Berani, Rayen Pono Sebut AKSI Pengemis dan Butiran Debu Tanpa Ahmad Dhani

Yazir F

Jum'at, 02 Mei 2025 | 21:42 WIB
Berani, Rayen Pono Sebut AKSI Pengemis dan Butiran Debu Tanpa Ahmad Dhani
Rayen Pono (Instagram/rayenpono)

Suara.com - Rayen Pono kembali memberikan pernyataan kontroversial terkait Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia atau AKSI.

Asosiasi para pencipta lagu Indonesia yang tengah memperjuangkan sistem direct license tersebut dinilai hanya bergantung kepada Ahmad Dhani.

Rayen Pono bahkan menyatakan bahwa para pencipta lagu yang bernaung di AKSI terpaksa menjadi pengemis.

"Pencipta lagu (AKSI) terpaksa harus menjadi pengemis dan AKSI tanpa Ahmad Dhani adalah butiran debu," tulis Rayen Pono melalui Instagram pada Jumat, 2 Mei 2025.

Pernyataan kontroversial itu pun dapat dipertanggungjawabkan oleh Rayen Pono sehingga tidak akan pernah ditariknya kembali.

"Adalah statement yang tidak akan pernah saya cabut dan bisa saya pertanggungjawabkan dengan argumentasi yang jantan dan logis," imbuh mantan personel Pasto tersebut.

Di caption, Rayen Pono menyindir 'gerombolan' AKSI sedang gelisah tetapi tidak dijelaskan secara rinci alasannya.

"Gerombolan harusnya bisa mengendalikan situasi, ini kok malah gelisah," ledek Rayen Pono yang menambahkan emoji tertawa.

baca juga

Hingga berita ini dituliskan, belum ada tanggapan dari Ahmad Dhani maupun AKSI terkait pernyataan Rayen Pono.

Kronologi Perseteruan Rayen Pono vs Ahmad Dhani

Rayen Pono semula tak berniat memihak AKSI maupun Vibrasi Suara Indonesia (VISI) yang menaungi para penyanyi.

Sebagai penyanyi yang juga pencipta lagu, Rayen Pono menilai dua 'gerombolan' tersebut sama-sama memihak kepentingan masing-masing.

Rayen Pono hanya berharap permasalahan royalti lagu yang berkaitan dengan UU Hak Cipta ini dapat diselesaikan tanpa merugikan salah satu pihak.

Namun penggunaan kata 'gerombolan' yang diucapkan Rayen Pono saat berbincang dengan Ryan D'Masiv itu kurang berkenan di telinga Ahmad Dhani.

Kata 'gerombolan' dirasa berkonotasi negatif. Ahmad Dhani pun mengaku tak mengenal Rayen Pono yang berani-beraninya mengkritik AKSI yang beranggotakan para pencipta lagu senior.

Padahal sebagaimana diketahui, Rayen Pono memulai debutnya sebagai penyanyi di grup Pasto yang diproduseri Maia Estianty mantan istri Ahmad Dhani.

Perseteruan berlanjut dengan undangan kepada Rayen Pono untuk mengikuti debat terbuka tentang UU Hak Cipta.

Sayangnya Ahmad Dhani mengundang dengan cara kurang sopan, yaitu mengganti nama Rayen Pono menjadi 'Rayen Porno'.

Ahmad Dhani pun meminta maaf, asalkan Rayen Pono bersedia datang ke debat terbuka yang digelar AKSI.

Akan tetapi di forum terbuka itu, Ahmad Dhani justru terang-terangan mengganti nama Rayen Pono dengan 'Rayen Porno'.

Kejadian itu memantik amarah keluarga Pono yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.

Sementara Ahmad Dhani merasa masalah nama itu terlalu dibesar-besarkan. Apabila kurang berkenan, Dhani pun mempersilakan dirinya dilaporkan.

Tantangan tersebut dijawab Rayen Pono dengan laporan ke Bareskrim Polri dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Rayen Pono dan Ahmad Dhani Saling Sindir di Media Sosial

Perseteruan semakin panas ketika Rayen Pono dan Ahmad Dhani tak berhenti saling sindir di media sosial.

Seperti baru-baru ini, Rayen Pono menyebut Ahmad Dhani sok legend padahal hanya mengganti lirik dari lagu orang lain.

Pendapat Rayen Pono itu berkesinambungan dengan pernyataan Bimo eks Netral yang menilai tidak ada musisi legend di Indonesia.

Menurut Bimo yang sempat bergabung dengan Dewa 19, hampir semua musisi Indonesia menyontek konsep.

Pernyataan Bimo lantas dipadukan dengan sederet karya Ahmad Dhani yang hanya mengganti lirik dari lagu-lagu musisi luar negeri.

Ahmad Dhani pun membela diri. Meski tidak menyinggung nama Rayen Pono maupun Bimo eks Netral, Dhani menegaskan tidak pernah mengambil lagu musisi luar negeri.

Seperti lagu "Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada", Ahmad Dhani menuliskan Stepphen Simmonds sebagai penciptanya sementara ia penulis lirik. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Runner: Aksi Simpel tapi Menghibur Banget, Keren!

Review Runner: Aksi Simpel tapi Menghibur Banget, Keren!

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:15 WIB

Ulasan Detective Conan: Fallen Angel of the Highway, Aksi Motor Misterius

Ulasan Detective Conan: Fallen Angel of the Highway, Aksi Motor Misterius

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 12:00 WIB

Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN

Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:19 WIB

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Review Film The Runner: Aksi Mencekam Gal Gadot Menyusuri Kota London!

Review Film The Runner: Aksi Mencekam Gal Gadot Menyusuri Kota London!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:00 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:13 WIB

Review Film Mirzapur: The Movie, Babak Baru Rivalitas Panas Guddu dan Munna

Review Film Mirzapur: The Movie, Babak Baru Rivalitas Panas Guddu dan Munna

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 07:15 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

Tabung Isi Obat Maag Dituding Cairan Merica, Polda DIY: Sejak Awal Kami Pakai Diksi 'Diduga'

Tabung Isi Obat Maag Dituding Cairan Merica, Polda DIY: Sejak Awal Kami Pakai Diksi 'Diduga'

News | Kamis, 03 September 2026 | 16:42 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×