Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Noe Letto Mundur Jika Masukannya Tak Didengar

Yazir F

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:45 WIB
Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Noe Letto Mundur Jika Masukannya Tak Didengar
Noe Letto soal Jabatan Tenaga Ahli DPN (YouTube/Sabrang MDP Official)

Suara.com - Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe Letto akhirnya angkat bicara soal jabatan barunya.

Sebagaimana diketahui, Noe belum lama ini dilantik sebagai Tenaga Ahli (TA) Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Keputusan itu membuat banyak orang kecewa karena Noe selama ini kritis terhadap pemerintah.

Noe dikhawatirkan berhenti mengkritisi pemerintah karena jabatan yang diembannya.

Melalui kanal YouTube Sabrang MDP Official, Noe Letto menjawab berbagai kekhawatiran tersebut.

Pertama-tama Noe menjelaskan bahwa tugasnya sebagai TA DPN bukan membuat peraturan.

Noe dan TA yang lain hanya memberi masukan, merekomendasikan, dan menganalisis situasi.

Kendati begitu, Noe Letto sangat memahami kekhawatiran publik akan dirinya kehilangan suara setelah 'masuk dalam sistem'.

baca juga

Sebaliknya, Noe masuk ke pemerintahan justru untuk menjalankan sebuah eksperimen dengan tujuan membuat standar bagi pejabat.

"Ada satu eksperimen dengan pejabat untuk membuat framework bagaimana seharusnya pejabat berinteraksi dengan masyarakat," ungkap Noe dalam konten YouTube yang dibagikan pada Rabu, 21 Januari 2026.

"Karena tidak ada yang mau melakukan, ya wis yo tak mangkat (ya sudah saya berangkat) eksperimen," sambungnya.

Menurut Noe Letto, pejabat yang bisa membuat standar harus berani mengambil risiko.

Noe tentu tidak bisa meminta orang lain untuk mengambil risiko atas idenya sehingga akhirnya mengajukan diri.

"Kenapa posisi TA tepat? Itu jauh lebih enak daripada posisi masuk lewat partai, karena nanti kamu patuh sama partai," jelasnya.

Lantas masalah apa yang ingin diselesaikan Noe Letto dengan menjadi TA DPN?

Noe rupanya melihat masalah Negara Indonesia saat ini adalah pemerintah dan rakyat yang dipecah belah.

Pemerintah dan rakyat tidak saling percaya karena buruknya komunikasi sehingga saling berprasangka buruk.

Untuk menjembatani pemerintah dan rakyat, Noe memiliki sebuah ide dengan memanfaatkan Artificial Intelligence alias AI.

Dalam waktu dekat, Noe akan merilis platform www.balungpisah.id untuk rakyat bisa mengungkap kriteria pejabat yang mereka inginkan.

"Saya akan jadi pejabat yang melakukan semua kriteria yang disetujui rakyat. Yang mengolah data itu AI kemudian, sehingga 'jembatan' di sini akan dibersihkan dari emosional," terang Noe.

Di kesempatan yang sama, Noe Letto mengaku akan mengundurkan diri apabila masukan-masukannya sebagai Tenaga Ahli tidak didengar.

"Kalau tidak didengarkan yo piye (ya gimana). Tapi kalau ternyata saya lama di sana ngasih rekomendasi dan nggak kepake juga, ya tinggal keluar, tinggal resign," jawab Noe dengan santai.

"Karena memang tidak ada gunanya di sana. Kita lihat setahun aja," tandasnya.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB

Imparsial Soroti Perluasan Peran Militer, Satgas PKH hingga Keberadaan DPN

Imparsial Soroti Perluasan Peran Militer, Satgas PKH hingga Keberadaan DPN

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:00 WIB

Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea

Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40 WIB

Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional

Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional

Entertainment | Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:12 WIB

Nostalgia Bareng Letto di Synchronize Festival 2025

Nostalgia Bareng Letto di Synchronize Festival 2025

Foto | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:30 WIB

Noe Letto Ikut Komentari Bendera One Piece : Saya Paham Dan Lucu

Noe Letto Ikut Komentari Bendera One Piece : Saya Paham Dan Lucu

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Pendidikan Noe Letto, Anak Cak Nun yang Berani Sindir Bahlil Soal Lapangan Kerja

Pendidikan Noe Letto, Anak Cak Nun yang Berani Sindir Bahlil Soal Lapangan Kerja

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:26 WIB

Sindir soal Korupsi hingga Moral, Kritik Telak Putra Cak Nun usai Bahlil Bilang Jangan Kufur Nikmat

Sindir soal Korupsi hingga Moral, Kritik Telak Putra Cak Nun usai Bahlil Bilang Jangan Kufur Nikmat

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:38 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×