Korban Kebakaran Gudang JNE Cimanggis Ngamuk Gegara Ini

Suara Depok | Suara.com

Senin, 12 September 2022 | 17:08 WIB
Korban Kebakaran Gudang JNE Cimanggis Ngamuk Gegara Ini
Potret warga sekitar gudang JNE Cimanggis Depok (Depok/AH/EP)

Depok.suara.com, Belasan warga yang menjadi korban kebakaran gudang JNE mengamuk dan marah marah kepada manajemen salah satu pabrik di Jalan Raya Bogor Kecamatan Cimanggis.

Warga yang rumahnya berada dibelakang gudang JNE RW 02 Kelurahan Curug mengamuk lantaran pihak manajemen pabrik tersebut melarang dua unit mobil ambulan tidak boleh parkir di halaman pabrik.

Kejadian berawal saat dua unit mobil ambulan salah satunya bertuliskan PMI Kota Depok hendak masuk dan ingin parkir di halaman pabrik.

Dua ambulans tersebut tersebut parkir di halaman pabrik karena di lingkungan warga tidak memungkinkan. Namun saat hendak parkir tidak diperkenankan oleh manajemen pabrik.

Melihat pelarangan tersebut warga yang saat itu tengah istirahat lalu berduyun duyun mendatangi pintu samping pabrik.

Saling dorong dan adu mulut sempat terjadi namun kericuhan tidak meluas berkat adanya petugas Kepolisian Polsek Cimanggis yang berjaga di lokasi.

Salah satu warga Alien atau Kia mengatakan, warga kesal karena pihak manajemen pabrik tidak mengizinkan mobil ambulan parkir di halaman samping pabrik.

"Warga kami sejak pagi sudah cape sekali, masa mau parkir mobil ambulan saja tidak boleh,"katanya.

Tidak hanya melarang mobil ambulan warga juga tidak boleh meletakang barang barang didalam halaman pabrik saat kejadian kebakaran.

Dia menambahkan manajemen perusahaan pabrik dinilai tidak memiliki toleransi kepada warga korban kebakaran.

"Mana kontribusi perusahaan saat warga yang ada disebelahnya mengalami kesulitan, untuk menaruh barang saja ngak boleh,"katanya.

Alien mengatakan ada tiga rumah warga yang terbakar dampak dari kebakaran gudang JNE.

Sementara itu,  Pihak JNE menyampaikan permohonan maaf atas kebakaran yang terjadi di gudang yang terletak di Jalan Pekapuran, Cimanggis Depok. 

JNE juga meminta maaf kepd masyarakat yang berada di sekitar lokasi. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya musibah ini, khususnya kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian,” kata Head of Media Relation Department JNE, Kurnia Nugraha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menang Gugatan, Warga Padang Desak Presiden Jokowi Kembalikan Utang Negara Rp 62 Miliar

Menang Gugatan, Warga Padang Desak Presiden Jokowi Kembalikan Utang Negara Rp 62 Miliar

Sumbar | Senin, 12 September 2022 | 17:07 WIB

Peristiwa Longsor dan Angin Kencang Kepung Cianjur, Beberapa Rumah Rusak dan Warga Dievakuasi

Peristiwa Longsor dan Angin Kencang Kepung Cianjur, Beberapa Rumah Rusak dan Warga Dievakuasi

| Senin, 12 September 2022 | 16:43 WIB

Kepanikan Wanita Berhijab Lihat Gudang JNE Terbakar Hebat Dinihari Tadi, Ingat Suami Dinas Malam

Kepanikan Wanita Berhijab Lihat Gudang JNE Terbakar Hebat Dinihari Tadi, Ingat Suami Dinas Malam

Bogor | Senin, 12 September 2022 | 16:40 WIB

Terkini

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar

Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 22:47 WIB

Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi

Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 22:13 WIB

3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan

3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 22:00 WIB

Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna

Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 21:57 WIB

Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!

Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 21:43 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir

Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 21:41 WIB

HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak

HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 21:40 WIB

2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry

2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 21:40 WIB