Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol

Ferry Noviandi

Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:40 WIB
Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol
Warga keturunan Iran pendukung Reza Pahlevi melakukan perayaan dan turun ke jalan setelah kabar Ali Khamenei tewas dalam seranga AS dan Israel. [YouTube New York Post]
baca 10 detik
  • Diaspora Iran di London menggelar pesta jalanan merayakan kematian Ayatollah Khamenei dengan bendera Monarki Iran.
  • Para demonstran, mayoritas pendukung Reza Pahlavi, secara terbuka mengonsumsi alkohol sebagai bentuk pembangkangan politik.
  • Aksi di London ini merupakan pergeseran dari protes menjadi perayaan yang menuntut perubahan rezim dan kebebasan gaya hidup.

Suara.com - Suasana di beberapa titik pusat kota London berubah menjadi lautan bendera "Singa dan Matahari" (simbol era Monarki Iran) akhir pekan ini, setelah pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel.

Ratusan warga diaspora Iran yang terdiri dari pendukung setia Pahlavi dan kelompok oposisi anti-Republik Islam turun ke jalan untuk menggelar aksi yang tidak biasa: sebuah pesta jalanan besar-besaran.

Massa yang berkumpul didominasi oleh pendukung Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang kini hidup di pengasingan.

Mereka merayakan semangat perlawanan terhadap pemerintahan teokrasi di Teheran dengan musik, tarian, dan sorak-sorai yang menuntut perubahan rezim di tanah air mereka.

Pemandangan yang paling mencolok dalam aksi ini adalah banyaknya demonstran yang secara terbuka mengonsumsi minuman beralkohol di ruang publik.

Di bawah bayang-bayang gedung-gedung ikonik London, botol-botol bir dan gelas-gelas anggur diangkat tinggi-tinggi sebagai bentuk "pembangkangan sipil" simbolis.

Bagi para peserta, mengonsumsi alkohol bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan pernyataan politik yang tajam.

Di bawah hukum Republik Islam Iran, konsumsi alkohol dilarang keras dan dapat dihukum cambuk atau penjara.

Dengan meminumnya secara terbuka di London, mereka ingin menunjukkan kontras antara gaya hidup sekuler yang mereka dambakan dengan aturan ketat yang diterapkan oleh para mullah di Teheran.

baca juga

"Kami di sini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Iran menginginkan kebebasan untuk memilih cara hidup mereka sendiri," ujar salah satu demonstran yang mengenakan kaos bergambar Reza Pahlavi.

"Minum di sini adalah simbol bahwa kami menolak ideologi yang dipaksakan kepada kami selama lebih dari empat dekade."

Slogan-slogan yang memuji dinasti Pahlavi menggema di sepanjang jalan.

Banyak dari mereka yang hadir meyakini bahwa Reza Pahlavi adalah sosok pemersatu yang mampu memimpin transisi Iran menuju demokrasi sekuler atau monarki konstitusional.

"Reza Pahlavi mewakili identitas nasional kami yang dirampas pada tahun 1979," kata seorang aktivis senior yang telah menetap di London selama 20 tahun.

"Pesta ini adalah perayaan harapan bahwa suatu hari nanti, kami bisa melakukan hal yang sama di jalanan Teheran tanpa rasa takut."

Aksi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara diaspora Iran di Eropa dengan pemerintah pusat di Teheran.

London telah lama menjadi pusat bagi oposisi Iran di luar negeri, dan demonstrasi kali ini menunjukkan pergeseran dari protes yang penuh duka menjadi aksi yang lebih provokatif dan penuh kegembiraan (selebrasi).

Meskipun aksi ini berlangsung damai di bawah pengawasan kepolisian London (Metropolitan Police), video-video pesta jalanan tersebut telah viral di media sosial dan memicu perdebatan sengit.

Bagi pendukung pemerintah Iran, aksi tersebut dianggap sebagai bentuk dekadensi moral. Namun bagi para demonstran di London, itu adalah "napas kebebasan" yang mereka harap bisa segera berhembus hingga ke wilayah Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Terharu Tapi Bingung, Banyak Warga China 'Maksa' Kirim Uang Buat Lawan Israel-AS

Iran Terharu Tapi Bingung, Banyak Warga China 'Maksa' Kirim Uang Buat Lawan Israel-AS

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:33 WIB

Aksi Bentang Bendera Iran Warnai Kebebasan Delpedro Marhaen Cs dari Dakwaan Kasus Aksi Agustus

Aksi Bentang Bendera Iran Warnai Kebebasan Delpedro Marhaen Cs dari Dakwaan Kasus Aksi Agustus

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:54 WIB

Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS

Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:45 WIB

Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Azerbaijan

Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Azerbaijan

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:45 WIB

Prediksi 2024 Akurat, Profesor Jiang Xueqin Perkirakan AS dan Arab Saudi Serang Iran 2027

Prediksi 2024 Akurat, Profesor Jiang Xueqin Perkirakan AS dan Arab Saudi Serang Iran 2027

Tekno | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!

Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:02 WIB

Terkini

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:20 WIB

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

×