Perwali 36 Tahun 2018 Kurang Ngefek, Pemkot Denpasar Rempong Urus Kantong Plastik

Suara Denpasar

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 16:25 WIB
Perwali 36 Tahun 2018 Kurang Ngefek, Pemkot Denpasar Rempong Urus Kantong Plastik
Aktivitas di pasar Badung

Suara Denpasar - Peraturan Walikota (Perwali) Denpasar No 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik sepertinya belum 100 persen berhasil. 

Pasalnya kesadaran masyarakat tentang pengurangan kantong plastik masih rendah. Terbukti kantong plastik masih menjadi kantong belanja di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah pasar Badung. 

Hal itu membuat Pemerintah Kota Denpasar rempong. Akhirnya harus berpikir lebih untuk membuat kebijakan baru. Salah satu program yang akan dilakukan Pemerintah Kota Denpasar adalah menghadirkan kantong plastik ramah lingkungan. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata alias Guskowi. 

Guskowi mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan sebuah perusahaan yang memproduksi plastik ramah lingkungan. 

"Ini kita sedang merencanakan untuk membuat sistem, mekanisme yang mana nanti kita menuju ke arah plastik ramah lingkungan. Kita juga sering kontak-kontak dan menjalin kerja sama dengan salah satu vendor dari plastik ramah lingkungan di Jakarta," terang Guskowi saat dihubungi Suara Denpasar, Sabtu (5/8/2023).

Guskowi menjelaskan, lobi yang dilakukan dengan vendor plastik ramah lingkungan itu salah satunya soal harga. Diharapkan harganya tidak berbeda jauh dengan kantong plastik konvensional yang beredar di masyarakat saat ini. 

"Makanya kita harapkan harganya nanti mirip-mirip dengan plastik konvensional agar bisa kita berlakukan ke pedagang," sambung Guskowi. 

Guskowi menilai, mestinya persoalan sampah plastik itu bisa diatasi apabila masyarakat sadar soal bahaya sampah plastik. Yang terjadi saat ini tidak semua masyarakat membawa totebag (kantong belanja ramah lingkungan) saat berbelanja ke pasar-pasar tradisional, yang akhirnya pedagang harus mengemas dalam kantong plastik konvensional. 

baca juga

"Ada masyarakat yang sudah sadar membawa totebag, ada juga yang tidak sadar, tidak bawa totebag yang ramah lingkungan," ungkapnya. 

Lebih lanjut Guskowi menjelaskan, hadirnya plastik ramah lingkungan itu hanya sebagai cadangan. Apabila ada masyarakat tidak membawa tote bag saat belanja, maka plastik ramah lingkungan itu yang akan dipakai. 

"Nanti untuk masyarakat yang belum sadar itu nanti kita siapkan plastik ramah lingkungan itu di pedagangnya biar tidak lagi pakai plastik konvensional," tandas Guskowi. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bak Tak Terurus! Sampah Plastik Berserakan di Pasar Badung Denpasar

Bak Tak Terurus! Sampah Plastik Berserakan di Pasar Badung Denpasar

Denpasar | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 14:47 WIB

Sama-sama dari PDIP, Adu Jumbo Harta Kekayaan Dua Ketua DPRD di Bali

Sama-sama dari PDIP, Adu Jumbo Harta Kekayaan Dua Ketua DPRD di Bali

Denpasar | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:19 WIB

Bukan Stadion Wayan Dipta, Ini Lokasi Pertandingan Timnas U17 Lawan Barcelona dan Kashima Antlers di Bali

Bukan Stadion Wayan Dipta, Ini Lokasi Pertandingan Timnas U17 Lawan Barcelona dan Kashima Antlers di Bali

Denpasar | Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:46 WIB

Terkini

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Terkait Amplop Bupati Kuansing

KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Terkait Amplop Bupati Kuansing

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:38 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22 WIB

Ada 402 Rumah Sakit Angker Korea, Intip 5 Film Terbaru di Bioskop Pekan Ini

Ada 402 Rumah Sakit Angker Korea, Intip 5 Film Terbaru di Bioskop Pekan Ini

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nomor yang Tak Pernah Berganti, IM3 Temani Zelvan dari Bangku SMP hingga Cari Penghasilan

Nomor yang Tak Pernah Berganti, IM3 Temani Zelvan dari Bangku SMP hingga Cari Penghasilan

Sumsel | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:20 WIB

Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah

Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:20 WIB

5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal

5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:13 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

×