Suara.com - Berpulangnya dua pendaki senior, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono di Puncak Carstensz pada Sabtu (1/3/2025) ikut dikomentari Sal Priadi. Lewat sebuah tulisan di X, Senin (3/3/2025), Sal mengawali ceritanya soal sosok Lilie dan Elsa semasa hidup.
"Yang berpulang dalam pendakian Carstensz adalah sepasang sahabat," ujar Sal Priadi.
![Unggahan Sal Priadi. [X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/03/56371-unggahan-sal-priadi.jpg)
Lebih lanjut, Sal Priadi menjelaskan bahwa dirinya tinggal tak jauh dari SMA tempat Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono pernah menimba ilmu. Di sana pun, mereka dikenal sebagai pecinta alam.
"Mereka alumni SMA Dempo Malang. Tak jauh dari rumahku. Sama-sama pecinta alam sejak belia," terang Sal Priadi.
Sal Priadi menutup cerita singkatnya lewat ucapan belasungkawa bagi Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono. Ia mendoakan keduanya beristirahat dengan tenang di pelukan Puncak Carstensz.
"Bu Elsa dan Bu Lilie, semoga tenang di pelukan-Nya kini," kata Sal Priadi.
Sal Priadi tak lupa mendoakan keluarga Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono untuk tabah menghadapi cobaan berat atas berpulangnya kedua sahabat di Puncak Carstensz.
"Juga keluarga yang ditinggalkan, diberi lapang dan ketabahan," ucap Sal Priadi.
Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono diduga tidak selamat dari hipotermia, dan menghembuskan napas terakhir di Teras Dua Puncak Carstensz. Mereka terjebak hujan salju dan hujan angin kencang saat akan turun ke base camp.
![Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, pendaki Puncak Carstensz yang meninggal dunia. [Instagram@tropik_adventure]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/02/60335-lilie-wijayanti-dan-elsa-laksono-pendaki-puncak-carstensz-yang-meninggal-dunia.jpg)
Selain Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, ada tiga pendaki lain yakni Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana dan Saroni yang juga terdampak cuaca ekstrim. Beruntung, mereka masih selamat meski mengalami hipotermia.
Nasib Fiersa Besari lebih mujur lagi. Ia dan rekannya, Furki Rahmi Syahroni berhasil sampai di base camp di hari yang sama dengan waktu dimulainya pendakian mereka pada Jumat (28/2/2025).
"Pukul 22.48 WIT, pendaki atas nama Fiersa dan Furky tiba di base camp," bunyi salah satu poin dalam rincian kronologi kejadian yang tersebar di kalangan awak media, Minggu (2/3/2025).