Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berencana untuk mendatangkan wasit legendaris Italia, Pierluigi Collina demi memperbaiki kualitas sepak bola Indonesia, termasuk para perangkat pertandingan Liga 1.
Bahkan, rencana Erick Thohir untuk mengundang Pierluigi Collina ini sudah disampaikan secara resmi kepada FIFA melalui surat bahwasannya PSSI membutuhkan Collina yang saat ini bertugas sebagai intrukstrukur wasit FIFA.
Menurut Erick Thohir, bukan hanya pemain maupun pelatih saja yang butuh motivasi dari tokoh sepak bola dunia.
Karena itulah, PSSI akhirnya mengirim surat kepada FIFA untuk meminta kehadiran Collina ke Indonesia.
“Kami mendorong FIFA mengirim wasit Collina, ya. Intruktur dari FIFA untuk datang ke Indonesia agar ketemu para wasit juga, supaya kasih semangat juga,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, dilansir dari deli.suara.com, Jumat (23/6/2023).
“Jadi bukan hanya (Roberto) Carlos, (Juan Sebastian) Veron, wasitnya pun perlu semangat, suratnya sudah dikirim Pak Sekjen (Yunus Nusi) ke FIFA,” tambahnya lagi.
Sebagaimana diketahui, Pierluigi Collina bukan wasit kaleng-kaleng. Ia sudah punya rekam jejak yang luar biasa hebatnya di dunia perwasitan.
Bahkan, dia pernah mendapat penghargaan sebagai ‘The World’s Best Referee’ dari Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola (IFFHS).
Lelaki kelahiran Bologna, Italia pada 13 Februari 1960 ini pada awalnya bermain sebagai bek tengah di klub lokal dan baru mengawali kariernya di dunia pewasitan sejak 1977.
Hanya dalam kurun 3 tahun, dia sudah memimpin pertandingan regional tingkat tertinggi. Lalu, pada 1988, kemampuannya berkembang lebih pesat ketimbang wasit-wasit lainnya.
Sebab, Collina sudah berhasil menembus Divisi Tiga Nasional, Serie C1 dan Serie C2. Setelah tiga musim, dia akhirnya dipromosikan menjadi wasit pertandingan Serie B dan Serie A.
Usai memimpin 43 pertandingan Serie A, Collina akhirnya ditempatkan dalam daftar wasit FIFA pada 1995. Dia mulai mendapatkan alokasi lima pertandingan di Olimpiade 1996, termasuk final antara Nigeria melawan Argentina.
Selain itu, ia juga menjadi wasit di laga final Liga Champions 1999 antara Bayern Munich melawan Manchester United.
Setelah bertahun-tahun menapaki perjalanin karier di dunia perwasitan, Pierluigi Collina akhirnya gantung peluit pada 24 Agustus 2005.
Lima tahun berselang, barulah ia menjadi Kepala Divisi Perwasitan Sepak Bola Ukrania dan anggota Komite Wasit UEFA, hingga menjabat sebagai Kepala Komite Wasit FIFA. (*)