Eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum bakal keluar dari Lapas Sukamiskin, Jawa Barat, Selasa (11/4) besok. Terkait hal itu, Anas Urbaningrum disarankan agar meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dan Demokrat setelah bebas dari penjara.
Saran itu disampaikan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief.
"Mulailah hidup baru, hidup yang lebih baik," kata Andi Arief seperti dikutip dari Suara.com, Senin (10/4).
Andi menyebut semua orang punya masa kelam, namun masih ada waktu untuk melakukan perbaikan diri. Menurutnya, lingkungan politik akan menentukan perbaikan diri tersebut.
"Semoga lingkungan politik setelah keluar dari Sukamiskin yang menjadi pilihan adalah yang bersih hati, pikiran dan tindakan," ungkapnya.
Atas dasar itu, sebagai sahabat, Andi pun menyarankan Anas untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada SBY dan Demokrat.
"Sebagai sahabat saya menyarankan AU memilih meminta maaf terbuka kepada bapak SBY dan seluruh kader Demokrat yang hampir karam saat dipimpinnya," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, nantinya dengan menyampaikan permintaan maaf tersebut Anas bisa menghadirkan hati yang bersih.

Saran dari Andi Arief langsung ditanggapi teman karib Anas Urbaningrum, I Gede Pasek Suardika. Namun, Gede Pasek justru menganggap pihak yang mesti meminta maaf kepada Anas adalah SBY.
Baca Juga: Berbohong Telah Diperkosa David Ozora, Hakim Sebut Agnes 5 Kali Bersetubuh dengan Mario Dandy
Terkait ucapan Andi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) awalnya memastikan jika Anas Urbaningrum tak akan membawa dendam lama setelah bebas dari penjara.
Anas disebutnya hanya akan berjuang mencari keadilan atas kriminalisasi yang dialaminya.
"Perlu diketahui, Mas AU (Anas Urbaningrum) tidak membawa dendam keluar penjara. Beliau hanya membawa ikhtiar untuk berjuang mencari keadilan atas kriminalisasi yang terjadi pada dirinya. Setelah bebas baru mulai bisa melangkah berjuang," kata Pasek seperti dikutip dari Suara.com.
Bongkar 'Dosa' SBY ke Anas
Menanggapi ucapan Andi Arief, Gede Pasek justru berbalik memberikan saran kepada SBY untuk meminta maaf kepada Anas setelah keluar penjara. Gede Pasek pun membongkar 'dosa-dosa' SBY kepada Anas.
"Saya pun sama, memberikan saran ke SBY mumpung bulan suci Ramadan dan Mas Anas baru keluar setelah 10 tahun lamanya di dalam maka momentum yang bagus untuk SBY meminta maaf kepada AU," katanya.