Maudy Ayunda Baru Bicara soal Banjir Sumatra, Warganet: Abis Dirujak Baru Speak Up

Yazir F

Kamis, 04 Desember 2025 | 21:05 WIB
Maudy Ayunda Baru Bicara soal Banjir Sumatra, Warganet: Abis Dirujak Baru Speak Up
Maudy Ayunda Baru Bicara soal Banjir Sumatra (instagram)

Suara.com - Maudy Ayunda akhirnya membuka suara mengenai bencana banjir di Sumatra melalui unggahan Instagram setelah sebelumnya dihujani kritik karena dinilai terlalu lama merespons.

Dalam unggahannya, Maudy menuliskan pengalamannya mengunjungi Sintang di Kalimantan Barat tahun lalu bersama tim From This Island untuk melihat program adopsi hutan secara langsung.

Dia menjelaskan bahwa wilayah tersebut mengalami tekanan lingkungan serius seperti deforestasi, pengalihan lahan, dan degradasi ekosistem yang kini semakin sering terlihat di berbagai daerah Indonesia.

Maudy menyebut kejadian banjir di Sumatra sebagai konsekuensi dari ekosistem yang terus-menerus tertekan dan diabaikan dalam jangka waktu panjang oleh manusia.

Aktris dan penyanyi itu mengatakan bahwa masyarakat sering mengambil alam begitu saja tanpa mempertimbangkan dampak besar yang kini dirasakan berbagai komunitas.

Maudy menegaskan bahwa persoalan lingkungan bukan hanya isu ekologis semata, melainkan persoalan kemanusiaan yang menyangkut keselamatan dan masa depan masyarakat luas.

Dia juga menyampaikan doa untuk Sumatra serta harapan agar Indonesia dapat pulih cepat dan menemukan titik keseimbangan antara manusia dan alam.

Maudy turut mengajak para pemimpin untuk hadir dan mengambil langkah tegas menghadapi persoalan yang ia sebut sebagai situasi mendesak dan kompleks.

baca juga

Namun unggahan tersebut justru semakin memicu diskusi setelah warganet menilai waktu speak up Maudy muncul tepat setelah gelombang kritik keras di Threads terhadap dirinya.

"Demi branding ya kak, tapi gapapa sih tetep bermanfaat," cibir seorang warganet yang menilai timing unggahan Maudy sebagai bentuk pencitraan.

"Seriously??!! Setelah kena rujak baru speak up, seminggu??!! Tapi ya udahlah ya," tulis pengguna lain yang mengomentari keterlambatan respons tersebut.

Warganet lain mengaitkannya dengan unggahan yang membuat bintag film Perahu Kertas tersebut dihujat habis-habisan.

"Abis dirujak netizen, baru posting, sama pattern-nya pas demo kemarin, anyway ayo Maudy bantu suara-suara rakyat tapak," tulisnya.

Hujatan terhadap Maudy sebelumnya memuncak di Threads ketika sejumlah akun menyebut dirinya tone deaf karena tidak menyinggung bencana meski aktif berbicara tentang isu nasional lain.

Salah satu komentar keras berbunyi bahwa Maudy hanya tampil estetis dan tidak peka terhadap isu mendesak meski pernah menjadi Speaker G20 dan penerima beasiswa LPDP.

Kritik itu menyebut bahwa Maudy hanya bergerak ketika publik mulai mendesak sehingga membuat warganet mempertanyakan konsistensinya terkait isu lingkungan dan kemanusiaan.

Ada pula warganet yang menilai pidato Maudy selalu template dan tidak menunjukkan kecerdasan luar biasa seperti branding yang selama ini melekat pada dirinya.

Namun di tengah kritik tersebut, sebagian memberikan pembelaan dengan menyebut mungkin Maudy telah membantu secara nyata tanpa mengumumkannya di media sosial.

Warganet itu menilai banyak orang suka koar-koar tanpa tindakan nyata dan mengingatkan bahwa tidak semua kontribusi harus diumumkan sebagai konsumsi publik.

Komentar pembela tersebut juga menyinggung bahwa pencitraan justru lebih sering dilakukan oleh figur publik yang gemar memamerkan aksi di lokasi bencana.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:25 WIB

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:43 WIB

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

Video | Kamis, 02 April 2026 | 22:05 WIB

Proses Kreatif Maudy Ayunda di Balik Soundtrack Film Para Perasuk

Proses Kreatif Maudy Ayunda di Balik Soundtrack Film Para Perasuk

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja

3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:11 WIB

Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme

Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

×