Tugas Komisaris BUMN Cuma Jadi Pengawas? Tsamara Amany Bilang Rangkap Jabatan Sah-Sah Saja

Sumarni

Rabu, 20 Agustus 2025 | 08:28 WIB
Tugas Komisaris BUMN Cuma Jadi Pengawas? Tsamara Amany Bilang Rangkap Jabatan Sah-Sah Saja
Apa Tugas Komisaris BUMN? Tsamara Amany Bilang Rangkap Jabatan Sah-Sah Saja (instagram)

Suara.com - Eks kader PSI sekaligus staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Tsamara Amany, menjabat sebagai komisaris independen Holding PT Perkebunan Nusantara sejak akhir 2023.

Penunjukan Tsamara Amany sebagai komisaris ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-394/MBU/12/2023 pada 19 Desember 2023.

Selain itu, Tsamara juga merangkap jabatan sebagai Staf Khusus V Menteri BUMN Erick Thohir yang diemban sejak bulan yang sama.

Posisi strategis ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat yang menyoroti isu rangkap jabatan dan kompetensi komisaris BUMN.

Dalam podcast Bukan Kaleng Kaleng, Tsamara Amany menjelaskan secara terbuka tentang apa sebenarnya tugas komisaris di BUMN.

Menurut Tsamara, banyak masyarakat yang salah paham terhadap tugas seorang komisaris.

"Orang-orang itu banyak nggak mengerti jabatan komisaris itu ngapain," ujar Tsamara seperti dikutip pada Rabu, 19 Agustus 2025.

Dia menekankan bahwa jabatan komisaris berbeda dengan posisi direksi atau manajemen perusahaan.

Jika manajemen bekerja secara teknis sebagai eksekutor, komisaris memiliki tugas utama untuk melakukan pengawasan.

baca juga

"Yang dilakukan apa sih? Melakukan pengawasan, memastikan bahwa direksi dan manajemen ini mengerjakan tugas-tugas yang sesuai dengan rencana kerja perusahaan," jelasnya.

Tsamara Amany dan Erick Thohir (instagram)
Tsamara Amany dan Erick Thohir (instagram)

Komisaris juga berperan memastikan jalannya perusahaan sesuai prinsip good corporate governance.

Selain itu, dewan komisaris memberikan masukan agar perusahaan bisa berkembang dan meningkatkan keuntungan.

Tsamara menambahkan bahwa tugas komisaris tidak dilakukan secara day to day seperti manajemen.

"Kerja keras sebagai komisaris itu ada, tapi tupoksinya berbeda," tegasnya.

Dia menolak anggapan bahwa komisaris seharusnya terlibat dalam active management.

Bagi Tsamara, komisaris merupakan representasi pemegang saham dalam mengawasi jalannya perusahaan.

Karena pemegang saham BUMN adalah pemerintah, maka harus ada perwakilan pemerintah di posisi komisaris.

Hal itu bertujuan memastikan kebijakan pemerintah sejalan dengan arah korporasi.

Namun, penjelasan Tsamara tersebut justru menuai banyak cibiran dari warganet.

Beberapa warganet menilai posisi komisaris seharusnya diisi oleh orang yang berpengalaman di bidang terkait.

Tsamara Amany unggah foto saat duduk bersanding dengan Prabowo Subianto. [Tsamara Amany/Twitter]
Tsamara Amany unggah foto saat duduk bersanding dengan Prabowo Subianto. [Tsamara Amany/Twitter]

"Karena itulah posisi komisaris itu harus dipegang oleh orang-orang yang punya kompetensi di bidang tersebut," komentar salah satu warganet.

Warganet lain menyoroti bahwa komisaris biasanya diisi oleh sosok senior yang memahami industri.

"Bagaimana mau mengawasi jika dia sendiri tidak ada pengalaman di industri itu?" tulis komentar lainnya.

Ada pula warganet yang menyebut bahwa penjelasan Tsamara justru memperlihatkan bahwa tugas komisaris hanya sebatas pengawasan tanpa kerja teknis.

Mereka menganggap posisi tersebut rawan dijadikan jabatan politik dan terkesan sebagai gaji buta.

Sorotan publik semakin tajam karena Tsamara menjabat di usia yang masih relatif muda.

Meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, pengalamannya di sektor perkebunan atau BUMN masih dipertanyakan.

Tsamara sendiri diketahui menempuh pendidikan S1 Komunikasi di Universitas Paramadina.

Dia kemudian melanjutkan studi S2 di New York University dengan fokus Public Policy dan Media Studies.

Sebelum diangkat menjadi komisaris, Tsamara dikenal sebagai politikus muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dia resmi keluar dari PSI pada April 2022 setelah memutuskan fokus ke bidang lain di luar politik praktis.

Penunjukan dirinya sebagai komisaris PTPN dianggap sebagian pihak sebagai bentuk bagi-bagi jabatan.

Kritik muncul karena posisinya sebagai mantan politikus PSI dinilai tidak berkaitan langsung dengan industri perkebunan.

Meskipun begitu, pendukung Tsamara menilai keberadaannya bisa memberi perspektif baru dalam pengawasan BUMN.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisaris BUMN Dapat Bonus Rp 40 M Padahal Jarang Kerja, Denny Siregar: Sial, Kenapa Dulu Aku Tolak

Komisaris BUMN Dapat Bonus Rp 40 M Padahal Jarang Kerja, Denny Siregar: Sial, Kenapa Dulu Aku Tolak

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 14:05 WIB

Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN, Ade Armando: It's Okay

Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN, Ade Armando: It's Okay

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 11:09 WIB

Prabowo Sentil Akal-akalan Tantiem Komisaris BUMN

Prabowo Sentil Akal-akalan Tantiem Komisaris BUMN

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Dasco Bongkar Gebrakan Prabowo: Bonus Komisaris BUMN Disetop, Duit Rp 18 Triliun Diselamatkan!

Dasco Bongkar Gebrakan Prabowo: Bonus Komisaris BUMN Disetop, Duit Rp 18 Triliun Diselamatkan!

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 21:35 WIB

PK Tak Hentikan Eksekusi: Kenapa Komisaris BUMN Terpidana Silfester Matutina masih Melenggang Bebas?

PK Tak Hentikan Eksekusi: Kenapa Komisaris BUMN Terpidana Silfester Matutina masih Melenggang Bebas?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:21 WIB

Terpidana jadi Komisaris BUMN, Kontroversi Silfester Matutina Ikut Seret Nama Erick Thohir!

Terpidana jadi Komisaris BUMN, Kontroversi Silfester Matutina Ikut Seret Nama Erick Thohir!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:12 WIB

Terkini

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×