Skakmat Otto Hasibuan usai Koar-koar Autopsi Bohong, Prof Eddy Ungkap Temuan 0,2 Mg Sianida di Lambung Mirna: Tak Perlu Orang Hukum Menjelaskan

Dexcon

Rabu, 11 Oktober 2023 | 19:52 WIB
Skakmat Otto Hasibuan usai Koar-koar Autopsi Bohong, Prof Eddy Ungkap Temuan 0,2 Mg Sianida di Lambung Mirna: Tak Perlu Orang Hukum Menjelaskan
Skakmat Otto Hasibuan usai Koar-koar Autopsi Bohong, Prof Eddy Ungkap Temuan 0,2 Mg Sianida di Lambung Mirna: Tak Perlu Orang Hukum Menjelaskan (suara.com/Oke Atmaja)

Pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menyebut proses autopsi terhadap jenazah I Wayan Mirna Salihin adalah sebuah kebohongan. Bahkan, Otto Hasibuan pun menyebutkan jika penyebab kematian karena racun sianida tidak pernah terbukti ada di dalam tubuh Mirna.

Hal itu disampaikan Otto dalam podcast 'Close The Door' yang tayang channel Youtube Deddy Corbuzier pada Sabtu (7/10) lalu.

Menurutnya, ahli forensik yang dilibatkan oleh kepolisian hanya mengambil sampel dalam lambung Mirna Salihin. 

"Tidak diautopsi, dia (jenazah Mirna) hanya diambil sampel. Jadi selama ini orang salah, tidak ada autopsi. Kalau ada autopsi itu menyeluruh, dari otak sampai ke bawah," kata Otto Hasibuan. 

Otto Hasibuan pun memastikan adalah kebohongan jika Mirna diautopsi setelah dinyatakan meninggal karena menenggak racun siandia. 

Otto Hasibuan di Close The Door (Tangkapan Layar/YouTube)
Otto Hasibuan di Close The Door (Tangkapan Layar/YouTube) (sumber:)

"Bohong. Yang ada, adalah pengambilan sampel," kata Otto menanggapi pertanyaan Deddy Corbuzier. 

Ucapan Otto pun lantas ditanggapi oleh Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast Deddy Corbuzier pada Selasa (10/10) kemarin. 

Menurut Prof Eddy, apa yang disampaikan Otto Hasibuan merupakan informasi menyesatkan. Sebab, dia memastikan jika dilakukan proses autopsi setelah tiga hari Mirna Salihin dinyatakan meninggal dunia pada 6 Januari 2016 silam. 

"Jadi ini juga jangan sampai masyarakat terbuai dengan berita-berita menyesatkan. Jadi Mirna itu diautopsi pada 10 Januari, tiga hari setelah kematian itu," kata Prof Eddy.

Ucapan itu disampaikan Prof Eddy lantaran dirinya sempat menjadi saksi ahli dalam kasus Mirna. Menurutnya, saat dilakukan autopsi terhadap jenazah Mirna, memang tidak dilakukan pengambilan sampel hingga di bagian otak karena telah ditemukan kandungan sianida di lambung korban. 

"Bahwa tidak seluruh sampel diambil pada otak dan lainnya itu benar. Mengapa? karena sudah terbukti dari awal. Saya kira tidak perlu orang hukum menjelaskan," katanya.

Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast Deddy Corbuzier pada Selasa (10/10) kemarin. [Tangkapan layar/Youtube.]
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast Deddy Corbuzier pada Selasa (10/10) kemarin. (sumber: Tangkapan layar/Youtube.)

Prof Eddy memastikan jika ditemukan 0,2 miligram sianida di lambung Mirna. Temuan kandungan sianida itu berdasar berita acara pemeriksaan (BAP) Dokter forensik RSCM, Budi Sampurna yang dilibatkan menjadi saksi ahli kasus tersebut. 

"Ini juga perlu kita luruskan, jadi dikatakan ditemukan 0,2 miligram sianida, 2,2 miligram per liter. Jangan dilihat separuh-paruh. Jadi kita baca BAP dari Prof Budi Sampurna, ahli forensik. Benda itu dimasukan berwujud NaCN, natrium sianida, berbentuk seperti garam," bebernya. 

"Dalam BAP Budi Sampurna dikatakan bahwa, lambung yang diambil sampel itu (terdapat) natrium sianida sebagai racun yang mematikan. Dalam bahasanya kalau kita lihat di visum et repertum, dari hasil autopsi, lambungnya itu korosif, lalu kemudian dalam pemeriksaan awal, mulut dan kerongkong juga korosif," imbuhnya. 

Diketahui, Jessica Wongso telah dinyatakan bersalah dan divonis selama 20 tahun penjara atas kematian Mirna Salihin pada 2016 lalu. Jessica Wongso terhitung sudah tujuh tahun menjalani masa penahanan setelah dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Psikopat, Jessica Wongso Ternyata  Punya Kepribadian Ganda, Prof Eddy Hiariej: Orang Seperti Ini Sulit Terdeteksi Lie Detector

Bukan Psikopat, Jessica Wongso Ternyata Punya Kepribadian Ganda, Prof Eddy Hiariej: Orang Seperti Ini Sulit Terdeteksi Lie Detector

Dexcon | Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:03 WIB

Ngeri! Ini Film yang Inspirasi Jessica Wongso Bunuh Mirna Pakai Racun Sianida

Ngeri! Ini Film yang Inspirasi Jessica Wongso Bunuh Mirna Pakai Racun Sianida

Dexcon | Selasa, 10 Oktober 2023 | 21:44 WIB

Prof Eddy Hiariej Tertawa Dengar Cerita Jessica Wongso Dihipnotis, Otto Hasibuan Sebar Hoaks?

Prof Eddy Hiariej Tertawa Dengar Cerita Jessica Wongso Dihipnotis, Otto Hasibuan Sebar Hoaks?

Dexcon | Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:32 WIB

Wamenkumham Bantah Jessica Wongso Ditahan di Sel Tikus, Deddy Corbuzier: Kalau Orang Normal, Seminggu Sudah Gila

Wamenkumham Bantah Jessica Wongso Ditahan di Sel Tikus, Deddy Corbuzier: Kalau Orang Normal, Seminggu Sudah Gila

Dexcon | Selasa, 10 Oktober 2023 | 19:20 WIB

Terkini

Andi Sudirman Percepat Rehabilitasi, 4.000 Hektare Lahan Pertanian Sinjai Segera Dapat Air

Andi Sudirman Percepat Rehabilitasi, 4.000 Hektare Lahan Pertanian Sinjai Segera Dapat Air

Sulsel | Senin, 15 Juni 2026 | 12:37 WIB

5 Bedak Tabur Non Comedogenic BPOM Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Bedak Tabur Non Comedogenic BPOM Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola

Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:35 WIB

Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!

Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!

Riau | Senin, 15 Juni 2026 | 12:31 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland: The Animation Masuk Nominasi TCA Awards 2026

Anime Disney Twisted-Wonderland: The Animation Masuk Nominasi TCA Awards 2026

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 12:30 WIB

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:26 WIB

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB

Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra

Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB