Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Azerbaijan

Bella

Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:45 WIB
Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Azerbaijan
Ilustrasi kondisi di Iran pasca serangan AS.
baca 10 detik
  • Kemlu RI memulai evakuasi bertahap WNI dari Iran pada Jumat (6/3/2026), dengan tahap awal melalui Azerbaijan.
  • Tahap pertama evakuasi melibatkan 32 WNI, dengan penentuan jalur aman berdasarkan perkembangan situasi lapangan terkini.
  • KBRI Teheran tetap beroperasi memberikan bantuan, sementara negara Teluk belum merekomendasikan evakuasi warga asing secara umum.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk mulai dilakukan secara bertahap pada Jumat (6/3/2026). Evakuasi tahap pertama akan dilakukan melalui Azerbaijan.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, pada tahap awal ini sebanyak 32 WNI dijadwalkan untuk dievakuasi. Namun jumlah tersebut masih dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan," kata Heni Hamidah dikutip dari Antara, Jumat (6/3).

Heni menjelaskan, rencana evakuasi disusun dengan memperhatikan perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut. Pemerintah juga mempertimbangkan jalur evakuasi yang paling aman bagi para WNI.

“Untuk jalur-jalur evakuasi akan dilihat sesuai kondisi di lapangan, dan ini akan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan,” kata Heni.

Ia menambahkan, keputusan mengenai evakuasi tahap berikutnya akan ditentukan kemudian oleh pemerintah Indonesia setelah melakukan evaluasi terhadap kondisi keamanan terkini serta mempertimbangkan masukan dari KBRI Teheran.

Heni juga memastikan pihak KBRI terus berkomunikasi dengan para WNI di Iran, khususnya yang berada di Teheran, baik yang menetap maupun yang sedang berada di sana untuk kunjungan sementara.

"KBRI Teheran akan terus beroperasi memberikan bantuan dan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran," katanya, menambahkan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Santo Darmosumarto menyampaikan bahwa pemerintah negara-negara di kawasan Teluk masih memperhatikan keamanan seluruh penduduk, termasuk diaspora Indonesia, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

baca juga

Menurut Santo, hingga saat ini pemerintah negara-negara Teluk belum merekomendasikan evakuasi warga asing dari wilayahnya karena masih memastikan kebutuhan dasar dan keamanan tetap terjaga.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa WNI yang berada di Teheran telah dipersiapkan untuk dievakuasi melalui Baku, Azerbaijan, setelah berbagai persiapan dilakukan oleh perwakilan RI di wilayah tersebut.

"Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan," katanya kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa malam.

Sugiono menjelaskan, setelah menempuh perjalanan darat dari Iran menuju Azerbaijan, para WNI nantinya akan melanjutkan perjalanan dengan penerbangan menuju Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!

Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:02 WIB

Dramatis! 4 ABK WNI yang Diculik Perompak di Lepas Pantai Gabon Berhasil Diselamatkan TNI

Dramatis! 4 ABK WNI yang Diculik Perompak di Lepas Pantai Gabon Berhasil Diselamatkan TNI

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:46 WIB

Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik

Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:12 WIB

Profesor Jiang Xueqin Prediksi AS Kalah Perang dengan Iran

Profesor Jiang Xueqin Prediksi AS Kalah Perang dengan Iran

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:15 WIB

Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026

Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026

Sport | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:04 WIB

Viral Aksi eks Marinir AS Tolak Perang di Sidang, Diamankan Petugas sampai Tangannya Patah

Viral Aksi eks Marinir AS Tolak Perang di Sidang, Diamankan Petugas sampai Tangannya Patah

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:44 WIB

Liga Arab Saudi Nekat Bergulir di Tengah Perang, Cristiano Ronaldo Terpaksa Absen

Liga Arab Saudi Nekat Bergulir di Tengah Perang, Cristiano Ronaldo Terpaksa Absen

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:37 WIB

Info Terkini Gading Marten dan Medina Dina, Sempat Kabarkan Terjebak di Paris

Info Terkini Gading Marten dan Medina Dina, Sempat Kabarkan Terjebak di Paris

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:12 WIB

Gus Yahya Yakin Presiden Prabowo Punya Modal Kuat Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Gus Yahya Yakin Presiden Prabowo Punya Modal Kuat Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:49 WIB

Nasib Warga Iran di Tengah Serangan AS-Israel

Nasib Warga Iran di Tengah Serangan AS-Israel

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

×