Suara Denpasar - Menpora Dito Ariotedjo mengaku dirinya obesitas, akan tetapi ia menjelaskan bahwa tidak ada hubungannya antara kinerjanya sebagai menteri.
Pernyataan itu disampaikan Dito saat diundang oleh Deddy Corbuzier dalam podcastnya.
Mulanya, Dito menjelaskan bahwa berat badannya naik semenjak tahun 2020 dikarenakan alami kejenuhan diet, sedangkan ia mengaku masih rutin berolahraga.
"Saya pribadi tiap hari olahraga, tapi memang saya mengalami kenaikan drastis berat badan itu sejak 2020 bulan April," ujarnya dilansir Suara Denpasar dari Kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Jum'at, (7/4/2023).
"Kebetulan April 2020 itu anak saya lahir, gak lama kemudian pandemi, waktu awal-awal jadi fokus di rumah sama anak, dan saya waktu itu jenuh banget dietnya mas," ujarnya melanjutkan.
Dito Ariotedjo kemudian menjelaskan meskipun tidak ada hubungan antara kondisi fisik dengan kinerjanya sebagai menteri, akan tetapi ia tetap akan menurunkan berat badan. Ia juga menyampaikan pengakuan bahwa dirinya obesitas.
"Saya menyadari diri, sebagai Menteri olahraga sebenarnya gak cocok saya soalnya berat badan saya tinggi kan, jadi saya bilang saya akan diet keras dan latihan keras kembali," ujarnya menyampaikan.
"Ya walaupun sebenarnya gak ada hubungan ya antara fisik dengan kinerja saya sebagai menteri, cuma ya saya paham di dunia ini visualisasi itu penting," ujarnya menyampaikan.
Menteri Olahraga Dito Ariotedjo juga menyampaikan bahwa upaya menurunkan berat badan itu merupakan tindakan untuk menginspirasi anak muda lain yang juga mengalami obesitas seperti dirinya.
Baca Juga: Miris! Terlalu Lama Menunggu Klub Baru hingga Overstay, Eks Kapten PSIS Semarang Dideportasi
"Jadi saya ingin menginspirasi juga anak muda di luar sana, karena menurut saya gak saya doang kan yang obesitas," ujarnya menyampaikan. (Rizal/*)