Ahmad Dhani Bantah Gelontor Rp15 Juta untuk Demo 212

Madinah, Welly Hidayat

Selasa, 20 Desember 2016 | 17:26 WIB
Ahmad Dhani Bantah Gelontor Rp15 Juta untuk Demo 212
Ahmad Dhani [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Musisi Ahmad Dhani membantah menggelontor duit Rp15 juta untuk menyewa mobil komando dan sound system dalam aksi 2 Desember 2016 lalu.

"Harusnya saya iya (bayar sewa mobil komando), kebetulan saya nggak ada uang. Rencananya iya," kata Ahmad Dhani usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2016).

Dhani mengaku trauma karena sebelumnya mobil komando yang disewa pernah ditahan polisi. waktu itu, mobil tersebut akan dipakai dalam unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya kan pernah nyewa mobil komando ditangkap polisi. Jadi saya takut nanti udah nyewa ketangkep lagi," ujar Dhani.

Mobil komando tadi, kata Dhani, rencananya akan digunakan dalam orasi Habib Rizieq Shihab. Namun, dia tak tahu menahu jika mobil tersebut juga akan digunakan untuk demonstrasi di depan gedung DPR.

"Digunakan habib Rizieq (rencana mobil komando). Saya Nggak tahu (rencana mobil komando untuk aksi di DPR)," ujar Dhani.

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai Priboemi Yakub Arupalakka, yang diperiksa sebagai saksi dugaan makar TSK Rachmawati Soekarno Putri menceritakan dirinya dicecar penyidik tentang aliran dana untuk pembayaran mobil komando dan sound system dalam aksi 2 Desember 2016. Yakub menyebut biaya yang dikeluarkan sebesar Rp15 juta.

"Mobil komando dan sound system itu Rp15 juta," kata Yakub di Polda Metro Jaya, Senin (19/12/2016).

Menurut Yakub, awalnya biaya tersebut akan dibayarkan Ahmad Dhani. Namun, lanjyt dia, karena hingga 1 Desember Dhani belum menyerahkan uang, akhirnya sebagian ditalangi Eko Suryo Santjojo. Eko merupakan salah satu tersangka dugaan merencanakan makar.

baca juga

"Tapi baru ditransfer (Eko) Rp9 juta. Hanya satu mobil komando," kata Yakub.

"Karena Ahmad Dhani tidak sempat menghubungi saya dan last minute, Mas Eko transfer Rp9 juta dulu," Yakub menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Bingung Diperiksa sebagai Saksi Makar

Ahmad Dhani Bingung Diperiksa sebagai Saksi Makar

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 16:54 WIB

Kasus Penghinaan Jokowi, Ahmad Dhani Pede Dibela Yusril

Kasus Penghinaan Jokowi, Ahmad Dhani Pede Dibela Yusril

Entertainment | Selasa, 20 Desember 2016 | 16:49 WIB

Jadi TSK Penghina Jokowi, Dhani Ngaku Elektabilitas Malah Naik

Jadi TSK Penghina Jokowi, Dhani Ngaku Elektabilitas Malah Naik

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 16:41 WIB

Bandingkan Ahmad Dhani dengan Habib Rizieq, Farhat: Beda Tipis

Bandingkan Ahmad Dhani dengan Habib Rizieq, Farhat: Beda Tipis

Entertainment | Selasa, 20 Desember 2016 | 16:06 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×