Suara.com - Beredar video seorang wanita nangis sambil marah-marah karena mendapati warungnya dibongkar paksa oleh Satpol PP.
Dia tak terima warungnya dihancurkan begitu saja karena merasa sudah minta bantuan Kepala Desa (Kades) atau Lurah agar warungnya aman.
Lebih mengejutkannya, dia membongkar imbalan apa yang sudah diberikan pada Kades agar warungnya tak dibongkar.
Bukan uang, namun wanita itu rela diajak tidur bareng oknum Kades tersebut.
"Ndi Lurahe dikon mene, Lurahe njaluk dikeloni nyong yo gelem (Mana Kadesnya suruh ke sini, dia minta tidur bareng aku ya mau)," ucapnya sambil teriak-teriak.
Betapa kecewanya karena setelah tidur bareng Kades itu, dia mendapati warungnya tetap dibongkar Satpol PP.
"Warunge nyong ambruk, jare arep dibantu," lanjutnya.
Tak terima karena sudah merasa dirugikan oleh oknum Kades itu, dia berani menyebut namanya terang-terangan.
"Aku nggak terima, katanya mau dibantu. Di mana kamu Lurah Taslim, Lurah Taslim," ucapnya dalam bahasa Jawa Ngapak.
Videonya pun kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram Azzaamateir pada 22 Februari 2026.
Namun tak ada keterangan lebih detail tentang lokasi dari video tersebut.
Video ini menjadi viral karena cukup menggelitik netizen melihat bobroknya tingkah para pejabat hingga tingkat desa.
Jika memang kejadian dalam video itu benar adanya, ini artinya oknum Lurah di desa itu sudah menggunakan kekuasaannya untuk mengelabuhi rakyatnya.
Dia menjanjikan sesuatu dan meminta imbalan dari rakyatnya.