain-lain.

baca juga

Tapi perlu diingat jika tujuan kegiatan/perjalan masyarakat pada zaman tersebut untuk mencari penghidupan seperti berburu, membuka lahan, memancing, serta menghindari bencana, dan atau menghindari peperangan, tidak dapat dikategorikan sebagai kegiatan/perjalan wisata.

Pariwisata di zaman kerajaan ini nantinya berkembang dengan kedatangan bangsa Eropa yang mengkolonisasi kepulauan Nusantara.

Meskipun di satu sisi membawa penderitaan, di sisi lainnya kolonisasi membuka Nusantara terhubung dengan belahan bumi lainnya / globalisasi. Informasi mengenai keindahan alam dan keunikan budaya di Nusantara nantinya berkembang menjadi pariwisata yang lebih maju dibandingkan zaman kerajaan.  (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Rangkaian ATF 2023, Kemenparekraf Tekankan Penguatan Pekerja Profesional Pariwisata di ASEAN

Mulai Rangkaian ATF 2023, Kemenparekraf Tekankan Penguatan Pekerja Profesional Pariwisata di ASEAN

Jogja | Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:55 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Targetkan Kunjungan 7,4 Juta Wisatawan Mancanegara Usai ATF

Menparekraf Sandiaga Uno Targetkan Kunjungan 7,4 Juta Wisatawan Mancanegara Usai ATF

Jogja | Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:45 WIB

Sekda Badung Minta Masyarakat Waspada Potensi Penculikan Anak Saat Pulang Sekolah

Sekda Badung Minta Masyarakat Waspada Potensi Penculikan Anak Saat Pulang Sekolah

Bali | Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:49 WIB

Wisatawan Jalur Drama Thailand Semakin Banyak, Thai Pop Culture Bakal Saingi Korean Wave?

Wisatawan Jalur Drama Thailand Semakin Banyak, Thai Pop Culture Bakal Saingi Korean Wave?

Lifestyle | Jum'at, 03 Februari 2023 | 09:56 WIB

Terkini

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

×