Disindir Nikita Mirzani Gagal Menjabat Menteri, Najwa Shihab Justru Pernah Ditawari Jadi Calon Presiden!

Yazir Farouk, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 19 September 2022 | 19:39 WIB
Disindir Nikita Mirzani Gagal Menjabat Menteri, Najwa Shihab Justru Pernah Ditawari Jadi Calon Presiden!
Najwa Shihab ditemui di sela-sela jumpa pers kembalinya program talkshow Mata Najwa, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2018) [suara.com/Ismail].

Suara.com - Nikita Mirzani kembali menyindir Najwa Shihab bahwa pembawa acara Mata Najwa itu pernah gagal menjadi menteri. Kegagalan itu lantas disebut Nikita bikin Najwa sakit hati sehingga sering mengkritik kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi, dulu Mbak Nana itu pengin jadi menteri guys, menteri pendidikan. Namun Bapak Jokowi lebih memilih yang satu itu laki-laki jadi retaklah hatinya guys," kata Nikita Mirzani dalam story Instagram-nya.

Tudingan Nikita Mirzani ini bertolak belakang dengan pengakuan Najwa Shihab. Dalam obrolannya dengan Putri Tanjung di kanal Youtube CXO Media, Najwa Shihab mengaku sering ditawari berbagai jabatan. Video ini diunggah pada 20 Agustus 2020.

"Jujur dari dulu sampai sekarang ya, tawaran-tawaran itu selalu ada dan sekarang makin sering. Apalagi dulu waktu 30 persen perempuan masuk politik, kayaknya hampir semua partai politik nawarin gue jadi caleg deh," kata Najwa Shihab dilansir dari youtube CXO Media, Senin (19/9/2022).

Tak hanya menjadi calon legislatif, Najwa Shihab juga pernah ditawari menjadi walikota hingga bupati di daerah-daerah terpencil. Bahkan, ia juga pernah ditawari menjadi menteri, calon wakil presiden hingga calon presiden. 

Adu Gaya Nikita Mirzani dan Najwa Shihab (Instagram/nikitamirzanimawardi_172 dan najwashihab)
Adu Gaya Nikita Mirzani dan Najwa Shihab (Instagram/nikitamirzanimawardi_172 dan najwashihab)

"Jadi, gue udah pernah ditawarin jadi calon walikota, bupati di daerah antah berantah itu pernah ada yang nawarin. Menteri, calon presiden, wakil presiden juga (pernah)," ujarnya.

Tetapi, Najwa Shihab selalu berpikir berulang kali setiap kali mendapat tawaran tersebut. Ia selalu membandingkan dengan posisinya sekarang, yang menjadi pembawa acara Mata Najwa sekaligus pemilik Narasi.

"Ketika tawaran itu muncul, aku memang selalu berpikir sih tentang itu sih. Tapi, setiap kali tawaran itu datang aku selalu berpikir posisi sekarang lebih banyak manfaat atau mudharatnya," katanya.

Pada akhirnya, Najwa Shihab pun selalu menolak tawaran itu. Dia merasa posisinya sekarang sudah cukup untuk membawa dampak kepada semua orang.

baca juga

Sehingga, ia merasa tidak perlu berada di jabatan yang paling tinggi untuk membawa pengaruh baik kepada masyarakat.

"Sampai terakhir ada tawaran itu aku berpikir kayaknya lebih banyak manfaatnya di posisi sekarang," kata Najwa Shihab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Terus Serang Najwa Shihab Tapi Diserang Balik Netizen

Nikita Mirzani Terus Serang Najwa Shihab Tapi Diserang Balik Netizen

Sumsel | Senin, 19 September 2022 | 18:36 WIB

Najwa Shihab Diejek Istri Polisi, Nana Dibela Warganet

Najwa Shihab Diejek Istri Polisi, Nana Dibela Warganet

Bandungbarat | Senin, 19 September 2022 | 18:35 WIB

Masih Pengen Bebas Pakai Bikini, Nikita Mirzani Tolak Tawaran Jadi Caleg

Masih Pengen Bebas Pakai Bikini, Nikita Mirzani Tolak Tawaran Jadi Caleg

Entertainment | Senin, 19 September 2022 | 18:18 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×