Viral Warga Malaysia Panic Buying Borong Air Minum, Ternyata Ini Penyebabnya

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 20 Mei 2023 | 21:52 WIB
Viral Warga Malaysia Panic Buying Borong Air Minum, Ternyata Ini Penyebabnya
Viral Warga Malaysia Panic Buying Borong Air Minum, Ternyata Ini Penyebabnya (Media Malaysia The Star)

Suara DenpasarWarga Malaysia baru-baru ini viral di media sosial lantaran mengalami panic buying memborong air minum di super market.

Sejumlah stok di beberapa rak bahkan dilaporkan hampir ludes karena habis terjual.  

Dilihat dari beberapa pengguna TikTok yang membagikan informasi ini, terlihat bagaimana antrean warga Malaysia yang memborong air minum sampai mengular. 

Dilansir dari TheStar, kepanikan ini rupanya terjadi karena bendungan terbesar di Malaysia, tepatnya di aliran Sungai muda hanya bisa menyediakan air untuk 4 bulan ke depan. 

Setelah alarm peringatan bendungan Sungai Muda menyala, warga Malaysia langsung menyerbu supermarket untuk membeli air mineral hingga akhirnya mengalami panic buying. 

Tak hanya itu, para pedagang di sana juga mengatakan  bahwa mereka memutuskan tidak membuka toko lantaran tidak dapat menyediakan makanan tanpa ada air. 

Tanpa air dari Sungai Muda, tingkat bendungan Penang menurun sejak kemarin. Bendungan Anyer hanya terisi 39,8 persen. Sedangkan Bendungan Teluk Bahang hanya mampu menampung air sekitar 46,2 persen. 

Bahkan, Bendungan Mengkuang yang lebih besar dan biasanya terisi lebih dari 90 persen, kini hanya bisa menampung 88,2 persen. 

Atas musibah ini, Perdana Menteri Chow Kon Yeow menghimbau warga Malaysia untuk bisa menghemat air, lantaran air tersebut hanya mampu bertahan hingga 120 hari atau sekitar 4 bulan ke depan. 

Sementara Presiden Penang Water Watch, Dr Chan Ngai Weng, menyerukan harus adanya kenaikkan tarif demi mengendalikan pemborosan air. 

“Penggunaan air harian per kapita Penang melonjak hingga di atas 300 liter tahun lalu. Itu tertinggi di negara ini. Tarif harus dinaikkan untuk mengendalikan pemborosan air,” Tutur Chan, sebagaimana dikutip Suara Denpasar, Sabtu (20/5/2023). 

Tentang sensor yang salah dan menyebabkan bendungan di Sungai Muda dibuka, Chan mengatakan seharusnya ada peringatan otomatis saat kejadian tersebut terjadi. 

“Komputer tidak membuat kesalahan. Pihak berwenang harus memeriksa apakah peringatan dimatikan atau jika ada perintah yang salah dimasukkan atau apakah ada virus dalam program tersebut,” katanya. 

“Seharusnya juga ada peringatan merah umum yang dikirim ke setiap tingkat otoritas di Penang dan Kedah begitu permukaan air Sungai Muda turun di bawah level tertentu,” sambungnya. 

Menanggapi orang-orang yang menuding pemerintah Penang dan pihak penyuplai air, Chan hanya mengatakan bahwa saat ini pemerintah sudah memiliki beberapa rencana demi mengatasi bencana ini. 

“Tidak benar Penang tidak memiliki masa depan untuk ketahanan air. Ada banyak rencana dan pihak pemerintah Penang telah berbicara dengan rekan-rekan mereka di Kedah secara damai,” pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris! Seorang Ayah Menangis Dibentak dan Dimarahi Anaknya Saat Wisuda Hingga Pulang Dorong Motor

Miris! Seorang Ayah Menangis Dibentak dan Dimarahi Anaknya Saat Wisuda Hingga Pulang Dorong Motor

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 17:45 WIB

Viral Pengendara Motor Jadi Korban Main Hakim Sendiri Ormas Loreng Oranye, Warganet Sampai Geram

Viral Pengendara Motor Jadi Korban Main Hakim Sendiri Ormas Loreng Oranye, Warganet Sampai Geram

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 15:30 WIB

Viral Usai Hadang Pelatih Silat Vietnam, Kolonel Wahyo Yuniarto Sampaikan Terima Kasih Pada Prabowo Subianto Karena Ini

Viral Usai Hadang Pelatih Silat Vietnam, Kolonel Wahyo Yuniarto Sampaikan Terima Kasih Pada Prabowo Subianto Karena Ini

| Senin, 15 Mei 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia

Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:35 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal

Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal

Jawa Tengah | Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:29 WIB

Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu

Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu

Jogja | Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:23 WIB

4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan

4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:35 WIB

6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh

6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh

Riau | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:21 WIB

Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi

Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi

Jabar | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:14 WIB

Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang

Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang

Banten | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:09 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel

Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel

Jabar | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:55 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB