Terjawab! Bupati Karangasem Tak Hadiri Paripurna karena Ikut Padamkan Api di Lereng Gunung Agung

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 28 September 2023 | 13:48 WIB
Terjawab! Bupati Karangasem Tak Hadiri Paripurna karena Ikut Padamkan Api di Lereng Gunung Agung
Sikapi Dampak Serius Kebakaran Hutan Lindung Gunung Agung, Bupati Tidak Bisa Hadiri Rapat Paripurna (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Musim kemarau membuat beberapa wilayah hutan di Bali mengalami kebakaran. Rabu, 27 September 2023 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menghantui lereng atas Gunung Agung. Laporan dari KRPH Kubu mengungkapkan bahwa sejumlah titik api telah merebak di daerah tersebut. 

Titik api terbesar terdeteksi di lereng di atas Banjar Dinas Belong, Desa Ban, lereng di atas Banjar Dinas Bantas, Desa Baturinggit, dan lereng di atas Banjar Dinas Batudawa, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu.

Guna mengantisipasi kebakaran makin meluas, Bupati Karangasem bersama Kapolres dan Dandim 1623 Karangasem bergerak ke lokasi dekat titik api Karhutla di Banjar Bantas, Baturinggit. Perjalanan mereka menuju titik api tidaklah mudah, mengingat medan sulit yang harus mereka lalui. 

Namun, ketika mereka sudah berada di tengah perjalanan, sekitar pukul 15.00 Wita, Sekda Karangasem menghubungi Bupati untuk memberitahukan tentang undangan Rapat Paripurna yang mendesak dari Sekretariat DPRD.

Oleh karena itu, Bupati tidak bisa menghadiri rapat tersebut karena ia sedang berada di lokasi Karhutla bersama Forkopimda.

Gede Dana, Bupati Karangasem, menyampaikan permohonan maaf kepada dewan atas ketidakhadirannya dalam Rapat Paripurna yang tidak terduga tersebut. Dia kemudian melanjutkan tugas pemantauan dan penanganan Karhutla bersama Forkopimda.

Gede Dana menjelaskan bahwa medan sulit telah membuat titik api tidak dapat dijangkau oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, KRPH Kubu, Polres, Kodim, dan warga setempat.

Oleh karena itu, mereka mengarahkan upaya mereka pada pembuatan sekat api guna mencegah api merembet ke lahan pertanian warga.

Bupati Gede Dana menyoroti fakta bahwa kebakaran hutan lindung Gunung Agung terakhir terjadi pada tahun 2012, dan kini setelah 11 tahun, kejadian serupa kembali terulang.

Meskipun penyebab pastinya masih belum dapat dipastikan, musim kemarau dan kekeringan saat ini meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan akibat gesekan lahan kering dan angin kencang.

"Area yang terbakar meliputi kawasan hutan lindung dari Pal 449 hingga Pal 554 dengan luas mencapai 35 hektar, tersebar di berbagai titik," sebut bupati.

Upaya penanganan Karhutla masih terus berlangsung dengan koordinasi antara Bupati, Kapolres, Dandim, KRPH, Perbekel Baturinggit, dan tim di lapangan untuk mencari langkah terbaik agar Karhutla tidak meluas.

Perlu diingat, informasi mengenai kebakaran ini diterima dari Bhabinkamtibmas Baturinggit pada pukul 11:30 Wita.

Asap tebal terlihat di lereng Gunung Agung, tepatnya di Dusun Bantas. Berita baiknya, kebakaran tersebut jauh dari pemukiman penduduk dan berada di batas lahan penduduk.

Bupati mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kebakaran untuk tetap waspada dan siaga, mengingat musim kemarau (El Nino) yang dapat memicu kebakaran lahan dan hutan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Mencak-mencak, Paripurna Bupati dan Wabup Karangasem Tak Hadir

Dewan Mencak-mencak, Paripurna Bupati dan Wabup Karangasem Tak Hadir

| Kamis, 28 September 2023 | 09:47 WIB

Terkini

Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung

Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:28 WIB

5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser

5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:15 WIB

Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M

Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:00 WIB

6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani

6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:15 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB