Anak Rano Karno Ajukan Perdamaian kepada Korban

Tomi Tresnady, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 10 Maret 2016 | 12:10 WIB
Anak Rano Karno Ajukan Perdamaian kepada Korban
Penyidik KPK memeriksa Gubernur Banten Rano Karno, Kamis (7/1/2016), di Gedung KPK, Jakarta, sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dalam rencana pembentukan bank baru di Banten. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Anak Gubernur Banten Rano Karno, Rakha Widhyarma, mengajukan upaya damai terkait kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (9/3/2016) kemarin.

Rakha menyeruduk taksi Blue Bird nomor polisi B 1855 BTG yang dikemudikan Wawan dan sebuah motor Yamaha Vixion nomor polisi B 6575 GOJ yang ditunggangi Anggoro.

"Iya ngajuin upaya perdamaian aja," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta Komisaris M. Salim Magdi saat dihubungi suara.com, Kamis (10/3/2016).

Meski kedua korban tidak mengalami luka serius, kata Salim, mobil taksi maupun motor mengalami kerusakan parah. "Iya korbannya pengguna motor, tapi nggak ada luka serius, hanya kendaraannya aja yang rusak. Sopir taksi juga nggak apa-apa, hanya kendaraannya aja yang rusak.Penyok parah itu."

Salim mengatakan, walau nantinya Rakha mengajukan damai kepada kedua korban, pihaknya tetap memproses hukum terkait adanya unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan. Rakha pun bakal diberi surat tilang terkait kecelakaan tersebut.

"Kalau semuanya korbannya bisa didamaikan ya, udah selesai. Nanti kita hanya tilang aja," kata Salim.

Rakha dan temannya, Karina Andetia, pernah ditangkap polisi di kediamannya di Jalan Perkici Raya EB Nomor 42 Bintaro Jaya Sektor 5 Jakarta Selatan pada 6 Maret 2012 karena telah memesan lima butir ekstasi dari Malaysia.

Rano menuturkan saat itu, anaknya menderita bipolar karena sering diejek bukan anak kandungnya. Rakha, kata Rano, mudah sedih, mudah stres, dan emosinya labil.

Rakha pun menjalani pengobatan khusus dari dokter. Namun dia tak menyangka putranya itu bisa bersentuhan dengan narkoba.

Selama itu, menurut Rano, dokter pernah memberikan obat khusus baginya. Namun Rano tak menyangka bahwa Rakha kemudian juga mengkonsumsi narkoba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Ditilang, Anak Rano Karno Diperiksa Indikasi Narkoba

Selain Ditilang, Anak Rano Karno Diperiksa Indikasi Narkoba

Entertainment | Kamis, 10 Maret 2016 | 11:04 WIB

Anak Rano Karno Tabrak Taksi dan Motor, Polisi Periksa Korban

Anak Rano Karno Tabrak Taksi dan Motor, Polisi Periksa Korban

Entertainment | Kamis, 10 Maret 2016 | 10:53 WIB

Mobil Seruduk Taksi, Anak Rano Karno Diperiksa Polisi Besok

Mobil Seruduk Taksi, Anak Rano Karno Diperiksa Polisi Besok

Entertainment | Rabu, 09 Maret 2016 | 20:18 WIB

Anak Rano Karno Tabrakan di Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Anak Rano Karno Tabrakan di Dekat Bandara Soekarno-Hatta

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 17:44 WIB

Rano Karno Bersaing Dengan Empat Balon Lain Untuk Jadi Cagub PDIP

Rano Karno Bersaing Dengan Empat Balon Lain Untuk Jadi Cagub PDIP

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 16:24 WIB

Rano Karno Belum Daftar Jadi Calon Gubernur PDI Perjuangan

Rano Karno Belum Daftar Jadi Calon Gubernur PDI Perjuangan

News | Senin, 29 Februari 2016 | 18:10 WIB

Diperiksa KPK, Rano Karno Mengaku Cuma Lengkapi Berkas

Diperiksa KPK, Rano Karno Mengaku Cuma Lengkapi Berkas

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 16:01 WIB

Rano Karno Kembali Diperiksa KPK

Rano Karno Kembali Diperiksa KPK

Foto | Jum'at, 22 Januari 2016 | 15:42 WIB

Rano Karno Enggan Sebut Partai Anggota DPRD yang Minta Uang

Rano Karno Enggan Sebut Partai Anggota DPRD yang Minta Uang

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 17:04 WIB

Rano Karno Diperiksa KPK

Rano Karno Diperiksa KPK

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 13:47 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×