Gejolak Protes Mewabah di Eropa, Ada Apa?

Suara Denpasar

Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:25 WIB
Gejolak Protes Mewabah di Eropa, Ada Apa?
Gejolak Protes Mewabah di Eropa, Ada Apa? (Twitter @ChallengeYCL)

Suara Denpasar - Belum lama ini gejolak protes mewabah di sejumlah negara-negara Eropa. Hal tersebut dipicu sejumlah persoalan seperti inflasi, perang, dan upah layak untuk para buruh. 

Yang fenomenal, adalah gejolak protes yang terjadi di Paris, Ibukota Prancis, sejak pertengahan Januari 2023. Ribuan orang, dipelopori serikat buruh, turun ke jalan menolak UU perpanjangan masa pensiun. 

Buntut dari gejolak protes yang mewabah di Eropa ini, sejumlah ilmuwan politik melalui berbagai media, berupaya untuk memberikan penjelasan mengenai fenomena yang hingga kini masih berlanjut. 

"Demonstrasi terbaru adalah bentuk ketidakpercayaan orang Eropa terhadap aliansi militer (NATO), mereka tidak lagi menginginkannya," tulis laporan Xinhua saat mengutip ahli geopolitik, dilansir Suara Denpasar, Jumat, (31/3/2023). 

Untuk diketahui, bahwa di dalam aksi demonstrasi yang melibatkan ribuan orang Prancis itu, sebagian memang ada yang menyerukan Prancis untuk keluar dari NATO.

Mulanya, aksi demonstrasi di Paris yang bertajuk "March for Peace", dimulai di dekat wilayah Senat Prancis. Saat ribuan demonstran mengeluarkan sejumlah sejumlah spanduk kecaman. 

Tampak kecaman itu bertuliskan: "Hentikan perang yang diprovokasi oleh Amerika Serikat dan NATO," "Kebebasan, Kebenaran, Perlawanan" dan "Mosi tidak percaya adalah perdamaian di Prancis."

Protes serupa baru-baru ini juga terjadi di beberapa negara Eropa lainnya. Di Berlin, pada 25 Februari 2023, sekitar 10.000 demonstran turun ke jalan menentang pasokan senjata ke Ukraina. 

"Bukan perang kami," tulis spanduk di dalam aksi demonstrasi di Berlin itu. Para pengunjuk rasa juga membagikan selebaran yang menyerukan penarikan segera Jerman dari NATO.

baca juga

Pada hari yang sama di London, sekitar 4.000 orang bergabung dalam pawai menuntut diakhirinya pengiriman senjata tambahan ke Kiev (Ibukota Ukraina). 

"Tidak untuk ekspansi NATO," tulis spanduk demonstran. "Amerika Serikat memanipulasi dunia untuk kepentingannya sendiri," kata seorang pengunjuk rasa yang hanya menyebutkan nama depannya.

Sebagai tambahan, bahwa dalam beberapa tahun terakhir, penentangan dan ketidakpercayaan terhadap NATO memang meningkat di Eropa. Hal ini memicu kritik dari sejumlah politisi dan para ilmuwan di Eropa. 

Bersamaan dengan eskalasi tinggi, hal itu bahkan memicu gelombang protes warga Eropa yang kian menjadi anti-NATO. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gisel Putus dengan Rino Soedarjo, Gading Marten Curhat Soal Liburan Bareng di Eropa: Happy Banget..

Gisel Putus dengan Rino Soedarjo, Gading Marten Curhat Soal Liburan Bareng di Eropa: Happy Banget..

Denpasar | Rabu, 22 Februari 2023 | 14:37 WIB

Karier Egy Maulana Vikri di Eropa Tamat? Bos Dewa United FC Ungkap Janji Manis

Karier Egy Maulana Vikri di Eropa Tamat? Bos Dewa United FC Ungkap Janji Manis

Denpasar | Senin, 30 Januari 2023 | 14:27 WIB

Hot Transfer! Pernah Main di Eropa, Pemain Bernilai 2,61 Miliar Hengkang Dari Rans Nusantara ke Laskar Padjajaran

Hot Transfer! Pernah Main di Eropa, Pemain Bernilai 2,61 Miliar Hengkang Dari Rans Nusantara ke Laskar Padjajaran

Denpasar | Senin, 30 Januari 2023 | 12:15 WIB

Resmi Dipinang sang Kekasih, Kiky Saputri Honeymoon 11 Hari ke Eropa, Ingin Segera Miliki Momongan?

Resmi Dipinang sang Kekasih, Kiky Saputri Honeymoon 11 Hari ke Eropa, Ingin Segera Miliki Momongan?

Denpasar | Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:00 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×