Arab Saudi Cabut Aturan Wajib Hijab, Ini Sebabnya

Suara Depok

Sabtu, 24 September 2022 | 18:30 WIB
Arab Saudi Cabut Aturan Wajib Hijab, Ini Sebabnya
Ilustrasi wanita muslim, wanita hijab pakai handphone kirim ucapan hari besar, ucapan idul fitri, ucapan idul adha (Elemen Envato)

Depok.suara.com - Potongan rambut pendek yang dikenal secara lokal dengan kata bahasa Inggris “boy” telah menjadi mencolok terlihat di jalan-jalan ibu kota Arab Saudi. Tren baru ini salah satunya muncul setelah wanita Arab Saudi tidak lagi diharuskan mengenakan hijab, sesuai reformasi sosial yang didorong oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), penguasa de facto Arab Saudi.

Di salah satu salon di pusat kota Riyadh, permintaan untuk potongan rambut "boy" telah melonjak.

“Tujuh atau delapan dari 30 pelanggan memintanya pada hari tertentu,” kata Lamis, seorang penata rambut.

Dia mengaku bahwa tampilan ini menjadi sangat populer sekarang. Permintaannya meningkat, terutama setelah perempuan memasuki pasar tenaga kerja.

"Faktanya banyak wanita tidak mengenakan jilbab (memilih potongan pendek) telah menyoroti penyebarannya”, kata dia.

Menurut Lamis, perkembangan tren ini telah mendorong lebih banyak pelanggan untuk mencobanya, terutama wanita di akhir usia belasan dan dua puluhan.

Kebijakan baru Pangeran MBS bukanlah faktor tunggal menjamurnya tren potongan rambut pendek di kalangan wanita Arab Saudi ini. Penyebab lainnya adalah karena semakin banyak wanita kini bisa bergabung dengan angkatan kerja, bagian utama dari upaya pemerintah untuk membangun kembali ekonomi Saudi.

Perkembangan wanita profesional Arab Saudi

Banyak wanita pekerja yang diwawancarai oleh AFP memuji potongan "boy" sebagai alat untuk menavigasi kehidupan profesional baru mereka. Mereka menggambarkan potongan "boy" (anak laki-laki) sebagai alternatif praktis dan profesional dari gaya yang lebih panjang, yang mungkin mereka sukai di masa prakerja mereka sebelumnya.

baca juga

Dokter Saudi Safi, yang mengambil pekerjaan baru di sebuah rumah sakit di ibu kota, mengaku memutuskan untuk memadukan tampilan jas lab putih standarnya dengan gaya yang dulu pernah dianggap dramatis.

Berjalan ke salon Riyadh, dia memerintahkan penata rambut untuk memotong pendek rambutnya yang panjang dan bergelombang sampai ke leher, gaya yang semakin populer di kalangan wanita pekerja di kerajaan konservatif itu.

Bagi Safi, yang meminta untuk diidentifikasi dengan nama samaran untuk menjaga anonimitasnya, tampilan ini juga berfungsi sebagai bentuk perlindungan dari perhatian laki-laki yang tidak diinginkan, dan memungkinkan dia fokus pada pasiennya.

"Orang suka melihat feminitas dalam penampilan wanita. Gaya ini seperti perisai yang melindungi saya dari orang-orang dan memberi saya kekuatan," katanya.

Kekuatan dan kepercayaan diri
Arab Saudi secara tradisional melarang pria yang "meniru wanita" atau memakai pakaian wanita, dan sebaliknya.

Sementara itu, Rose, seorang pramuniaga sepatu berusia 29 tahun di mal Riyadh, melihat potongan pendek rambutnya merupakan cara untuk menegaskan kemandiriannya dari pria, bukan meniru mereka.

"Itu memberi saya kekuatan dan kepercayaan diri... Saya merasa berbeda, dan mampu melakukan apa yang saya inginkan tanpa perwalian siapa pun", kata Rose, yang tidak mau menyebutkan nama lengkapnya.

Ia juga menjelaskan, pada awalnya, keluarganya menolak jenis potongan tersebut. Karena, itu merupakan sebuah hal yang baru.

"Awalnya keluargaku menolak potongan ini, tapi lama kelamaan mereka terbiasa," tambahnya.

Penerimaan tersebut sebagian mencerminkan pengaruh dari bintang Arab seperti artis Yasmin Raeis atau penyanyi Shirene, yang telah mengadopsi gaya tersebut, menurut stylist Mesir Mai Galal.

"Wanita yang memotong rambutnya dengan cara ini adalah wanita yang karakternya kuat karena tidak mudah bagi wanita untuk membuang rambutnya," kata Galal kepada AFP.

Nouf, yang bekerja di sebuah toko kosmetik, menggambarkan pesan di balik tren potongan "boy".

"Kami ingin mengatakan bahwa kami ada, dan peran kami dalam masyarakat tidak jauh berbeda dengan peran laki-laki di masyarakat," ucapnya.

Rambut pendek, tambahnya, adalah "pertunjukan kekuatan wanita," lanjutnya.

Perubahan kebijakan bagi wanita Arab Saudi

Pencabutan persyaratan hijab hanyalah salah satu dari banyak perubahan bagi wanita Saudi di bawah Pangeran Mohammed, yang dinobatkan sebagai pewaris ayahnya yang berusia 86 tahun, Raja Salman, lima tahun lalu.

Wanita Saudi tidak lagi dilarang mengikuti konser dan acara olahraga. Pada 2018, wanita Arab Saudi juga diperbolehkan mendapatkan hak untuk mengemudi.

Kerajaan Saudi juga melonggarkan apa yang disebut aturan perwalian, yang berarti perempuan sekarang dapat memperoleh paspor dan bepergian ke luar negeri tanpa izin kerabat laki-laki.

Meski begitu, reformasi semacam itu masih disertai dengan tindakan keras terhadap aktivis hak-hak perempuan, yang merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas melawan perbedaan pendapat.

Mendapatkan lebih banyak perempuan untuk bekerja, adalah komponen utama dari rencana reformasi Visi 2030 Pangeran MBS, untuk membuat Arab Saudi tidak terlalu bergantung pada minyak.

Rencana tersebut awalnya menyerukan agar perempuan menyumbang 30 persen dari angkatan kerja pada akhir dekade ini.

“Tetapi, angka itu sudah mencapai 36 persen,” kata Asisten Menteri Pariwisata Kerajaan Putri Haifa Al-Saud kepada Forum Ekonomi Dunia di Davos bulan lalu.

"Kami melihat perempuan hari ini di setiap jenis pekerjaan," kata Putri Haifa, mencatat bahwa 42 persen usaha kecil dan menengah adalah milik perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahasa Sunda Mendunia di Tanah Arab

Bahasa Sunda Mendunia di Tanah Arab

Bandungbarat | Sabtu, 24 September 2022 | 12:26 WIB

Viral Penjual Kurma di Arab Ini Jago Bahasa Sunda!

Viral Penjual Kurma di Arab Ini Jago Bahasa Sunda!

Sukabumi | Sabtu, 24 September 2022 | 10:45 WIB

Arab Saudi Kirim Wanita Muslim Pertama yang Jadi Astronot Tahun 2023

Arab Saudi Kirim Wanita Muslim Pertama yang Jadi Astronot Tahun 2023

Depok | Sabtu, 24 September 2022 | 06:30 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×