Jenazah Manusia Akan Jadi Bahan Pupuk Tahun 2027

Suara Depok | Suara.com

Sabtu, 24 September 2022 | 07:30 WIB
Jenazah Manusia Akan Jadi Bahan Pupuk Tahun 2027
Ilustrasi jenazah. [Shutterstock] (Shutterstock)

Depok.suara.com - Pemerintah kota California, Amerika Serikat melegalkan upaya mengubah jenazah manusia jadi pupuk kompos mulai 2027. Ini seiring dengan upaya mengatasi tantangan iklim yang dilakukan oleh pemerintah California.

Mengutip dari berbagai sumber, pengomposan jenazah manusia diketahui dikenal sebagai Naturaal Organic Reduction (NOR) atau Pengurangan Organik Alami. Upaya tersebut akan jadi pilihan bagi warga yang tidak ingin dikubur atau dikremasi setelah kematian mereka.

Menurut para pengusung peraturan tersebut, NOR merupakan salah satu langkah yang sangat ramah lingkungan. Pasalnya saat ini Tempat Pemakaman Umum (TPU) semakin penuh dan sulit dikembangkan. Begitu juga dengan pembakaran mayat yang mulai dianggap jadi polusi udara karena menghasilkan 360.000 metrik ton karbondioksida per tahun berdasarkan hitungan National Geographic.

"Cara ini jadi opsi tambahan bagi penduduk California yang menginginkan lingkungan yang bersih dan ramah. Sekaligus memberi mereka pilihan lain untuk pemakaman," kata anggota Majelis Demokrat Cristina Garcia, salah satu pihak yang mengusulkan rencana NOR itu.

Sementara Micah Truman, pendiri dan CEO Return Home, sebuah rumah duka di daerah Seattle yang mengkhususkan diri dalam pengomposan manusia, mengatakan adanya peningkatan permintaan untuk praktik ini dalam beberapa tahun terakhir.

Dia mengatakan ketika tubuh dikomposkan, tanah yang dihasilkan dikembalikan ke keluarga untuk dilakukan sesuai keinginan mereka. Menurutnya beberapa pelanggan telah menanam pohon atau bunga, sementara yang lain menyebarkannya ke laut.

Ada yang mendukung ada juga yang menantang kebijakan baru tersebut. Salah satunya adalah Gereja Katolik di California yang paling vokal melakukan penetangan. Menurut mereka mengubah jenazah manusia jadi kompos adalah proses yang hanya bisa dikembangkan untuk ternak bukan manusia.

"NOR pada dasarnya menggunakan proses yang sama dengan sistem pengomposan berkebun di rumah. Menggunakan metode yang sama untuk transformasi sisa-sisa manusia dapat menciptakan jarak spiritual, emosional dan psikologis yang tidak menguntungkan buat almarhum dan keluarganya," ujar Direktur Eksekutif Konferensi Katolik California, Kathleen Domingo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris! Tak Ada Keluarga ataupun Tetangga, Jenazah Ini Akhirnya Diantar Kepala Desa

Miris! Tak Ada Keluarga ataupun Tetangga, Jenazah Ini Akhirnya Diantar Kepala Desa

| Jum'at, 23 September 2022 | 22:22 WIB

Dunia Makin Aneh, Fetish ke Jenazah Perempuan, Namanya Necrophilia, Warganet: Sudah Meninggalpun tak Aman

Dunia Makin Aneh, Fetish ke Jenazah Perempuan, Namanya Necrophilia, Warganet: Sudah Meninggalpun tak Aman

| Jum'at, 23 September 2022 | 18:36 WIB

Amerika Alami Lonjakan Kasus Penyakit Menular Seksual

Amerika Alami Lonjakan Kasus Penyakit Menular Seksual

| Jum'at, 23 September 2022 | 17:53 WIB

Terkini

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas

Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas

Malang | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:11 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman

Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:05 WIB

Pilihan Redaksi: 5 Film Netflix Siap Isi Malam Minggu dengan Adrenalin

Pilihan Redaksi: 5 Film Netflix Siap Isi Malam Minggu dengan Adrenalin

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara

Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara

Batam | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:58 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:45 WIB