Kronologi Lengkap Meninggalnya Yaya Moektio eks God Bless: Usus Buntu Pecah hingga Komplikasi Parah

Sumarni, Tiara Rosana

Senin, 08 Desember 2025 | 16:08 WIB
Kronologi Lengkap Meninggalnya Yaya Moektio eks God Bless: Usus Buntu Pecah hingga Komplikasi Parah
Yaya Moektio mantan drummer God Bless meninggal dunia. [Instagram]
baca 10 detik
  • Drummer legendaris Yaya Moektio meninggal pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 04.00 WIB di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
  • Penyebab kematian adalah infeksi akut akibat usus buntu kronis yang pecah dan menyebar ke paru serta ginjal.
  • Almarhum dimakamkan di TPU Jeruk Purut hari yang sama dan belum sempat mewujudkan acara penghormatan untuk sahabatnya.

"Untuk selanjutnya ternyata papa tuh di penyakit yang belum ada tuh kayak parunya yang tadinya enggak ada jadi kena TB (Tuberkulosis), terus ususnya yang enggak kenapa-napa jadi kena TB, ginjalnya juga jadi kena. Nah itu yang bikin papa enggak bisa membaik itu karena TB-nya," jelas Rama.

Total, Yaya Moektio dirawat intensif selama 17 hari, mulai dari RS Mayapada hingga akhirnya dirujuk ke RS Fatmawati. 

Selama perawatan, kondisinya naik turun. Pada hari kelima perawatan di RS Mayapada, Rama menyebut ayahnya sudah tidak bisa berkomunikasi secara verbal.

"Stabil paling cuma satu hari dia sempat sadar... tapi masih bisa 'ngoh-ngoh' (merintih) gitu, karena kan alat mesin masuk," tuturnya.

Detik-detik Terakhir dan Keinginan yang Belum Terwujud

Yaya Moektio mantan drummer God Bless meninggal dunia. [Instagram]
Yaya Moektio mantan drummer God Bless meninggal dunia. [Instagram]

Meski berat, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian sang drummer. Rama menceritakan momen-momen terakhir menemani sang ayah. 

Keluarga sempat membimbing doa (talqin) sejak malam hari hingga dini hari sebelum Yaya berpulang.

"Babe kita talqin tuh dari jam 8 malam sampai jam 2. Karena emang dia sakit kan, dipasang alat. Dan memang saya bilang sama dokter dimaksimalin aja, sampai enggak usah dipaksa atau enggak usah diduluin gitu dengan melepas alat," kata Rama.

Di balik kepergiannya, ternyata ada satu keinginan Yaya Moektio yang belum sempat terlaksana. 

baca juga

Dia berencana membuat sebuah acara penghormatan untuk sahabat sekaligus partner bermusiknya, Reddy Noor, yang baru saja meninggal dunia.

Yaya berniat mengumpulkan rekan-rekan musisi lawas seperti Geng Pegangsaan dan Kinan Nasution untuk acara bertajuk Reddy Noor Night. Namun, takdir berkata lain. Yaya jatuh sakit saat tengah mengurus persiapan acara tersebut.

"Akhirnya dia lagi tengah jalan mau ngurus, sakit... Sekarang akhirnya jadi Yaya Moektio and Reddy Noor Night. Mau dibikin sama teman-temannya Papa gitu," ujar Rama.

Sosok Ayah yang Humoris dan Mudah Bergaul

Di mata sang anak, Yaya Moektio bukan hanya sekadar musisi hebat, tetapi juga ayah yang baik dan sosok yang sangat mudah bergaul. 

Hal ini terbukti dari banyaknya pelayat yang hadir mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, meski cuaca cukup terik.

"He is a good father, he is a good drummer. Emang banyak belajar dari dia. Untuk sosialisasinya dia baik, kuat, gampang berteman," kenang Rama.

Rama pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah hadir dan mendoakan almarhum.

"Alhamdulillah. Ya emang begitu emang dia... orang-orang kayak tadi kita bela-belain lama, panas... Masya Allah emang. Mudah-mudahan doanya sampai," tutup Rama.

Sekilas Profil Yaya Moektio

Nama Yaya Moektio bukanlah sosok asing dalam sejarah musik rock Indonesia. Pria kelahiran Jakarta ini dikenal sebagai salah satu drummer dengan teknik mumpuni yang pernah mewarnai panggung musik cadas Tanah Air.

Kariernya melesat saat bergabung dengan grup Gong 2000 pada era 90-an bersama nama-nama besar seperti Ahmad Albar, Ian Antono, dan Donny Fattah. Bersama Gong 2000, gebukan drum Yaya menjadi nyawa bagi hits-hits seperti Bara Timur dan Kepala Dua.

Tak hanya di Gong 2000, Yaya juga menjadi bagian penting dari sejarah band legendaris God Bless. Ia resmi bergabung menggantikan posisi drummer sebelumnya dan berkontribusi penuh dalam album 36th yang dirilis pada tahun 2009.

Selain di ranah rock, Yaya Moektio juga dikenal sebagai anggota band Cockpit, sebuah grup yang didedikasikan untuk membawakan lagu-lagu Genesis.

Dia juga tercatat pernah memperkuat Prambors Band, membuktikan fleksibilitasnya sebagai musisi lintas genre. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi kancah musik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Rock Tanah Air Berduka, Mantan Drummer God Bless dan Gong 2000 Yaya Moektio Tutup Usia

Dunia Rock Tanah Air Berduka, Mantan Drummer God Bless dan Gong 2000 Yaya Moektio Tutup Usia

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 13:20 WIB

6 Pemain Preman Pensiun yang Telah Meninggal Dunia, Terbaru Epy Kusnandar

6 Pemain Preman Pensiun yang Telah Meninggal Dunia, Terbaru Epy Kusnandar

Entertainment | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:21 WIB

Epy Kusnandar Sempat Pingsan Berkali-kali sebelum Meninggal, Tapi Menolak Diajak ke Dokter

Epy Kusnandar Sempat Pingsan Berkali-kali sebelum Meninggal, Tapi Menolak Diajak ke Dokter

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:45 WIB

Kronologi Meninggalnya Epy Kusnandar: Jatuh dari Kasur hingga Tekanan Darah Melonjak sampai 200

Kronologi Meninggalnya Epy Kusnandar: Jatuh dari Kasur hingga Tekanan Darah Melonjak sampai 200

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:35 WIB

Kenang Epy Kusnandar, Opie Kumis: Selalu Bantu Teman Susah

Kenang Epy Kusnandar, Opie Kumis: Selalu Bantu Teman Susah

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:20 WIB

Jenazah Epy Kusnandar Tiba di Rumah Duka, Sang Anak Tegar Gotong Keranda Jenazah

Jenazah Epy Kusnandar Tiba di Rumah Duka, Sang Anak Tegar Gotong Keranda Jenazah

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:25 WIB

Terkini

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:08 WIB

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

×