- Polda Metro Jaya belum menerima laporan resmi kasus dugaan pelecehan selebgram Mohan Hazian, namun tetap menindaklanjuti.
- Kasus mencuat dari unggahan di platform X mengenai dugaan pelecehan saat pemotretan pada Mei 2025.
- Mohan Hazian telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf pada Rabu malam, 11 Februari 2025.
Suara.com - Kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan selebgram sekaligus pengusaha, Mohan Hazian kian memanas.
Kabar ini beredar luas di platform X, membuat banyak pihak penasaran dengan kelanjutannya.
Menanggapi isu yang sedang hangat ini, Kombes Pol Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya angkat bicara.
Dia menyatakan bahwa hingga kini, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan tersebut.
"Sejauh ini belum ada laporan," ujar Budi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Februari 2026.
Namun, jangan salah sangka. Meskipun belum ada laporan resmi, Budi menegaskan bahwa kepolisian tidak tinggal diam.
Pihaknya berkomitmen untuk tetap menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat, demi mencegah keresahan yang lebih luas.
"Informasi apa pun terkait peristiwa di masyarakat, insya Allah pasti akan kami tindak lanjuti sehingga dapat menjawab keresahan masyarakat," katanya.
Pihaknya akan melakukan pengecekan mendalam terhadap kebenaran informasi tersebut dan akan meneruskannya kepada jajaran polres maupun polsek terkait jika ada perkembangan lebih lanjut.
Kasus ini mencuat berkat unggahan sebuah akun di media sosial X, @aarummanis.
Akun tersebut membagikan cerita pengalaman yang sangat tidak mengenakkan yang diduga dialaminya pada Mei 2025 lalu.
Kala itu, korban diminta menjadi talent untuk sesi pemotretan sebuah merek pakaian yang kabarnya milik Mohan Hazian.
Menurut cerita korban, sesi pemotretan berjalan lancar pada awalnya.
Namun, setelah pekerjaan selesai dan korban bersiap pulang, Mohan Hazian menawarkan untuk makan bersama.
Korban pun menyetujui ajakan tersebut, dengan asumsi makan malam akan dilakukan bersama talent scouter.