Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis

Sumarni, Rena Pangesti

Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:20 WIB
Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis
ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com)
baca 10 detik
  • Pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis, dengan kasus telah naik sidik.
  • Terdapat lima korban pria yang mengaku dilecehkan sejak 2017 hingga 2025, bahkan ada korban di bawah umur.
  • Kuasa hukum menyerahkan bukti seperti chat dan video, termasuk pengakuan SAM kepada sejumlah tokoh agama sebelumnya.

Suara.com - Seorang pendakwah bernisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual. Tindakan tersebut, bahkan dilakukan ke sesama jenis.

Kuasa hukum korban, Benny Jehabu enggan merinci siapa sosoknya. Namun ia meyakinkan, sang ustaz aktif wara-wiri di televisi.

"Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta. Kalau untuk profesinya ya seorang tokoh agama ya," kata Benny Jehadu saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (12/3/2026).

Laporan tersebut, nyatanya sudah dilakukan tujuh bulan lalu. Kini, tim pengacara melakukan follow up ke Bareskrim Polri.

"Kasusnya sudah naik sidik," jelas Benny Jehabu.

Karena itu, Benny Jehabu meminta agar pihak kepolisian segera memanggil lSAM.

"Kami minta dan mohon kepada teman-teman penyidik Bareskrim melalui unit PPA untuk segera panggil SAM. Karena buktinya juga sudah cukup untuk ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Laporan ini mencuat setelah sejumlah korban memberanikan diri mengungkap tindakan tidak terpuji yang diduga dilakukan SAM. 

"Laporan ini terkait pelecehan seksual ya, karena kami khawatir jangan sampai nanti ada korban-korban lain lagi," tegas Benny Jehabu.

baca juga

Hingga saat ini, tercatat ada lima orang pria yang mengaku telah menjadi korban dari tindakan oknum tokoh agama tersebut. 

"Ini kasus itu pelecehan seksual terhadap bukan anak perempuan ya, laki-laki. Sesama jenis ya," kata Benny Jehabu. 

Modus yang digunakan terlapor pun beragam. Salah satunya dengan menjanjikan beasiswa sekolah ke luar negeri.

"Jadi korban itu memang pada saat itu adalah sebagai ada yang sebagai santri gitu kan, ada yang diiming-imingi sekolah ke luar negeri," tambah Wati.

Lokasi kejadian diduga tersebar di beberapa tempat berbeda. Termasuk di lingkungan pendidikan berbasis agama. 

Nama rumah tahfidz sempat disebut sebagai salah satu lokasi di mana tindakan tersebut terjadi.

"Ada kayak semacam rumah-rumah tahfidz gitu ya," jelas Wati Trisnawati.

Dugaan aksi bejat ini ternyata sudah berlangsung cukup lama. Bahkan jejaknya diduga sejak tujuh tahun lalu. 

Korban melaporkan bahwa kejadian awal bermula di 2017 dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

"Jadi memang ada beberapa korban yang berbeda waktunya. Ada yang 2017, 2018 sampai ada yang 2025," ungkap Wati membeberkan rentang waktu kejadian.

SAM sempat menyatakan permintaan maaf. Namun kejadian serupa terulang kembali.

"Bahwa si pelaku itu memang ada permohonan maaf tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Akan tetapi 2025 terjadi lagi," tegas Wati menyayangkan tindakan pelaku.

Pihak kuasa hukum korban pun telah menyerahkan sejumlah bukti kuat guna memperkuat laporan mereka kepada penyidik. 

"Bukti yang diserahkan kita terhadap ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga," kata Benny Jehabu.

Salah satu bukti video yang diserahkan berisi rekaman pertemuan antara terduga pelaku dengan para ulama lainnya. 

Dalam pertemuan itu, terduga pelaku dilaporkan telah mengakui kesalahan di hadapan para tokoh agama lainnya.

"Jadi ada pertemuan dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama juga ya, bahwa dia mengaku tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," tutur Wati Trisnawati.

Dari sisi usia, para korban yang melaporkan tindakan SAM ini terdiri dari berbagai kelompok umur. 

Mirisnya, beberapa di antaranya masih masuk dalam kategori di bawah umur saat kejadian berlangsung.

"Ada yang di bawah umur, ada yang dewasa ya," ucap Benny singkat saat ditanya mengenai profil usia para santri yang menjadi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?

Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:20 WIB

Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran

Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 07:57 WIB

Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?

Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 22:00 WIB

Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:55 WIB

Lelang Jaket Barcelona di BASF Awards, Fariz RM Donasikan Hasilnya ke Panti Asuhan

Lelang Jaket Barcelona di BASF Awards, Fariz RM Donasikan Hasilnya ke Panti Asuhan

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:37 WIB

Kritik Pembagian THR di Balikpapan Berujung Teror, Konten Kreator Zainoel Arifin Resmi Minta Maaf

Kritik Pembagian THR di Balikpapan Berujung Teror, Konten Kreator Zainoel Arifin Resmi Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:01 WIB

Terkini

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

×