Strategi Baru LMKN Atasi Kisruh Royalti Musik, Ajak Musisi Jadi Mata-Mata

Sumarni | Tiara Rosana | Suara.com

Rabu, 19 November 2025 | 13:44 WIB
Strategi Baru LMKN Atasi Kisruh Royalti Musik, Ajak Musisi Jadi Mata-Mata
Ilustrasi lagu, musik - download lagu MP3 terbaru (Freepik)
  • LMKN melibatkan para musisi dan pencipta lagu untuk memantau langsung penggunaan karya mereka karena banyak tempat usaha belum patuh membayar royalti.

  • Pemilik kafe disebut sering menghindar dari kewajiban, bahkan ada yang mengorbankan penyanyi kafe agar menghadapi petugas royalti, padahal tanggung jawab ada pada pemilik usaha.

  • Ironi muncul ketika musisi jalanan justru ingin membayar royalti, sementara banyak pengusaha besar mangkir, sehingga LMKN menekankan pentingnya kesadaran dan perlindungan hak ekonomi pencipta lagu.

Suara.com - Masalah royalti musik di Indonesia seolah tak ada habisnya. Meski regulasi sudah ditegakkan, kepatuhan para pelaku usaha, mulai dari kafe, restoran, hingga hotel, masih menjadi pekerjaan rumah yang besar.

Menyikapi hal ini, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) kembali mengambil langkah tegas dengan melibatkan langsung para musisi dan pencipta lagu untuk turun tangan memantau penggunaan karya mereka di lapangan.

Pada Selasa, 18 November 2025, perwakilan LMKN yang juga merupakan bassis grup band legendaris Jikustik, Aji Mirza Hakim alias Icha, buka suara terkait strategi baru lembaganya. 

Dalam wawancara via telepon, Icha membenarkan bahwa LMKN kini mengajak para pencipta lagu untuk aktif "mengintai" dan melaporkan tempat usaha yang memutar lagu mereka.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Icha, pemerintah melalui LMKN memiliki kewajiban melindungi hak ekonomi warganya, khususnya para pekerja seni.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak tempat usaha yang belum comply atau patuh terhadap aturan pembayaran royalti, meskipun undang-undang dan peraturan menteri sudah jelas mengatur hal tersebut.

"Intinya LMKN itu kan adalah lembaga bantu negara. Jadi dalam hal ini pemerintah itu berkewajiban melindungi rakyatnya. Nah bagi para pekerja seni, itu ada hak-hak mereka yang memang harus mereka nikmati," ujar Icha Aji kepada awak media.

Aji Mirza Hakim alias Icha Aji Jikustik [Instagram]
Aji Mirza Hakim alias Icha Aji Jikustik [Instagram]

Musisi 49 tahun ini menjelaskan bahwa keterlibatan langsung pencipta lagu diperlukan untuk membantu kinerja LMKN demi terciptanya ekosistem musik yang sehat. 

Dia mengungkapkan bahwa sudah ada beberapa musisi yang mulai mengirimkan bukti foto dan lokasi tempat usaha yang memutar lagu mereka.

"Mungkin tidak semuanya tempat-tempat usaha itu masih comply sama aturan-aturan yang ada. Jadi kita juga memang masih perlu kerja sama dengan beberapa pencipta, beberapa musisi yang lain demi tercapainya ekosistem yang baik," tambahnya.

Yang mengejutkan, Icha membeberkan fakta miris mengenai perilaku sejumlah pemilik kafe. Alih-alih membayar kewajiban royalti, beberapa pengusaha justru 'buang badan' dan mengorbankan para penyanyi kafe (home band) yang bekerja di tempat mereka.

Ada indikasi pemilik kafe mengancam penyanyi untuk berhadapan langsung dengan petugas collecting royalti jika ingin tetap manggung di sana. 

Padahal, menurut Icha, tanggung jawab pembayaran royalti sepenuhnya ada di tangan pemilik tempat usaha yang menikmati keuntungan ekonomi dari suasana yang dibangun oleh musik tersebut, bukan penyanyinya.

"Bahkan memang ada beberapa pemilik kafe yang juga bahkan indikasinya mengancam para penyanyi-penyanyi kafe untuk langsung berhadapan dengan pihak terkait di dalam hal ini pengkolektingan, biar agar mereka bisa tetap bermain di kafe tersebut," ungkap Icha.

Sang musisi menegaskan bahwa para penyanyi kafe hanya menjalankan profesi mereka dan tidak memiliki tanggung jawab atas hak cipta lagu yang dibawakan.

"Yang bertanggung jawab adalah pemilik tempat usaha yang menikmati hasilnya," tegasnya.

Satu hal yang paling menohok dari pernyataan Icha adalah perbandingan moral antara pengusaha besar dengan musisi jalanan.

Icha menceritakan sebuah fenomena mengharukan di mana asosiasi musisi jalanan justru berinisiatif mengumpulkan uang untuk membayar royalti ke LMKN.

Namun, niat baik para pengamen ini justru ditolak oleh LMKN. Alasannya, selain aturan yang belum mengatur penarikan dari musisi jalanan, LMKN juga mempertimbangkan aspek sosial dan pendapatan mereka yang tak seberapa.

"Musisi jalanan itu malah dari asosiasinya mengumpulkan uang royalti untuk membayar kepada LMKN. Dan itu kita tolak karena memang aturannya belum mengatur itu juga, dan juga dari sisi sosial juga kan berapa sih yang mereka dapatkan," jelas pelantun lagu Saat Kau Tak Di Sini tersebut.

Kondisi ini menjadi ironi besar. Pengamen dengan penghasilan pas-pasan memiliki kesadaran tinggi untuk menghargai karya orang lain, sementara pengusaha dengan omzet ratusan juta hingga miliaran rupiah justru banyak yang mangkir.

"Itu saja mereka (pengamen) mau bertanggung jawab, dibandingkan dengan pemilik-pemilik usaha yang bisa sampai ratusan juta atau bahkan miliaran per tahunnya. Malu dong maksudnya dengan musisi jalanan yang peduli dengan nasib pencipta," sentil Icha.

Menutup pembicaraan, Icha memberikan analogi sederhana tentang logika royalti yang seharusnya mudah dipahami oleh siapa saja.

Aji Mirza Hakim alias Icha Aji Jikustik [Instagram]
Aji Mirza Hakim alias Icha Aji Jikustik [Instagram]

Dia mengibaratkan penggunaan lagu seperti meminjam motor untuk berjualan tahu.

"Kalau logika aja begini, kalau misalnya kita mau jualan tahu nih, terus tiba-tiba kita enggak punya alat, pinjamlah sama orang motor segala macam. Tapi masa sih kita untuk menunjang usaha kita dengan motor itu, tapi yang punya motor nggak dikasih bensin, terus enggak dikembaliin haknya? Kan lucu," paparnya.

Di balik perjuangan menagih royalti ini, tersimpan cerita pilu para pencipta lagu legendaris di Indonesia.

Icha mengingatkan bahwa banyak pemilik hak cipta yang lagunya masih populer dan diputar di mana-mana, namun hidupnya justru berada di bawah garis kemiskinan karena hak ekonominya tidak terpenuhi.

"Banyak sekali pemilik hak terkait, terutama pencipta lagu yang juga sudah tidak aktif, itu hidup di bawah garis kemiskinan. Padahal lagu-lagu mereka sudah ke mana-mana," imbuh Icha.

Meski jalan masih panjang, Icha bersyukur kesadaran masyarakat perlahan mulai tumbuh.

Laporan pemakaian lagu kini makin sering masuk setiap harinya, menandakan adanya harapan bagi perbaikan nasib para pencipta lagu di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Ikon Festival Nyanyian Anak Negeri, Dul Jaelani Jadi Saksi Munculnya Bakat Baru Generasi Muda

Jadi Ikon Festival Nyanyian Anak Negeri, Dul Jaelani Jadi Saksi Munculnya Bakat Baru Generasi Muda

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 12:49 WIB

Sapa Fans Jelang Konser di Jakarta, eaJ: Tolong Rusakin Lagi Earphoneku

Sapa Fans Jelang Konser di Jakarta, eaJ: Tolong Rusakin Lagi Earphoneku

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 12:24 WIB

Spesial Valentine, Josh Groban Bakal Konser di Jakarta Tahun Depan dan Gandeng Raisa

Spesial Valentine, Josh Groban Bakal Konser di Jakarta Tahun Depan dan Gandeng Raisa

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 11:00 WIB

Kisah Iwan Fals: Dulu Bolos Sekolah Demi Gitar Hingga Jadi Guru Karate Sejak 1987

Kisah Iwan Fals: Dulu Bolos Sekolah Demi Gitar Hingga Jadi Guru Karate Sejak 1987

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 12:06 WIB

Setahun Vakum Demi Anak, Fiersa Besari Umumkan Comeback: Sampai Jumpa di Panggung!

Setahun Vakum Demi Anak, Fiersa Besari Umumkan Comeback: Sampai Jumpa di Panggung!

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 09:56 WIB

Transparansi Royalti Musik di Indonesia Bukan Mustahil, Ini Salah Satu Solusinya

Transparansi Royalti Musik di Indonesia Bukan Mustahil, Ini Salah Satu Solusinya

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain

Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:45 WIB

Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam

Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things

8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:15 WIB

Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+

Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:00 WIB

Perankan Orang Madura, Bang Tigor Keceplosan Logat Batak Syuting Film The Hostage's Hero

Perankan Orang Madura, Bang Tigor Keceplosan Logat Batak Syuting Film The Hostage's Hero

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 19:45 WIB

Segera Syuting, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Gandeng Nia Dinata dan Sederet Aktor Papan Atas

Segera Syuting, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Gandeng Nia Dinata dan Sederet Aktor Papan Atas

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 19:30 WIB

Sebelum Rilis di Indonesia, Film Ghost In The Cell Sudah Dibeli 86 Negara, Ini Daftarnya

Sebelum Rilis di Indonesia, Film Ghost In The Cell Sudah Dibeli 86 Negara, Ini Daftarnya

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 19:22 WIB

Killer Elite: Ketika Statham dan De Niro Terjebak dalam Labirin Konspirasi, Malam Ini di Trans TV

Killer Elite: Ketika Statham dan De Niro Terjebak dalam Labirin Konspirasi, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri

Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 19:00 WIB

Zona Merah Resmi ke Layar Lebar: Luna Maya Jadi Cewek Alpha yang Siap Berantas Zombie?

Zona Merah Resmi ke Layar Lebar: Luna Maya Jadi Cewek Alpha yang Siap Berantas Zombie?

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 18:40 WIB