Peneliti : Badai Vortex Sebabkan Hujan Ekstrem di Pulau Jawa

Suara Depok

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:48 WIB
Peneliti : Badai Vortex Sebabkan Hujan Ekstrem di Pulau Jawa
Ilustrasi hujan deras (Unsplash)

Depok.suara.com - Peneliti Klimatologi Pusat Riset Iklim dan Atmosfer dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengatakan eksistensi badai mini vorteks menyebabkan hujan ekstrem melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada 20-22 Oktober 2022.

"Pusaran badai vorteks itu kemudian bergerak dari barat ke timur di atas sepanjang laut selatan Jawa," kata Erma dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Badai vorteks tersebut ditandai dengan pusaran angin dengan radius kurang dari 50 kilometer. Badai itu terbentuk pada awalnya di barat daya Jawa bagian barat di dekat Ujung Kulon pada dinihari, 21 Oktober 2022.

Ia mengatakan badai vorteks tidak hanya menimbulkan angin kencang yang bertahan lama dengan kecepatan tetap, tetapi juga disertai dengan pembentukan hujan ekstrem dalam pola memanjang dan meluas di sepanjang pergerakannya di atas lautan.

Fenomena itu dapat menimbulkan badai ekstrem disertai gelombang tinggi di atas laut (storm surge).

Mengutip dari Antara, Erma menjelaskan, saat menjelang siang, badai di laut tersebut memodifikasi atmosfer di atas pesisir selatan yang secara cepat berinteraksi dengan topografi pegunungan di selatan Jawa Barat menimbulkan hujan meluas dari siang hingga sore hari ini.

Sementara itu, vorteks di atas laut melanjutkan perjalanan ke arah timur menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Badai tersebut mengakibatkan hujan ekstrem meluas terjadi di sejumlah wilayah membentuk klaster hujan dan terjadi secara acak di berbagai wilayah; baik di selatan, tengah, maupun utara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Meskipun acak, wilayah terdampak yang paling sering diguyur hujan deras setiap hari adalah wilayah di selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta wilayah yang berada di dekat pegunungan," katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan klaster hujan di Jawa Tengah terkonsentrasi di area sekitar Gunung Merapi dan Gunung Dieng. Area klaster hujan Merapi adalah Magelang, Purworejo, Surakarta, Yogyakarta, dan sekitarnya.

baca juga

Sementara itu, klaster Dieng, yaitu wilayah Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya. Demikian pula di Jawa Timur, area di sekitar Gunung Kelud, Lawu, Bima, dan Bromo merupakan klaster hujan ekstrem persisten yang dipengaruhi oleh efek orografis. Sehingga, awan-awan yang terbentuk di atas gunung berubah cepat menjadi awan badai yang kuat.

"Inilah salah satu penyebab banjir parah yang terjadi di sepanjang selatan Jawa Timur dekat area pegunungan tersebut, seperti Trenggalek, Blitar, Malang beberapa hari lalu," katanya..

Kejadian hujan ekstrem itu semakin dahsyat ketika beberapa klaster hujan tersebut berinteraksi dengan hujan pesisir selatan karena efek badai di lautan, sehingga berakibat pada penggabungan klaster hujan Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Klaster hujan Jawa Timur yang terkonsentrasi di Magetan dan Jawa Tengah yang terpusat di Yogyakarta bergabung menjadi satu. Fenomena itu menimbulkan hujan deras dan persisten pada 19-20 Oktober 2022 lalu.

Kondisi cuaca yang dipengaruhi oleh badai vorteks tersebut berpotensi bertahan hingga akhir Oktober 2022.

"Selama periode ini, pembentukan dan pergerakan pusaran badai vorteks Borneo di utara dekat wilayah Kalimantan dan vorteks Samudra Hindia selatan Jawa akan menjadi pengontrol utama anomali cuaca yang terjadi di Indonesia," pungkas Erma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Hujan Melanda, 4 Kios Hangus Terbakar di Medan

Meski Hujan Melanda, 4 Kios Hangus Terbakar di Medan

Deli | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Sebelum Beraktivitas, Cek Dulu Nih Ramalan Cuaca Subang Hari Ini

Sebelum Beraktivitas, Cek Dulu Nih Ramalan Cuaca Subang Hari Ini

Purwasuka | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Cek Ramalan Cuaca Karawang Hari Ini, Hujan Gak Ya?

Cek Ramalan Cuaca Karawang Hari Ini, Hujan Gak Ya?

Purwasuka | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×