Presiden Singapura: Pemerkosa yang Berusia Lebih dari 50 Tahun Harus Dapat Hukuman Cambuk!

Suara Depok

Senin, 19 Desember 2022 | 21:21 WIB
Presiden Singapura: Pemerkosa yang Berusia Lebih dari 50 Tahun Harus Dapat Hukuman Cambuk!
Presiden Singapura Halimah Yacob (Instagram/HalimahYacob)

Depok.suara.com - Presiden Singapura Halimah Yacob menyarankan agar pemerkosa berusia 50 tahun atau lebih tetap mendapatkan hukuman cambuk. Hal ini terkait sebuah postingannya di Facebook yang mengungkapkan kekecewaan atas kasus pemerkosaan anak-anak baru-baru ini di rumah mereka sendiri.

Di bawah KUHP Singapura, pemerkosa yang dihukum dapat dipenjara hingga 20 tahun dan didenda atau dicambuk. Tetapi mereka yang berusia 50 tahun ke atas tidak dapat dihukum cambuk, tetapi dapat dipenjara lebih lama sebagai pengganti hukuman fisik.

Pada bulan September tahun lalu, Anggota Parlemen menyarankan agar batas usia untuk hukuman cambuk dinaikkan. Hal ini seperti diungkapkan politisi dari Partai PAP-Bukit Batok
Murali Pillai.

“Saya tidak mengerti mengapa Parlemen harus menganggap mendukung pelanggar seks berulang bahwa dia tidak layak untuk dicambuk ketika dia jelas cukup sehat untuk melakukan tindakan keji tersebut."

Sementara itu pada hari Senin, Halimah mengemukakan gagasan itu lagi, menulis di sebuah posting Facebook.

"Pemerkosa tidak boleh dibebaskan dari hukuman cambuk hanya karena mereka berusia lima puluh tahun. Sungguh ironis bahwa mereka dapat melarikan diri dari rasa sakit yang disebabkan oleh hukuman cambuk meskipun seumur hidup parah. trauma dan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki yang mereka timbulkan dengan kejam pada korbannya yang akan bertahan seumur hidup.

“Dalam beberapa kasus, pemerkosaan dilakukan lebih awal tetapi baru dilaporkan setelah pelaku mencapai usia lima puluh tahun. Sudah saatnya kita meninjau undang-undang ini,” tambahnya.

"Adalah tugas kita untuk melindungi generasi muda kita dan kita tidak boleh mengecewakan mereka."

Pekan lalu, CNA melaporkan kasus seorang pria berusia 54 tahun yang dijatuhi hukuman penjara karena menganiaya putrinya berulang kali sejak dia berusia 10 tahun. Pada bulan November, seorang pria mengaku mencoba memperkosa putrinya yang berusia empat tahun dua kali.

baca juga

Sementara itu seorang ayah lainnya diadili karena diduga mendandani putrinya selama delapan tahun sebelum memperkosanya ketika dia berusia 12 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Bapak Ini untuk Memahami, Putri Nangis Lagi di Sidang: Saya Seorang Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Minta Bapak Ini untuk Memahami, Putri Nangis Lagi di Sidang: Saya Seorang Perempuan Korban Kekerasan Seksual

News | Senin, 19 Desember 2022 | 16:25 WIB

Putri Candrawathi Klaim Dibanting 3 Kali oleh Yosua, Martin: Kok Jalannya Gak Bengkok

Putri Candrawathi Klaim Dibanting 3 Kali oleh Yosua, Martin: Kok Jalannya Gak Bengkok

News | Senin, 19 Desember 2022 | 16:18 WIB

Putri Candrawathi Bohong Lagi, Ternyata Menangis di Depan Hakim Bukan Gegara Pemerkosaan

Putri Candrawathi Bohong Lagi, Ternyata Menangis di Depan Hakim Bukan Gegara Pemerkosaan

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×