Suara.com - Penyanyi Inggris, Adele, menegaskan bahwa dia tak pernah memberikan izin bagi siapa pun untuk menggunakan lagu-lagunya dalam kampanye politik.
Juru bicara Adele, pada Senin (1/2/2016), mengeluarkan penegasan itu setelah bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, memutar lagu "Rolling in the Deep" dalam kampanyenya di Iowa.
"Adele tak pernah memberi izin agar musiknya digunakan dalam kampanye politik," kata juru bicara itu dalam email yang diterima Reuters.
Meski demikian juru bicara Adele itu tak memberikan informasi apakah Adele mempertimbangkan langkah hukum untuk mencegah musik-musiknya digunakan lagi dalam kampanye politik.
Adele bukan satu-satunya artis yang tak senang lagu-lagunya dimanfaatkan oleh para politikus. Pada September lalu band rock R.E.M mengecam Trump karena menggunakan lagu mereka "It's the End of the World" dalam sebuah kampanye.