Suara.com - Bunga Citra Lestari (BCL) dihadapkan pada situasi sulit di tengah kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh suaminya, Tiko Aryawardhana. Meskipun demikian, BCL menunjukkan sikap tegar dan tetap memberikan dukungan kepada sang suami.
"Sebagaimana istri tetap mensupport ya tidak ada perasaan yang berubah, tetap bahagia mereka. Mereka menyerahkan masalah ini ke lawyer biar pengacara yang menyelesaikan," ujar Irfan, pengacara Tiko kepada media.
Dia juga menyebut BCL tidak ingin terlalu terlibat dalam kasus ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum. Ia juga menegaskan bahwa rasa cinta BCL kepada Tiko tidak berubah despite the ongoing legal issues.

Sikap BCL yang santai dan tetap menikmati hidup terlihat dari unggahan InstaStory miliknya baru-baru ini. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik, apakah BCL akan berubah dan terpengaruh dengan kasus yang menimpa suaminya?
Kasus dugaan penggelapan dana ini bermula dari perusahaan yang didirikan Tiko pada tahun 2015 bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS). AW, mantan istri Tiko, menduduki jabatan komisaris di perusahaan tersebut, sedangkan Tiko sebagai direktur.
Kecurigaan AW muncul ketika Tiko mengatakan bahwa perusahaan akan tutup pada tahun 2019. Dugaan semakin kuat setelah AW menemukan dua dokumen P&L (profit and loss) yang janggal dan adanya penggunaan dana hingga Rp6,9 miliar yang tidak jelas peruntukannya.
Kasus ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian. Belum diketahui pasti bagaimana kelanjutannya dan apakah BCL akan terpengaruh dengan kasus ini.