Paspampres AS Siap Selidiki Kasus Uang Palsu Rapper 50 Cent?

Yazir Farouk

Kamis, 10 Maret 2016 | 15:53 WIB
Paspampres AS Siap Selidiki Kasus Uang Palsu Rapper 50 Cent?
Rapper 50 Cent. [Shutterstock]

Suara.com - Rapper 50 Cent telah mengakui tumpukan uang yang dipamerkan di akun Instagramnya beberapa waktu lalu adalah uang palsu. Dia beralasan memakai properti uang palsu untuk menjaga brand atau produk yang dipromosikan.

Penjelasan itu disampaikan 50 Cent melalui pengacaranya di pengadilan. Hakim minta klarifikasi karena sebelumnya laki-laki bernama asli Curtis James Jackson III itu mengajukan permohonan status bangkrut setelah kalah dalam gugatan senilai belasan juta dolar oleh perusahaan sebuah merk ponsel.

Kendati begitu, 50 Cent belum bisa bernafas lega. Penggunaan uang palsu bisa saja menyeretnya kepada masalah baru, yakni terkait salah satu tugas Secret Service atau pasukan khusus pengawal presiden Amerika Serikat. Secret Service adalah badan yang bertanggung jawab untuk menindak pemalsuan mata uang AS.

Seperti dilansir Billboard, Kamis (10/3/2016), Juru Bicara badan kemanan rahasia itu, Robert Hoback enggan berkomentar secara langsung mengenai kasus 50 Cent. Dia hanya memberitahu ada aturan terkait izin percetakan, penebitan, dan ilustrasi mata uang AS. Kata dia, mata uang AS boleh ditiru sebagai ilustrasi namun hanya tiga perempat dari ukuran aslinya. Itu pun properti harus dimusnahkan setelah digunakan.

secret Service pernah melakukan investigasi untuk penggunaan poperti uang yang salah. Itu terjadi pada tahun 2000 saat adegan ledakan di film Rush Hour 2. Ledakan itu menyebabkan ratusan ribu dolar uang palsu berhamburan dan jatuh ke tangan para figuran dan pejalan kaki.

Hoback mengiyakan sekalipun sudah mematuhi protokol di percetakan dan penerbitan, tetap saja penggunaan uang palsu bisa menimbulkan masalah hukum. Tapi Hoback tak bisa menjawab apakah penggunaan uang palsu di media sosial seperti yang dilakukan 50 Cent melanggar hukum. Sebab, apa yang dilakukannya bukan untuk video musik, film atau tujuan hiburan lainnya, melainkan menjual merk.

"Pada intinya jika itu uang palsu dan kita dibuat sadar itu, kami akan menyelidiki," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Peredaran Uang Palsu di Jatim Makin Meningkat

BI: Peredaran Uang Palsu di Jatim Makin Meningkat

Bisnis | Kamis, 25 Februari 2016 | 02:49 WIB

Peredaran Uang Palsu di Bali Meningkat

Peredaran Uang Palsu di Bali Meningkat

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 10:20 WIB

Usai Pesta Seks, Dua PSK Lapor Polisi Karena Dibayar Duit Palsu

Usai Pesta Seks, Dua PSK Lapor Polisi Karena Dibayar Duit Palsu

News | Jum'at, 20 November 2015 | 19:26 WIB

Pabrik Uang Palsu untuk Kebutuhan Money Politic Digerebek

Pabrik Uang Palsu untuk Kebutuhan Money Politic Digerebek

News | Jum'at, 13 November 2015 | 20:57 WIB

Rapper 50 Cent Dituduh Rampok Perhiasan Rp3,2 M

Rapper 50 Cent Dituduh Rampok Perhiasan Rp3,2 M

Entertainment | Senin, 11 Mei 2015 | 09:45 WIB

Baru Berusia 2 Tahun, Anak Ini Kado Ultahnya "Mercedes-Benz ML"

Baru Berusia 2 Tahun, Anak Ini Kado Ultahnya "Mercedes-Benz ML"

Otomotif | Kamis, 04 September 2014 | 15:36 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×