alexametrics

Makki Ungu Siap Jelajahi 7 Gunung di Jawa dan Lombok

Yazir Farouk | Ismail
Makki Ungu Siap Jelajahi 7 Gunung di Jawa dan Lombok
Makki Ungu [Instagram/makki_parikesit]

"Saya melakukan ekspedisi ini karena saya ingin mulai lagi serius menekuni kegiatan-kegiatan outdoor," kata Makki Ungu.

Suara.com - Di tengah kesibukan sebagai personel band Ungu, Makki Omar Parikesit atau Makki Ungu bakal menjelajahi tujuh gunung di Jawa dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ekspedisi yang dilakukan Makki bernama Parikesit 7 Saga.

Tujuh gunung yang akan didaki adalah Ciremai, Sindoro, Sumbing, Lawu, Arjuno, Welirang, dan terakhir Rinjani.

Makki Ungu [Instagram/makki_parikesit]
Makki Ungu [Instagram/makki_parikesit]

"Saya melakukan ekspedisi ini karena saya ingin mulai lagi serius menekuni kegiatan-kegiatan outdoor," kata Makki saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021).

Rangkaian kegiatan tersebut akan dimulai hari ini dan berlangsung selama sebulan. Makki dalam perjalanannya menggunakan motor gede, yakni Ducati MultiStrada 950 dan Scrambler Ducati Sixty2.

Baca Juga: Wow! Pendaki Gunung Slamet Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Makki Ungu digandeng Studio Belantara, sebuah rumah produksi animasi dan karya audio-visual lain, bersama Archipelago, perusahaan pengelola kegiatan adventure traveling.

Makki Ungu [Instagram/makki_parikesit]
Makki Ungu [Instagram/makki_parikesit]

Perjalanan tersebut juga menjadi hasrat terpendamnya selama 25 tahun sudah berkecimpung di industri musik Tanah Air.

"Dulu, sebagai musisi, saya selama 25 tahun berkali-kali mengelilingi Indonesia dan beberapa negara di dunia, tapi belum sempat secara mendalam menjelajah daerah-daerah yang saya datangi," ujar Makki.

Makki sudah menyiapkan fisik dan mental sejak empat bulan lalu. Dia sadar ekspedisinya ini bakal menguras tenaga dan pikiran.

Bukan cuma jalan-jalan, ekspedisi ini juga disertakan pertunjukan musik. Nantinya Makki akan berkolaborasi dengan sejumlah pemusik lokal di Desa Argamukti, Desa Kledung, Dusun Butuh, dan Desa Sembalun.

Baca Juga: Meniti Jalur Baru Gunung Slamet via Cemarasakti, Apa Saja yang Harus Diketahui?

"Bakal capek sih yang pasti. Dibawa seneng aja. Bukan nyanyi serius kaya ngeband gitu nggak. Ngobrol sama warga lokal aja," kata Makki.

Selain itu, ekspedisi ini juga mengangkat kepedulian terhadap pendidikan dan budaya warga lokal.

"Dalam konteks bersahabat dengan kearifan lokal ya karena mereka ceritanya luar biasa dan menarik buat di gali gitu," kata Makki.

Komentar