Kini Terancam Akibat Tambang Nikel, Cinta Laura Sempat Promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival

Sumarni, Tiara Rosana

Minggu, 08 Juni 2025 | 11:27 WIB
Kini Terancam Akibat Tambang Nikel, Cinta Laura Sempat Promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival
Artis ternama Cinta Laura sempat promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival sebagai salah satu kekayaan alam di Indonesia. (Instagram)

Suara.com - Isu kerusakan lingkungan akibat tambang nikel di Raja Ampat, Papua menuai kekhawatiran banyak pihak. 

Sejumlah artis dan aktivis lingkungan pun angkat suara. Mereka ramai-ramai menyuarakan kepedulian terhadap nasib lingkungan Raja Ampat melalui kampanye digital bertajuk #SaveRajaAmpat.

Tagar ini menjadi seruan bersama untuk menjaga salah satu ekosistem laut terkaya di dunia dari kerusakan yang lebih parah.

Namun, sebelum informasi kerusakan Raja Ampat ramai diberitakan hingga memunculkan protes publik, artis Cinta Laura ternyata belum lama ini sempat mempromosikan kawasan "surga terakhir di bumi" tersebut kepada figur publik luar negeri saat dirinya menghadiri Cannes Film Festival pada pertengahan Mei lalu. 

Momen Cinta Laura menceritakan keindahan Raja Ampat kini viral di media sosial.

"Bakal susah buat aku menceritakan lebih tentang Indonesia ke kamu, tapi jangan cuma pergi ke Bali. Seperti yang banyak diketahui orang, Bali memang pulau yang terkenal banget, padahal sekarang tuh banyak tempat lain (di Indonesia) yang terkenal," kata Cinta Laura dalam video yang diunggah ulang akun TikTok @edu.ran, baru-baru ini. 

"Contohnya, ada daerah bernama Labuan Bajo di Indonesia Timur yang punya keindahan geografis luar biasa," ucapnya menyambung. 

Artis 31 tahun tersebut kemudian menyebut Raja Ampat, gugusan kepulauan di Papua Barat yang telah lama dikenal sebagai salah satu titik keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

"Terus di Papua, tapi bukan Papua Nugini. Ini Papua di Indonesia, ada kepulauan bernama Raja Ampat yang seringkali disebut sehagai salah satu 'surga terakhir' di bumi," tutur Cinta.

baca juga

Tak sampai di sana, Cinta Laura juga mengajak masyarakat global untuk mulai membuka mata terhadap kekayaan alam Indonesia Timur.

Cinta Laura dan Keanggunan Berkebaya di Cannes (Dok. L’Oréal Paris)
Artis ternama Cinta Laura sempat promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival sebagai salah satu kekayaan alam di Indonesia. (Dok. L’Oréal Paris)

"Jadi layak banget buat dikunjungi," ujarnya. 

Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat

Raja Ampat selama ini dikenal sebagai destinasi wisata eksklusif yang mengandalkan kelestarian alamnya. 

Namun belakangan ini, kawasan tersebut tengah menjadi sorotan karena munculnya izin tambang nikel di Pulau Gag, salah satu dari empat pulau utama di Raja Ampat.

Tambang ini dikelola oleh PT Gag Nikel, anak usaha dari PT Aneka Tambang (Antam), yang bekerja sama dengan investor dari Tiongkok.

Izin operasi tambang yang diperluas sejak 2020 kini telah mencakup lebih dari 22.000 hektare.

Ekspansi tambang ini ditentang banyak pihak karena dinilai mengancam ekosistem laut, terumbu karang, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal yang menggantungkan hidup dari pariwisata dan perikanan.

Organisasi masyarakat adat, aktivis lingkungan, serta pelaku pariwisata lokal secara terang-terangan menyatakan penolakan terhadap keberadaan tambang. 

Mereka mengkhawatirkan dampak sedimentasi, pencemaran air, dan kerusakan karang akibat aktivitas pertambangan yang tidak ramah lingkungan.

Kemenerian ESDM dinilai tidak tegas karena hanya menghentikan operasi tambang milik anak usahan BUMN di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat sementara operasi perusahaan lain, termasuk milik investor China masih berjalan. [Antara]
Kemenerian ESDM dinilai tidak tegas karena hanya menghentikan operasi tambang milik anak usahan BUMN di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat sementara operasi perusahaan lain, termasuk milik investor China masih berjalan. [Antara]

Isu ini pun telah mendapat perhatian Nasional. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan merilis laporan terkait buruknya tata kelola pariwisata di Raja Ampat, termasuk potensi konflik antara kepentingan tambang, konservasi, dan masyarakat lokal.

Meski Mahkamah Konstitusi pada Maret 2024 lalu telah memperkuat larangan aktivitas tambang di pulau-pulau kecil, izin di Pulau Gag belum juga dicabut, membuat banyak pihak mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap kelestarian Raja Ampat yang telah ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mamat Alkatiri Sudah Lama Peringatkan Soal Aktivitas Tambang di Raja Ampat: Dulu Saya Kena Maki

Mamat Alkatiri Sudah Lama Peringatkan Soal Aktivitas Tambang di Raja Ampat: Dulu Saya Kena Maki

Entertainment | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:18 WIB

Selamatkan Ekosistem Bekas Tambang Nikel di Raja Ampat dengan Rehabilitasi Holistik

Selamatkan Ekosistem Bekas Tambang Nikel di Raja Ampat dengan Rehabilitasi Holistik

News | Minggu, 08 Juni 2025 | 08:31 WIB

Pulau Gag Bergejolak: Pemerintah Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat

Pulau Gag Bergejolak: Pemerintah Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat

Video | Minggu, 08 Juni 2025 | 07:27 WIB

Berdiri Sejak Era Soeharto, Perjalanan Panjang PT Gag Nikel Kantongi Izin Tambang di Raja Ampat

Berdiri Sejak Era Soeharto, Perjalanan Panjang PT Gag Nikel Kantongi Izin Tambang di Raja Ampat

News | Sabtu, 07 Juni 2025 | 21:56 WIB

Perusahaan China Masih Bebas Keruk Raja Ampat, Bahlil Hentikan Operasi Tambang Nikel Milik BUMN

Perusahaan China Masih Bebas Keruk Raja Ampat, Bahlil Hentikan Operasi Tambang Nikel Milik BUMN

News | Sabtu, 07 Juni 2025 | 21:40 WIB

Tambang Nikel di Raja Ampat, Anak Usaha Antam Disebut Sudah Sesuai Aturan

Tambang Nikel di Raja Ampat, Anak Usaha Antam Disebut Sudah Sesuai Aturan

Bisnis | Sabtu, 07 Juni 2025 | 20:01 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×