Suara Denpasar – Aksi viral yang dilakukan Kolonel Wahyo Yuniartoto saat menghadapi pelatih silat Vietnam di SEA Games 2023 rupanya tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga menuai perhatian Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.
Setelah aksi heroik yang dilakukan Kolonel Wahyo Yuniartoto sampai ke telinganya, Prabowo Subianto akhirnya memutuskan bertemu dengan sosok perwira Kopassus yang sedang viral itu.
Momen hangat pertemuan Prabowo Subianto dan Kolonel Wahyo Yuniartoto itu diunggah oleh akun Instagram @teropong militer, sebagaimana dilansir Suara Denpasar, Jumat (19/5/2023).
Dalam momen pertemuan tersebut, terlihat Kolonel Wahyo Yuniartoto yang sedang berada di ruangan Kementerian Pertahanan datang dengan didampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Bahkan, Mayjen TNI Deddy Suryadi tampak dengan bangga memperkenalkan sosok Wahyo Yuniartoto yang baru saja menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kopassus kepada Prabowo Subianto.
Deddy juga menyinggung aksi Kolonel Wahyo Yuniartoto yang viral membela Timnas Pencak Silat Indonesia di SEA Games 2023 hingga nyaris baku hantam dengan pelatih dari Vietnam.
“Ini yang kemarin viral, karena merasa dicurangi jadi jiwa komandonya keluar,” kata Mayjen TNI Deddy.
Sontak hal itu pun mengundang gelak tawa Prabowo Subianto dan para perwira Kopassus yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Penting diketahui, selain menjadi Asisten Operasi (Asops) Kopassus, Wahyo Yuniartoto yang sudah naik jabatan menjadi kolonel, didapuk sebagai manajer Timnas Pencak Silat Indonesia.
Sehingga, tak heran ketika pelatih silat Vietnam melontar kalimat tantangan kepada Timnas Indonesia, Kolonel Wahyo Yuniartoto ikut geram hingga rela pasang badan melerai keributan yang terjadi di ajang SEA Games 2023 beberapa waktu lalu itu.
Adapun inisiden tersebut, bermula ketika pihak Indonesia menyampaikan protes usai tercium kecurangan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara.
Di mana saat pertandingan menyisakan 18 detik, atlet Indonesia Safira Dwi Meilani yang saat itu sudah unggul 61-43 poin mengalami dislokasi bahu.
Alhasil, pertandingan dihentikan. Namun, wasit mendiskualifikasi Safira sebelum laga berakhir dan menenangkan atlet Nguyen Hong An dari Vietnam.
Karena tidak terima dengan protesan dari pihak Indonesia, pelatih silat Vietnam pun menantang baku hantam pelatih asal Indonesia. Saat peristiwa itulah, Kolonel Wahyo Yuniartoto ikut turun tangan meredam keributan tersebut.
Aksi protesnya yang membela Timnas Indonesia inilah yang kemudian viral di media sosial, hingga membuat nama Kolonel Wahyo Yuniartoto kini semakin dikenal publik. (*)