Korban Tragedi Kanjuruhan Akibat Gas Air Mata: 3 Hari Sesak Nafas dan Menderita Mata Merah

Suara Depok | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:53 WIB
Korban Tragedi Kanjuruhan Akibat Gas Air Mata: 3 Hari Sesak Nafas dan Menderita Mata Merah
Salah satu korban tragedi Kanjuruhan Malang (Foto: Beritajatim)

Depok.suara.com - Pengalaman nahas harus dialami para suporter ketika menjadi korban Tragedi Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Minggu (01/10/2022). Walau mereka berhasil selamat tetapi korban masih merasakan dampaknya Hingga kini.

Diketahui para Aremania ini ditembaki oleh aparat kepolisian dengan tembakan gas air mata. Karena kejadian ini ada ratusan orang yang meninggal, sedangkan sisanya menderita luka-luka akibat, mulai ringan hingga berat.

Kevia Naswa Ainurrohma (18) seorang 
warga New Puri Kartika Asri, Kota Malang menjadi Salah satu korban yang selamat dari tragedi tersebut. Tetapi dirinya harus menderita mata merah akibat pendarahan dan benturan.

Wanita yang terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu kampus swasta ini  mengalami mata merah pada bagian kanan dan kiri sejak tragedi itu berlangsung sampai saat ini.

Bahkan selama 3 hari, dia sempat mengalami sesak nafas dan mata perih. Dia didiagnosa mengalami pendarahan akibat gas air mata dan benturan.

"Saya periksakan ke poli mata. Kata dokter ada pendarahan akibat gas air mata dan benturan. Perih di mata dan sesak," kata Kevia dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (11/10/2022).

Kevia menuturkan saat kejadian berdarah ini dia menonton bersama salah satu rekannya di tribun 14. Tembakan gas air mata diarahkan polisi ke tribun 12 dan 13. Angin membawa senyawa beracun gas air mata ke tribun 14.

Setelahnya penonton kemudian panik dan membuatnya bergegas menuju pintu 14 agar bisa keluar dari stadion
Tetapi kondisi saat itu penuh dan saling berdesak-desakan.

Karena itulah, Kevia sempat terjatuh dari tangga menuju bawah. Dia kemudian terpisah dengan temannya. Saat itu dia merasakan pedih dan sesak.

Tidak lama kemudian dia ditarik atau dievakuasi oleh Aremania lainnya agar terhindar dari terinjak-injak Aremania lainnya.

"Gas air mata ditembakan ke tribun 12 dan 13 otomatis anginnya ke tribun 14. Sangat dekat karena saya ada di tribun 14 yang dekat dengan tribun 13. Kondisi menuju pintu keluar itu crowded saya sampai terjatuh dan akhirnya terpisah dengan teman saya. Tapi saya beruntung dibantu Aremania lainnya, ditarik keluar supaya saya tidak terjepit dan terinjak-injak," papar Kevia.

Korban lainnya adalah warga Sukoharjo, Klojen, Kota Malang yakni Raffi Atha Dziaulhamdi (14 tahun) siswa SMPN 2 Kota Malang. Dia sempat pingsan selama 2 jam di tribun 10 karena tak mampu menahan perihnya asap gas air mata yang menyelimuti tribun selama sekitar 15 menit.

"Saya sempat pingsan 2 jam karena dada sesak dan mata bagian dalam rasanya sakit. Saya dibawa ke Rumah Sakit Teja, tapi tidak mendapat pertolongan, hanya ditaruh saja. Jadi setelah sadar dari pingsan udah seperti ini mata saya merah. Sekarang udah normal tapi mata saya putihnya jadi merah," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Maaf Atas Terjadinya Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polresta Malang Melakukan Sujud Massal

Minta Maaf Atas Terjadinya Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polresta Malang Melakukan Sujud Massal

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:48 WIB

Pertemuan PSSI dan TGIPF Rampung, Mochamad Iriawan Keluar dari Pintu Belakang, Hindari Wartawan?

Pertemuan PSSI dan TGIPF Rampung, Mochamad Iriawan Keluar dari Pintu Belakang, Hindari Wartawan?

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Miris! Akibat Gas Air Mata, Sebagian Besar Korban Tragedi Kanjuruhan Menderita Mata Merah

Miris! Akibat Gas Air Mata, Sebagian Besar Korban Tragedi Kanjuruhan Menderita Mata Merah

Malang | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:27 WIB

Terkini

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:04 WIB

Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan

Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 22:57 WIB

Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian

Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:56 WIB

IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku

IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:30 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 22:07 WIB