Waspada! BBMKG Prediksi Potensi Bali Dikepung Gelombang Tinggi pada 29 September hingga 1 Oktober 2023

Suara Denpasar

Kamis, 28 September 2023 | 14:45 WIB
Waspada! BBMKG Prediksi Potensi Bali Dikepung Gelombang Tinggi pada 29 September hingga 1 Oktober 2023
Waspada! BBMKG Prediksi Potensi Bali Dikepung Gelombang Tinggi pada 29 September hingga 1 Oktober 2023

Suara Denpasar - Cahyo Nugroho selaku kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi.

Melansir dari Antaranews.com Cahyo Nugroho menyebut potensi gelombang tinggi akan terjadi pada 29 September hingga 1 Oktober 2023.

Potensi gelombang tinggi ini patut diwaspadai karena dapat membahayakan masyarakat umum, wisatawan, dan nelayan.

Potensi gelombang tinggi diperkirakan akan mengepung Bali dan melumpuhkan banyak aktivitas. Pasalnya gelombang tinggi tidak hanya diprediksi berpotensi terjadi di Selat Badung, namun juga di beberapa peraian Bali lainnya.

BBMKG mengungkap potensi ketinggian gelombang laut mencapai 2,5 meter di Selat Badung, kawasan Pelabuhan Benoa (Denpasar), Selat Bali bagian selatan, dan Selat Lombok bagian selatan.

Tidak hanya itu, peraiaran selatan Bali diperkirakan memiliki ketinggian gelombang laut hingga 4 meter.

Kecepatan angin diprediksi akan mencapai lebih dari 15 knot atau 27 kilometer per jam.

Adanya potensi gelombang tinggi di Selat Badung perlu menjadi perhatian lantaran selat ini dikenal selalu ramai dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Selat Badung adalah jalur nelayan melaut, wisata bahari, juga jalur penyeberangan dari Bali menuju Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, serta jalur pelayaran dari Pelabuhan Benoa Denpasar menuju sejumlah destinasi di Indonesia bagian timur.

baca juga

Selain itu Selat Badung juga berbatasan dengan perairan Nusa Dua yang dikenal dengan wisata olahraga air seperti berenang hingga snorkeling.

Nusa Dua yang berbatasan langsung dengan Selat Badung dengan potensi gelombang tinggi kemungkinan juga berimbas pada pertanian rumput laut di tempat ini.

Sementara itu Selat Bali dan Selat Lombok juga memegang peranan sangat penting untuk aktivitas masyarakat di pulau Bali.

Pasalanya kedua selat ini menjadi penghubung utama Bali. Selat Bali adalah jalur penyeberangan yang menghubungkan Pulau Bali dengan Pulau Jawa dan Selat Lombok menghubungkan Pulau Bali dengan Pulau Lombok.

"Masyarakat umum, nelayan, dan pelaku wisata bahari waspadai potensi gelombang tinggi," kata Cahyo Nugroho kepala BBMKG Wilayah III Denpasar pada Kamis (28/9/2023).(*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNNP Bali Beber Tangkapan, Termasuk Aksi Warga Malaysia Sembunyikan Sabu-Sabu di Dapur

BNNP Bali Beber Tangkapan, Termasuk Aksi Warga Malaysia Sembunyikan Sabu-Sabu di Dapur

Denpasar | Rabu, 27 September 2023 | 19:48 WIB

M Aboe Talib Kopi Legendaris Berusia 83 Tahun, Jaraknya Cuma 1,5 KM dari Kantor Walikota Denpasar

M Aboe Talib Kopi Legendaris Berusia 83 Tahun, Jaraknya Cuma 1,5 KM dari Kantor Walikota Denpasar

Denpasar | Rabu, 27 September 2023 | 18:50 WIB

Terkini

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

×