"Feels Coffee dibangun dari cerita-cerita personal kami. Dari orang-orang yang ada dalam hidup kami, sosok yang memberi kami semangat, inspirasi, bahkan pelajaran hidup yang membentuk kami sampai hari ini," terang mereka.
Oleh sebab itu, akun @feelscoffee.srg membantah apabila nama menu di kafe mereka bertujuan untuk lelucon atau merendahkan wanita.
"Bagi kami, nama-nama itu adalah bentuk penghargaan kepada orang-orang yang memberi arti dalam perjalanan hidup kami," tegas mereka.
Kendati demikian, pihak Feels Coffee menyadari apabila cerita personal itu belum tentu dimaknai sama oleh orang lain.
Pada akhirnya menu kopi yang menggunakan nama-nama wanita tersebut diganti.
Feels Coffee juga mengundang wanita-wanita yang memiliki nama sama dengan menu mereka untuk mendapatkan kopi susu secara gratis sebagai permintaan maaf.
Sayangnya warganet menilai permintaan maaf Feels Coffee tidak tulus.
"Yang bikin gue lebih kesel: 'permintaan maaf' mereka kayak ga niat gini. Cuma tulisan doang. Ga ada video. Ga ada statement langsung dari yang bertanggung jawab," komentar akun @hanifproduk***.
"Ini sih bukan kreatif, tapi miris. Nggak habis pikir gimana ide kayak gini bisa lolos sampai ke meja operasional," sahut akun @woodenadd***.
"Klarifikasinya bahasanya sok tinggi. Padahal isinya 0. Udah mah ngelecehin karyawannya masih berani jualan. Hadeh," kata akun @MahaputraY29***.
"Mereka gak benar-benar meminta maaf, meminta maaf yang benar yaitu tidak boleh menyertai alasan apapun," balas akun @deritdesauan***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi