Kata 'Goblok' Ternyata Sering Dipakai Gus Miftah, Dulu Ngamuk ke Jamaah karena Dijuluki Kyai PSK

Yazir Farouk, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 05 Desember 2024 | 17:38 WIB
Kata 'Goblok' Ternyata Sering Dipakai Gus Miftah, Dulu Ngamuk ke Jamaah karena Dijuluki Kyai PSK
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah. [Suarajogja.id/Hiskia]

Suara.com - Beberapa video lawas Gus Miftah ketika berdakwah kembali viral imbas dia menghina dan mengolok-ngolok penjual es teh bernama Sunhaji. 

Jauh sebelum mempermalukan Sunhaji, Gus Miftah ternyata pernah mengakui kalau dia adalah kyai yang sering mengurus pekerja seks komersial (PSK).

Dalam video yang kini kembali viral, pria asal Jogja ini membahas soal banyaknya kyai di Indonesia, tetapi hanya dia yang peduli terhadap PSK. 

"Kyai itu banyak, tapi jarang yang ngurusin lont*, siapa? Gus Miftah," ujar Gus Miftah dalam kajiannya dilansir dari Instagram @lambe__danu, Kamis (5/12/2024).

Namun, Gus Miftah justru tak terima ketika dia disebut sebagai kyai para pelacur. Dia lebih suka dijuluki kiayi mahal. 

Bahkan, Gus Miftah juga menghina para pengikut kajiannya bodoh karena menyebutnya sebagai kyai pelacur.

"Kyai mahal goblok, malah kyai lont*," ujar Gus Miftah dengan nada tinggi.

Utusan Khusus Presiden Miftah Maulana atau Gus Miftah (Suarajogja.id/Hiskia)
Utusan Khusus Presiden Miftah Maulana atau Gus Miftah (Suarajogja.id/Hiskia)

Bukan tanpa alasan, Gus Miftah ingin dikenal sebagai kyai mahal karena bayarannya yang tinggi setiap kali diundang dakwah.

"Baliknya itu ke mahal, jangan ke lonte," ujarnya.

baca juga

Sejumlah warganet heran dengan tutur kata Gus Miftah yang menggunakan diksi kurang baik ketika berceramah.

"Tutur katanya jelek kayak wajahnya," kata @ind_be**.

"Ternyata emang kebiasaan pakai tutur kata yang kasar, terus kok bisa jadi utusan khusus presiden. Kon bisa min @gerindra tolong jelaskan ya," kata @febrian**.

"Kok bisa modelan begini diangkat jadi utusan khusus ya?" kata @koh_ami**.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliran Dana Donasi Agus Bakal Diaudit, Wawa yang Pernah Pakai Buat Bayar Utang Harus Tanggung Jawab

Aliran Dana Donasi Agus Bakal Diaudit, Wawa yang Pernah Pakai Buat Bayar Utang Harus Tanggung Jawab

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:53 WIB

Jejak Digital Gus Miftah Hina Yati Pesek Jelek, Kalau Cantik Jadi PSK

Jejak Digital Gus Miftah Hina Yati Pesek Jelek, Kalau Cantik Jadi PSK

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:13 WIB

Datangi Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah, Umi Pipik Ungkap Sosok Sungaji

Datangi Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah, Umi Pipik Ungkap Sosok Sungaji

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:20 WIB

Ucapan Kontroversial Nikita Mirzani tentang Kasus Gus Miftah dan Penjual Es Teh

Ucapan Kontroversial Nikita Mirzani tentang Kasus Gus Miftah dan Penjual Es Teh

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:36 WIB

Pihak Agus Salim Tuding Pratiwi Noviyanthi Manfaatkan Penderitaannya Demi Penghargaan

Pihak Agus Salim Tuding Pratiwi Noviyanthi Manfaatkan Penderitaannya Demi Penghargaan

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 13:28 WIB

Diprediksi Gagal Dapat Uang Agus, Farhat Abbas Dikasih Hadiah Spesial dari Teh Novi

Diprediksi Gagal Dapat Uang Agus, Farhat Abbas Dikasih Hadiah Spesial dari Teh Novi

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 21:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×