Suara Denpasar – Selama puasa Ramadhan, banyak orang justru mengeluhkan kenaikan berat badan. Padahal, puasa menuntut seseorang untuk tidak makan dan minum selama 14 jam.
Jika hal tersebut dialami seseorang, maka bisa jadi ada kesalahan yang dilakukan saat sedang berpuasa. Lantas, apa saja kebiasaan yang dapat memicu kenaikan berat badan?
Berikut ini terdapat lima kesalahan kecil yang membuat puasa bikin gemuk, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Yulia Baltschun.
1. Mengonsumsi Antacid atau obat magh
Seringkali seseorang merasakan sakit lambung saat berpuasa, namun rasa perih bisa saja bukan dikarenakan magh. Sehingga, sebelum mengonsumsi obat-obatan dari medis, lebih baik kita mengonsumsi terlebih dahulu air lemon atau apple cider vinegar.
Jika setelah itu rasa perih mereda, maka artinya kita memiliki Gerd atau Acid Reflux. Kondisi ini menandakan asam lambung naik ke atas kerongkongan sampai keluar dari katup lambung. Hal ini bisa disebabkan karena stress, makanan, maupun puasa yang menyebabkan tubuh belum terbiasa dengan pola makan saat berpuasa.
2. Berbuka dengan yang Manis
Di dalam ajaran Islam memang dianjurkan bagi seorang muslim berbuka dengan buah kurma yang mengandung fluktosa, glukosa serta berbagai gizi lainnya. Namun, tidak menyarankan kepada umatnya untuk mengonsumsi makanan manis seperti gula, susu kental manis, maupun sirup.
Oleh karena itu, ada baiknya seseorang yang sedang berpuasa tidak mengonsumsi makanan manis secara berlebihan seperti kolak, takjil, es buah, maupun makanan manis lainnya yang dapat memicu kenaikan berat badan.
3. Langsung Makan Saat Berbuka
Kesalahan yang seringkali dilakukan saat berpuasa ialah langsung makan saat berbuka. Hal ini tidak dianjurkan karena setelah seharian berpuasa, otomatis usus akan jadi lebih berat dan belum siap menerima serat dari makanan.
Selain itu, langsung makan saat berbuka puasa juga dapat mengakibatkan perut lebih cepat kenyang. Sehingga tubuh dapat menolak untuk minum.
Kondisi inilah yang membuat tubuh akhirnya lebih banyak menerima asupan karbohidrat dan mengalami kondisi ketidakseimbangan gizi yang akhirnya menyebabkan badan cepat gemuk.
4. Makan Sahur Mepet ke Imsak
Kesalahan selanjutnya adalah makan sahur lebih dekat dengan waktu imsak. Alasannya karena dikhawatirkan makanan akan dikunyah lebih cepat, sehingga proses penghancurannya menjadi tidak sempurna.
Sehingga gizi yang diterima tidak lengkap dan membuat tubuh lebih cepat lemas. Alhasil kondisi ini dapat membuat seseorang kalap ketika berbuka puasa.
5. Melupakan Makna Puasa
Saat berpuasa, seringkali kita merasa barbar ingin membeli berbagai jenis makanan, namun melupakan makna dari berpuasa.
Bagaimana bisa dikatakan ibadah menahan hawa nafsu, jika saat setengah hari berpuasa, kita telah memikirkan berbagai makanan yang ingin dinikmati saat berbuka. Mindset ini bukan menggambarkan makna berpuasa, namun lebih kepada menahan rasa lapar dan kalap saat waktu berbuka tiba.
Oleh karena itu, makan secara barbar saat berbuka akan menunjukkan bahwa kita tidak dapat mengontrol diri. Akhirnya berimbas pada tubuh menjadi gemuk karena tidak adanya keseimbangan gizi yang harus dicerna tubuh.
Itulah lima kesalahan kecil yang bisa membuat tubuh menjadi tambah gemuk saat berpuasa. (*/Dinda)