Suara.com - Beredar video memperlihatkan situasi perang antara Iran vs Amerika Serikat - Israel.
Bukan momen berapi-api atau berdarah-darah melainkan menunjukkan situasi yang santai di tengah kondisi yang mencekam.
Dalam video tersebut, warga Irak yang tidak terlibat perang menyaksikan betapa banyaknya rudal yang melintasi langit negaranya.
Disebutkan rudal itu dari Iran untuk menyerang Israel dan sebaliknya.
"Momen santuy warga Iraq main bola sambil lihat rudal negara tetangganya Iran dan Israel mondar-mandir," keterangan dalam video tersebut.
Bahkan dalam video itu, dituliskan sebuah kalimat menggelitik untuk menggambarkan momen tersebut.
"Kenak dikit nggak ngaruh," bunyi keterangannya.
Video itu pun kemudian diunggah akun Instagram gazaupdaterbaru yang mengundang beragam reaksi warga Indonesia atau +62.
"Beredar di media sosial, sebuah video dengan narasi sejumlah warga Iraq yang tetap tenang bermain sepak bola meski peluru kendali (rudal) negara tetangga terlihat di langit," tulis akun Instagram gazaupdaterbaru pada 5 Maret 2026.
Netizen Indonesia menyebut warga Irak bisa santai karena canggihnya rudal dua negara yang sedang perang itu.
Target rudal mereka dipastikan tidak akan meleset atau jatuh di tempat lain.
Video itu malah juga dijadikan netizen untuk menyindir pemerintahan sendiri.
"Untung aja rudalnya buatan Iran. Coba kalo buatan konoha yakin kocar-kacir tuh. Jangankan rudal. Bansos aja gak pernah tepat sasaran," komentar netizen.
Ada juga netizen yang menjelaskan betapa canggihnya rudal dua negara itu.
Sasaran mereka juga disebut hanya menghancurkan markas dan bukan untuk menyerang rakyat negara tersebut.
"Rudal Iran hanya nargetin kedubes AS & markas AS yang ada di negara timur Tengah. Dan nyerangnyapun pas malem biar bangunan target kosong sehingga tidak ada korban jiwa. Info dari teman-teman yang pada kuliah dan kerja di Iran, UEA & iraq," komentar netizen itu.
Namun ada juga netizen yang tak langsung percaya apakah video itu asli atau hanya editan AI.
Mengingat penggunaan AI secara masif bisa saja disalahgunakan meski niatnya hanya bercandaan.
"Entah kenapa semenjak ada AI gak bisa gw bedakan mana yang asli mana yang palsu," komentar netizen lain.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah