denpasar

Punya Saudara yang Memiliki Perilaku Buruk? Berikut Cara Kita Menyikapinya

Suara Denpasar Suara.Com
Senin, 24 April 2023 | 09:00 WIB
Punya Saudara yang Memiliki Perilaku Buruk? Berikut Cara Kita Menyikapinya
Punya Saudara yang Memiliki Perilaku Buruk? Berikut Cara Kita Menyikapinya (Pixel)

Suara Denpasar – Menyayangi dan menghormati sesama saudara memang sudah sebuah keharusan yang dilakukan, bahkan orang lain pun juga perlu diperlakukan dengan cara yang demikian.

Seperti ungkapan lama mengatakan bahwa hormatilah orang yang lebih tua dan sayangilah mereka yang masih muda.

Tentu dalam sebuah proses perjalanan, bersama dengan keluarga khususnya saudara, akan banyak ujian-ujian yang dilalui.

Ketika saudara melakukan kesalahan, sudah sepatutnya dia diberikan jika memang dia berusaha untuk memperbaik semuanya.

Ada juga sifat seorang saudara yang sudah melakukan perbuatan buruk dan telah diberi nasihat agar memperbaiki kesalahan itu, tetapi dia tak mau mendengarkan bahkan semakin bertambak sifat-sifat keburukan yang ada pada dirinya.

Lantas bagaimanakah kita menyikapi sifat saudara yang memiliki perilaku buruk tersebut? Buya Yahya pun memberikan jawaban yang bisa menjadi cara untuk menyikapi hal tersebut.

Buya Yahya berkata, “saudara tetap saudara, apakah itu se-ibu atau se-ayah, tidak boleh memutus tali persaudaraan,” Dikutip Suara Denpasar, Minggu (23/4/2023) yang dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Menurut Buya Yahya, meskipun saudara yang kita miliki telah mengecewakan, sikap yang mesti dijaga adalah tetap memuliakannya sebagai bentuk penghargaan kepadanya.

Meski perilaku buruk yang dilakukannya terkadang terasa berlebihan, namun tetaplah miliki kepercayaan bahwa dia adalah orang yang baik dan bisa kembali ke jalan yang benar.

Baca Juga: Dicap Cowok Indonesia Terganteng Oleh Erika Carlina, Ternyata Ini Sifat Cewek yang Bikin Abidzar Ilfeel

Karena Menurut Buya Yahya, saudara yang miliki sifat buruk biasanya masih dalam tahap pencarian jati diri, meskipun telah mendapatkan nasihat dari yang lain tentang pencarian jati diri tersebut.

Sehingga diperlukan sikap sabar dan lakukan secara perlahan untuk memberikan nasihat-nasihat yang bisa melahirkan solusi yang terbaik baginya. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI